JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Teknik Pomodoro: Bekerja Fokus 25 Menit untuk Hasil Kerja yang Lebih Efektif

by Penulis JNEWS
2 March 2026
Teknik Pomodoro: Bekerja Fokus 25 Menit untuk Hasil Kerja yang Lebih Efektif
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Bekerja sering terasa berat bukan karena tugasnya terlalu sulit, tetapi karena fokus mudah terpecah. Notifikasi masuk, pikiran meloncat ke hal lain, atau malah capek sebelum benar-benar mulai. Dalam situasi seperti itu, teknik pomodoro bisa dicoba untuk mengatur ulang ritme kerja.

Metode teknik pomodoro ini tidak rumit dan tidak membutuhkan alat khusus selain timer. Sudah banyak orang membuktikan, teknik ini simpel, tapi sangat jitu membantu pekerjaan jadi lebih cepat selesai, sekaligus menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Fokus pun lebih terlatih karena ada batas mulai dan berhenti yang tegas.

Tertarik mencoba? Siapa tahu bisa membantu produktivitas di kantor atau di pekerjaan masing-masing kan?

Apa Itu Teknik Pomodoro?

Teknik Pomodoro: Bekerja Fokus 25 Menit untuk Hasil Kerja yang Lebih Efektif

Teknik pomodoro adalah metode manajemen waktu yang membagi pekerjaan menjadi sesi fokus singkat, biasanya 25 menit, lalu diikuti istirahat pendek sekitar 5 menit.

Francesco Cirillo, konsultan produktivitas dan penulis asal Italia, mengembangkan teknik ini pada akhir tahun 1980-an ketika masih menjadi mahasiswa. Saat itu ia kesulitan menjaga konsentrasi saat belajar. Untuk melatih fokus, ia menggunakan timer, dan menantang dirinya sendiri untuk belajar penuh selama 25 menit tanpa distraksi.

Eksperimen sederhana itu ternyata efektif. Ia kemudian menyempurnakan pendekatannya, menetapkan durasi standar 25 menit kerja dan 5 menit istirahat. Seiring waktu, metode ini ia dokumentasikan dan ajarkan dalam berbagai workshop serta buku tentang manajemen waktu.

Nama pomodoro diambil dari bentuk timer dapur yang berbentuk tomat. Dari alat yang sangat sederhana itu, lahirlah metode yang kini digunakan secara luas oleh pelajar, pekerja kantoran, penulis, programmer, hingga tim profesional di berbagai negara.

Baca juga: Strategi Manajemen Waktu untuk Pekerja Freelance yang Efektif dan Efisien

Urutan Teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro: Bekerja Fokus 25 Menit untuk Hasil Kerja yang Lebih Efektif

Teknik Pomodoro pada dasarnya berjalan dalam pola yang teratur dan berulang. Agar hasilnya efektif, setiap langkah perlu dilakukan secara runtut tanpa dilewati, karena masing-masing punya peran dalam menjaga fokus dan ritme kerja.

1. Tentukan Satu Tugas yang Jelas

Mulailah dengan memilih satu pekerjaan yang ingin diselesaikan. Hindari memilih tugas yang terlalu luas seperti “kerjakan laporan,” karena itu masih terlalu umum. Lebih baik dipersempit, misalnya “bikin outline laporan keuangan Februari” atau “menyelesaikan halaman 1–3”.

Tugas yang spesifik di teknik pomodoro membuat fokus lebih terarah. Jadi, jika daftar pekerjaan cukup banyak, tuliskan semuanya terlebih dahulu lalu pilih mana yang dikerjakan lebih dulu. Kejelasan di awal membantu sesi fokus berjalan lebih efektif.

2. Atur Timer Selama 25 Menit

Gunakan timer fisik, aplikasi di ponsel, atau fitur bawaan di laptop. Atur selama 25 menit dan mulai bekerja tepat setelah timer dinyalakan.

Selama waktu berjalan, fokus hanya pada tugas yang sudah dipilih. Jika muncul gangguan kecil, seperti ingin mengecek pesan, catat saja di kertas untuk dilakukan nanti. Intinya, 25 menit itu dipakai sepenuhnya untuk satu hal saja.

3. Bekerja Tanpa Interupsi sampai Timer Berbunyi

Saat timer berjalan, usahakan tidak berpindah tugas. Jika ada orang lain yang mengajak bicara atau notifikasi masuk, tunda sebentar selama memungkinkan. Komitmen pada satu blok waktu ini yang menjadi inti teknik pomodoro.

Tidak perlu memikirkan pekerjaan berikutnya. Cukup selesaikan bagian yang sedang dikerjakan sekarang.

4. Istirahat Selama 5 Menit

Ketika timer berbunyi, berhenti bekerja. Berdiri, minum air, peregangan ringan, atau sekadar melihat ke luar jendela. Hindari membuka hal yang berpotensi menyita waktu seperti media sosial terlalu lama.

Lima menit ini berfungsi sebagai jeda singkat agar pikiran tidak terlalu tegang. Setelah istirahat selesai, bersiap untuk sesi berikutnya.

5. Ulangi Siklus hingga Empat Kali

Satu sesi 25 menit disebut satu pomodoro. Setelah menyelesaikan empat pomodoro, ambil istirahat yang lebih panjang, sekitar 15–30 menit.

Istirahat panjang ini memberi kesempatan untuk benar-benar memulihkan energi. Setelah itu, siklus bisa dimulai kembali jika masih ada pekerjaan yang perlu diselesaikan.

6. Evaluasi Hasil Kerja

Di akhir hari atau setelah beberapa siklus, luangkan waktu untuk melihat hasilnya. Perhatikan berapa pomodoro yang dibutuhkan untuk satu tugas.

Dari situ bisa dipelajari pola kerja pribadi, misalnya kapan fokus paling optimal dan jenis pekerjaan apa yang memerlukan waktu lebih lama. Evaluasi sederhana ini membantu perencanaan kerja ke depan menjadi lebih realistis.

Langkah-langkah teknik pomodoro tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Ada yang lebih nyaman dengan durasi 50 menit kerja dan 10 menit istirahat. Ada juga yang tetap menggunakan pola klasik 25–5. Prinsip utamanya tetap sama, yakni bekerja fokus dalam waktu singkat, lalu beristirahat secara teratur agar produktivitas tetap terjaga.

Baca juga: Tips Fokus Work From Cafe untuk Pekerja Kreatif dan Freelancer

Teknik pomodoro membantu pekerjaan terasa lebih terstruktur karena waktu dibagi menjadi sesi fokus yang jelas dan realistis untuk dijalani. Dengan pola kerja 25 menit yang konsisten dan jeda istirahat yang teratur, ritme kerja menjadi lebih stabil dan hasil yang dicapai pun terasa lebih terukur tanpa perlu memaksakan diri berjam-jam di depan meja.

Selamat mencoba!

Tags: apa itu pomodorocara melakukan pomodoroFrancesco Cirillomanajemen waktupomodoropomodoro adalahproduktivitas kerja
Share188Tweet118
Next Post
hampers ramah lingkungan bisa dijadikan salah satu opsi dan ide bisnis untuk berjualan

Bisnis UKM Laris di 2026: Peluang Usaha Berkelanjutan dan Unik yang Bercuan Besar

TERKINI

helm sni

Pentingnya Pakai Helm SNI Bagi Para Kurir Saat Antar Paket

8 June 2026
Cara Menikmati Akhir Pekan tanpa Harus Keluar Banyak Uang

Cara Menikmati Akhir Pekan tanpa Harus Keluar Banyak Uang

6 June 2026
12 Tempat Wisata di Lembang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

12 Tempat Wisata di Lembang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

6 June 2026
jne banjarmasin goes to campus

JNE Kupas Bisnis Logistik bareng Mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin

5 June 2026
8 Tempat Wisata di Tanzania dengan Keindahan Alam yang Memukau

8 Tempat Wisata di Tanzania dengan Keindahan Alam yang Memukau

5 June 2026
kantor cabang JNE Magelang

JNE Magelang dan UMKM Lokal, Kompak Majukan Ekonomi Kreatif

5 June 2026

POPULER

12 Tempat Wisata di Lembang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

12 Tempat Wisata di Lembang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

by Penulis JNEWS
6 June 2026

Rupiah Melemah, Ini Cara Menjaga Keuangan Tetap Tenang di Tengah Ketidakpastian

Ini Cara Menjaga Keuangan Tetap Tenang di Tengah Ketidakpastian

by Penulis JNEWS
28 May 2026

Itinerary Korea Selatan 7 Hari: Menjelajahi Seoul, Busan, dan Destinasi Populer

Itinerary Korea Selatan 7 Hari: Menjelajahi Seoul, Busan, dan Destinasi Populer

by Penulis JNEWS
23 May 2026

Gyeongbokgung Palace: Sejarah dan Keindahan Istana Ikonik Korea

Gyeongbokgung Palace: Sejarah dan Keindahan Istana Ikonik Korea

by Penulis JNEWS
19 May 2026

Hobi Murah yang Ternyata Bisa Bikin Hidup Lebih Seimbang

20 Hobi Murah yang Ternyata Bisa Bikin Hidup Lebih Seimbang

by Penulis JNEWS
29 May 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal