10 Tempat Wisata di Swiss, Nikmati Pegunungan, Danau, dan Kota Bersejarah

JNEWS – Swiss punya lanskap yang sulit diabaikan. Pegunungan Alpen menjulang di kejauhan, danau berair jernih berada di antara kota-kota cantik, juga sederet desa kecil dengan rumah bergaya khas Eropa tersebar di lereng bukit. Tak heran kalau tempat wisata di Swiss sering masuk daftar tujuan liburan bagi pencinta alam, penggemar sejarah, maupun pelancong yang ingin menikmati suasana kota Eropa yang tenang.

Menariknya, perjalanan di Swiss tidak hanya berisi pemandangan gunung. Ada jalur kereta dengan panorama spektakuler, kota tua yang masih mempertahankan bangunan bersejarah, danau untuk bersantai, sampai kawasan pegunungan yang ramai dikunjungi saat musim salju.

Jelajahi Tempat Wisata di Swiss dengan Panorama Alpen dan Kota Tua

Tempat Paling Indah di Swiss, Favorit Wisatawan

Wilayah Swiss menawarkan pilihan destinasi yang cukup beragam dalam satu perjalanan. Pegunungan bisa menjadi tujuan utama, lalu dilanjutkan dengan kunjungan ke kota bersejarah atau kawasan tepi danau.

Berikut beberapa tempat wisata di Swiss yang layak masuk daftar perjalanan.

1. Zermatt dan Gunung Matterhorn

Zermatt merupakan salah satu destinasi paling populer di Swiss, terutama karena lokasinya berada di kaki Matterhorn. Gunung dengan bentuk puncak yang khas ini menjadi salah satu ikon Swiss dan sering muncul dalam foto perjalanan ke negara tersebut.

Zermatt juga menarik karena suasananya cukup berbeda dari kota-kota besar. Kendaraan berbahan bakar fosil dibatasi penggunaannya sehingga lingkungan desa terasa lebih tenang. Jalan-jalan di sekitar pusat desa dipenuhi hotel, restoran, toko perlengkapan outdoor, serta bangunan bergaya pegunungan.

Saat musim dingin, Zermatt menjadi kawasan ski yang ramai. Musim lain menawarkan kesempatan untuk berjalan kaki di jalur pegunungan sambil menikmati pemandangan Matterhorn dari berbagai sudut. Salah satu pengalaman populer adalah naik kereta menuju Gornergrat untuk melihat panorama Alpen yang lebih luas.

Baca juga: Swiss Alps: Pesona Pegunungan Bersalju yang Memikat Wisatawan Dunia

2. Interlaken

Interlaken berada di antara Danau Thun dan Danau Brienz. Letaknya membuat kota ini menjadi salah satu basis yang nyaman untuk menjelajahi kawasan Bernese Oberland.

Jungfrau, Eiger, dan Mönch menjadi trio pegunungan yang mendominasi panorama kawasan ini. Dari kota, perjalanan dapat dilanjutkan menuju desa-desa pegunungan seperti Grindelwald atau Lauterbrunnen.

Interlaken juga dikenal dengan aktivitas outdoor-nya. Paralayang, hiking, perjalanan kereta pegunungan, dan wisata danau menjadi beberapa pilihan yang tersedia. Bagi yang lebih suka berjalan santai, kawasan Höhematte di pusat kota menawarkan ruang terbuka dengan pemandangan Alpen sebagai latar.

3. Lucerne dan Danau Lucerne

Lucerne cocok untuk perjalanan yang ingin memadukan suasana kota dan panorama alam. Kota ini berada di tepi Danau Lucerne dengan latar pegunungan yang mengelilinginya.

Salah satu landmark paling terkenal adalah Chapel Bridge atau Kapellbrücke, jembatan kayu bersejarah yang membentang di atas Sungai Reuss. Tidak jauh dari sana, kawasan kota tua Lucerne dipenuhi bangunan dengan fasad yang dihiasi lukisan dan ornamen.

Danau Lucerne juga dapat dijelajahi menggunakan kapal. Perjalanan di atas air menawarkan sudut pandang lain terhadap kota dan pegunungan di sekitarnya. Jika ingin melihat lanskap dari ketinggian, Gunung Pilatus dan Gunung Rigi dapat dicapai dari kawasan Lucerne.

4. Jungfraujoch

Jungfraujoch merupakan kawasan pegunungan tinggi yang menjadi salah satu tempat wisata di Swiss yang terkenal. Lokasinya berada di antara puncak Jungfrau dan Mönch, dengan stasiun kereta yang berada pada ketinggian lebih dari 3.400 meter di atas permukaan laut.

Perjalanan menuju Jungfraujoch sendiri sudah menjadi bagian dari pengalaman wisata. Kereta melewati kawasan pegunungan dengan pemandangan lembah, lereng hijau, dan salju yang bergantung pada musim.

Sesampainya di atas, pengunjung dapat melihat hamparan gletser Aletsch dan pegunungan Alpen. Ada pula observatorium Sphinx serta kawasan istana es yang menjadi bagian dari atraksi Jungfraujoch. Suhu di kawasan ini bisa sangat rendah, termasuk ketika daerah lain di Swiss sedang mengalami cuaca hangat.

5. Lauterbrunnen

Lauterbrunnen menawarkan pemandangan yang sangat khas, lembah hijau yang diapit dinding tebing tinggi dengan air terjun mengalir dari atasnya. Desa ini berada di kawasan Bernese Oberland dan dapat dicapai dengan mudah dari Interlaken.

Air terjun Staubbach menjadi salah satu pemandangan utama di Lauterbrunnen. Airnya jatuh dari tebing setinggi hampir 300 meter dan menjadi salah satu ikon alam kawasan tersebut.

Selain menikmati pemandangan lembah, perjalanan dapat diteruskan menuju Wengen atau Mürren. Kedua desa tersebut berada di kawasan pegunungan dan menawarkan panorama Alpen yang luas. Lauterbrunnen cocok bagi wisatawan yang ingin melihat lanskap pedesaan Swiss tanpa harus menghabiskan seluruh perjalanan di kota.

6. Bern

Bern merupakan ibu kota Swiss dan punya kawasan kota tua yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Kota ini menawarkan suasana yang berbeda dari destinasi pegunungan.

Kawasan Old Town memiliki jalan berbatu, bangunan bersejarah, menara, air mancur, serta arkade yang membentang di sepanjang jalan. Salah satu bangunan yang menarik perhatian adalah Zytglogge, menara jam abad pertengahan yang menjadi landmark kota.

Sungai Aare mengelilingi sebagian kawasan kota tua sehingga menciptakan pemandangan yang khas. Bern juga memiliki Bear Park, area di tepi Sungai Aare yang menjadi tempat beruang dipelihara dan dapat dilihat oleh pengunjung. Beruang sendiri merupakan simbol Kota Bern dan sudah menjadi bagian dari sejarah kota tersebut.

Untuk perjalanan yang ingin memasukkan unsur sejarah dan kehidupan kota, Bern layak mendapat porsi khusus. Berjalan kaki menjadi cara yang nyaman untuk menikmati pusat kota karena sejumlah tempat penting berada dalam jarak yang berdekatan.

7. Zurich

Zurich merupakan kota terbesar di Swiss dan sering menjadi pintu masuk bagi wisatawan internasional. Meski dikenal sebagai pusat keuangan, kota ini memiliki kawasan wisata yang cukup menarik.

Altstadt atau kota tua Zurich membentang di sekitar Sungai Limmat dan menawarkan deretan bangunan bersejarah, jalan sempit, kafe, toko, serta gereja. Grossmünster dengan dua menara kembarnya menjadi salah satu landmark kota yang paling dikenal.

Danau Zurich juga berada tidak jauh dari pusat kota. Kawasan tepi danau cocok untuk berjalan santai, terutama saat cuaca cerah. Jika waktu perjalanan terbatas, Zurich dapat menjadi pilihan untuk melihat sisi urban Swiss tanpa kehilangan unsur sejarah dan panorama air.

8. Montreux dan Danau Jenewa

Montreux berada di tepi Danau Jenewa, dekat perbatasan Swiss dengan Prancis. Kota ini memiliki suasana yang lebih santai dengan kawasan promenade di tepi danau serta pemandangan Pegunungan Alpen di kejauhan.

Salah satu destinasi terkenal di sekitar Montreux adalah Château de Chillon. Kastel abad pertengahan ini berdiri di tepi Danau Jenewa dan memiliki sejarah panjang. Lokasinya membuat bangunan tersebut semakin menarik untuk dikunjungi.

Montreux juga dikenal sebagai kota musik karena menjadi lokasi Montreux Jazz Festival. Di luar periode festival, kawasan tepi danau tetap menarik untuk berjalan kaki sambil menikmati pemandangan pegunungan dan air.

Bagi pencinta tempat wisata di Swiss yang memiliki perpaduan alam, sejarah, dan suasana kota kecil, Montreux menawarkan kombinasi yang cukup lengkap.

9. Grindelwald

Grindelwald berada di kawasan Bernese Oberland dan dikelilingi pegunungan Alpen. Desa ini menjadi salah satu tempat wisata di Swiss favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus tinggal jauh dari akses transportasi.

Saat musim panas, jalur hiking menjadi daya tarik utama. Salah satu rute populer mengarah ke Bachalpsee, danau pegunungan yang dikelilingi lanskap Alpen. Musim dingin membawa suasana berbeda karena kawasan ini berubah menjadi tujuan olahraga salju.

Grindelwald First juga menjadi salah satu area wisata populer. Dari sana, pemandangan lembah dan pegunungan dapat dinikmati dari berbagai titik. Kereta dan transportasi kabel membuat sejumlah kawasan di sekitar Grindelwald dapat dijangkau dengan lebih praktis.

10. Geneva

Geneva berada di ujung barat daya Swiss, tepat di tepi Danau Jenewa. Kota ini dikenal sebagai pusat diplomasi internasional dan memiliki sejumlah institusi global.

Landmark paling terkenal adalah Jet d’Eau, air mancur besar yang menyemburkan air tinggi ke udara di permukaan danau. Kawasan tepi danau menjadi salah satu tempat yang menarik untuk berjalan kaki.

Di pusat kota, terdapat Old Town dengan jalan berbatu, bangunan tua, kafe, serta Cathédrale Saint-Pierre. Geneva juga dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi kawasan sekitar Danau Jenewa, terutama jika perjalanan menggabungkan Swiss dengan Prancis.

Baca juga: Danau Geneva: Kisah dan Keindahan Danau Terbesar di Eropa Barat

Keindahan Swiss tidak berhenti pada satu jenis lanskap. Pilihan tempat wisata di Swiss pun bisa disusun sesuai ritme perjalanan, baik dengan fokus pada alam, kota, maupun perpaduan keduanya. Dengan pilihan seperti di atas, perjalanan ke Swiss bisa memiliki banyak warna tanpa harus terpaku pada satu jenis destinasi.

Exit mobile version