20 Tempat Wisata di Klaten dari Alam hingga Buatan

Sumber: Visit Jawa Tengah

JNEWS – Banyak orang mengenal Klaten sekadar sebagai daerah yang akan dilintasi jika bepergian dari Jogja ke Solo ataupun sebaliknya. Padahal kalau dilihat lebih dekat, ada banyak sekali tempat wisata di Klaten yang bisa dipilih untuk tujuan liburan yang berbeda.

Ada wisata air dari mata air alami, kawasan terbuka untuk bersantai, sampai situs sejarah yang masih aktif dikunjungi. Lokasinya tersebar, tidak hanya ada di satu titik. Hal ini membuktikan bahwa Klaten sebenarnya sama sekali tidak sempit, hanya saja masih belum optimal dieksplorasi.

Daftar Tempat Wisata di Klaten Wajib Dikunjungi

Klaten adalah salah satu kabupaten yang masuk ke wilayah administratif Provinsi Jawa Tengah, meskipun lebih dekat ke Jogja ketimbang ke Semarang, ibu kota Jawa tengah.

Tempat wisata di Klaten tak melulu berupa destinasi kekinian yang megah dan mewah. Justru beberapa di antaranya berawal dari tempat-tempat sederhana tetapi selalu ramai dikunjungi oleh warga lokal. Seiring waktu, tempat itu berkembang menjadi destinasi wisata terkenal, bahkan viral.

Berikut adalah beberapa tempat wisata di Klaten yang wajib dikunjungi dengan karakter dan daya tarik masing-masing.

Panduan Wisata Umbul Ponggok
Sumber: visitjawatengah.jatengprov.go.id

1. Umbul Ponggok

Kalau bicara tempat wisata di Klaten, terutama wisata air, Umbul Ponggok selalu muncul di urutan pertama. Lokasinya ada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, wilayah yang memang dikenal kaya akan mata air.

Umbul Ponggok merupakan spot snorkeling yang sangat populer, bahkan sering viral. Pengunjung dapat foto-foto di bawah air dengan properti yang lucu-lucu. Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, tapi juga sering didatangi rombongan.

Baca juga: Panduan Wisata Umbul Ponggok: Tips dan Trik untuk Pengalaman Menyelam Terbaik

2. Umbul Sigedang

Klaten memang dikenal sebagai Kota 1000 Umbul. Di sini ada banyak sekali umbul alias mata air, termasuk Umbul Sigedang yang letaknya tidak jauh dari permukiman warga Klaten Utara.

Kolamnya tidak terlalu luas, tapi airnya dingin dan bening. Banyak pengunjung datang ke sini sejak pagi untuk berenang atau berendam. Tempat ini tidak dipenuhi wahana tambahan, sehingga cocok untuk liburan yang lebih simpel.

3. Umbul Cokro

Umbul Cokro berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, dan sering disebut juga Umbul Ingas. Yang membedakan tempat ini adalah aliran airnya yang cukup kuat.

Selain kolam alami, di sini juga ada waterboom-nya. Banyak keluarga datang karena pilihan aktivitasnya lebih beragam. Aksesnya mudah karena dekat jalan utama.

4. Umbul Brondong

Umbul Brondong berada di wilayah Kebonarum, Klaten. Umbul ini tidak terlalu besar, tetapi justru sering kali masuk sebagai salah satu tempat wisata di Klaten yang difavoritkan.

Salah satu daya tariknya ada pada suasana desa lokasi yang masih asli. Airnya juga jernih dan mengalir alami. Tempat ini cocok untuk singgah sebentar sambil menikmati suasana lokal.

5. Umbul Manten

Umbul Manten sering dianggap sebagai tempat wisata di Klaten hidden gem. Lokasinya ada di Kecamatan Tulung, dengan lingkungan yang masih cukup rindang, tidak banyak bangunan atau ornamen buatan. Airnya dingin dan kolamnya dibuat seperti alami. Banyak orang datang untuk relaksasi dan mencari suasana tenang di sini.

6. Umbul Pluneng

Di Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, ada juga umbul yang cukup dikenal warga sekitar. Kolamnya relatif luas untuk ukuran umbul desa. Fasilitasnya sederhana, tapi terawat. Tempat ini sering dipakai berenang oleh anak-anak hingga orang dewasa. Tidak ada wahana besar, jadi suasananya cenderung santai.

7. Umbul Nilo

Umbul Nilo berada di Kecamatan Tulung dan dikenal dengan airnya yang sangat jernih. Kolamnya cukup dalam, jika dibandingkan dengan umbul yang lain sehingga pengunjung perlu lebih berhati-hati.

Lingkungannya cukup terbuka dan mudah dijangkau. Tempat ini sering dipilih oleh pengunjung yang ingin suasana yang relatif tidak terlalu ramai.

8. Umbul Besuki

Umbul Besuki juga menjadi salah satu mata air yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata di Klaten. Lokasinya berada di area pedesaan dengan suasana tenang.

Kolamnya tidak terlalu besar, tapi airnya stabil sepanjang tahun. Pengunjung kebanyakan datang dari sekitar Klaten. Tidak banyak aktivitas tambahan, jadi fokusnya memang untuk berenang.

9. Umbul Siblarak

Umbul Siblarak terletak di Kecamatan Polanharjo. Dibanding beberapa umbul lain, pengelolaannya sudah lebih tertata. Ada fasilitas pendukung seperti area duduk dan kamar bilas. Airnya tetap berasal dari mata air alami. Saat akhir pekan, tempat ini cukup ramai.

Sumber: Pemprov Jawa Tengah

10. Rowo Jombor

Rowo Jombor berada di Kecamatan Bayat, Klaten, dan bentuknya berupa perairan luas. Banyak orang datang ke tempat wisata di Klaten satu ini saat sore hari untuk menikmati pemandangan dan angin sepoi. Warung apung di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri. Aktivitas yang bisa dilakukan di sini lebih ke duduk, kulineran, dan menikmati suasana.

11. Embung Tirto Mulyo

Embung Tirto Mulyo berada di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Letaknya di kawasan perbukitan sehingga udaranya terasa lebih sejuk. Awalnya embung ini berfungsi sebagai penampung air. Seiring waktu, banyak orang datang untuk menikmati pemandangan. Tidak banyak wahana buatan di sini, jadi lebih cocok untuk yang ingin menikmati suasana tenang dan terbuka.

12. Bukit Sidoguro

Bukit Sidoguro berada di wilayah Bayat, Klaten. Dari atas bukit, pengunjung bisa melihat bentang alam sekitar. Di sini, juga belum terlalu banyak fasilitas wisata yang ditawarkan. Orang datang lebih untuk menikmati pemandangan yang memang sudah cantik dari sononya dan berfoto.

13. Taman Bunga Sidowayah

Taman Bunga Sidowayah ditata sebagai taman dengan berbagai jenis bunga. Banyak pengunjung datang untuk berjalan santai sambil foto-foto di taman yang berlokasi di Desa Sidowayah ini. Memang tempat wisata di Klaten satu ini tidak begitu luas, tetapi enak dijelajahi.

14. Kebun Kamboja

Kebun Kamboja Gayamprit di Klaten Selatan merupakan hutan kota dengan puluhan batang pohon kamboja. Tempat ini sering dikunjungi oleh warga lokal yang ingin sekadar jalan-jalan lalu duduk-duduk istirahat. Suasananya tenang dan tidak bising.

15. Ekowisata Kalitalang

Ekowisata Kalitalang berada di lereng Gunung Merapi, wilayah Klaten. Dikutip dari penjelasan di situs Pemerintah Kabupaten Klaten, dari sini, pemandangan Merapi terlihat cukup jelas, terutama saat cuaca cerah. Udara di kawasan ini lebih sejuk dibanding pusat kota, sehingga paling pas dikunjungi pagi atau sore hari. Fasilitasnya sederhana, tapi tertata.

16. Rivertubing Kali Pusur

Rivertubing Kali Pusur memanfaatkan aliran Sungai Pusur di Klaten. Aktivitas utamanya menyusuri sungai dengan ban. Jalurnya relatif aman dan cocok untuk pemula, dan umumnya dikelola oleh kelompok warga lokal. Pemandangan sepanjang sungai masih begitu alami, cocok dinikmati sambil bersantai di ban yang terapung.

17. Taman Lampion

Kalau mau pengalaman maksimal, sebaiknya mengunjungi Taman Lampion ini di malam hari, karena daya tarik utamanya memang ada pada hiasan lampion dan lampu yang menyala. Di sini,  pengunjung bisa foto- foto sepuasnya di seluruh sudut taman. Lokasinya ada di Barenglor, Klaten Utara.

18. Candi Sewu

Candi Sewu berada tidak jauh dari Candi Prambanan dan masuk wilayah Klaten. Kompleks candinya sangat luas dan terbuka. Pengunjung perlu waktu untuk menjelajah seluruh area. Tempat ini sering dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Cocok untuk wisata sejarah skala besar.

19. Candi Sojiwan

Candi Sojiwan terletak di Kecamatan Prambanan, Klaten. Ukurannya tidak sebesar Sewu, tetapi relief candinya menarik untuk diamati. Pengunjung juga bisa berjalan-jalan santai di sekitar candi.

20. Makam Sunan Pandanaran

Makam Sunan Pandanaran berada di Bayat, Klaten. Tempat ini dikenal sebagai tujuan wisata religi. Banyak peziarah datang pada hari-hari tertentu. Lingkungan sekitar mendukung untuk kegiatan ziarah.

Baca juga: 11 Destinasi Wisata Petik Buah Terbaik di Indonesia

Secara keseluruhan, deretan tempat wisata di Klaten di atas menawarkan pilihan yang cukup beragam. Ada tempat yang cocok untuk keluarga, ada yang pas untuk datang sendirian, ada juga yang memang lebih cocok dikunjungi ramai-ramai. Tinggal menyesuaikan saja dengan waktu, kebutuhan, dan jenis perjalanan yang ingin dijalani.

Exit mobile version