JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

8 Wisata Gurun Pasir di Indonesia yang Unik dan Instagramable

by Penulis JNEWS
5 March 2026
Wisata Gurun Pasir di Indonesia yang Unik dan Instagramable
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Indonesia tidak hanya punya pantai dan gunung. Ada juga wisata gurun pasir yang tersebar di berbagai daerah dengan karakter yang berbeda-beda, dari bekas tambang hingga hamparan pasir di kaki gunung dan tepi pantai. Menariknya, setiap lokasi menawarkan lanskap yang tidak biasa untuk ukuran negara tropis.

Wisata Gurun Pasir Indonesia, Wajib Dikunjungi

Delapan tempat wisata gurun pasir ini menunjukkan bahwa bentang pasir di Indonesia terbentuk dari proses yang beragam dan menghadirkan pengalaman yang tidak sama satu dengan lainnya. Ada yang masih alami, ada pula yang sudah dilengkapi wahana. Beragamnya destinasi ini memberikan pilihan yang layak dipertimbangkan saat ingin melihat sisi lain dari peta wisata tanah air.

Berikut adalah deretan wisata gurun pasir di Indonesia dan ciri khasnya masing-masing.

Wisata Gurun Pasir di Indonesia yang Unik dan Instagramable
Sumber: kepri.jadesta.com

1. Gurun Pasir Telaga Biru Busung

Bekas tambang bauksit di Pulau Bintan ini berubah jadi lanskap yang tidak banyak orang sangka ada di Indonesia. Gurun Pasir Telaga Biru Busung membentang dengan warna pasir pucat, hampir putih, kontras dengan langit terbuka tanpa pepohonan tinggi.

Di tengah hamparan itu terdapat telaga berwarna biru terang. Airnya tenang, tidak berombak, dan terlihat jernih dari tepiannya. Perpaduan pasir terang dan air biru inilah yang membuat banyak foto tempat ini terlihat seperti di luar negeri.

Area wisata gurun pasir ini relatif terbuka. Angin cukup kencang karena tidak ada banyak penahan alami.

Pengelola menambahkan beberapa properti seperti ayunan kayu, hiasan bambu, replika unta, hingga area panahan ringan agar pengunjung punya titik aktivitas. Telaganya tidak dipakai untuk berenang, tetapi tersedia kano dan sepeda air dengan tarif sekitar Rp15.000–Rp20.000.

Waktu terbaik datang biasanya pagi atau menjelang sore ketika panas tidak terlalu menyengat dan warna pasir terlihat lebih lembut.

Baca juga: Gumuk Pasir Parangkusumo: Fakta-Fakta Menarik dan Panduan Wisata

2. Gumuk Pasir Tungtung Karang

Perjalanan menuju kawasan Pantai Sayang Heulang di Garut Selatan memakan waktu sekitar tiga jam dari pusat kota. Jalan berkelok dan menurun, lalu tiba-tiba muncul hamparan pasir yang berdiri sendiri di dekat pantai. Gumuk Pasir Tungtung Karang tidak luas, tetapi bentuk bukitnya sangat terlihat jelas dari kejauhan.

Julukan Sahara van Garut muncul dari foto-foto yang memperlihatkan kontur pasir cokelat terang dengan latar langit biru. Di sisi lain, suara ombak tetap terdengar karena pantainya tidak jauh. Tekstur pasir cukup halus, meski kadang bercampur butiran lebih kasar akibat angin laut.

Tidak banyak fasilitas khusus di gumuknya. Wisatawan yang datang berkunjung biasanya sekalian mampir ke Pantai Sayang Heulang atau Bukit Teletubbies yang lokasinya berdekatan. Datang pagi membantu menghindari panas berlebih sekaligus mendapatkan cahaya yang lebih stabil untuk foto.

Gumuk Pasir Parangkusumo

3. Gumuk Pasir Parangkusumo

Di kawasan pesisir Bantul, Yogyakarta, terdapat bentang gumuk pasir alami yang terbentuk dari material vulkanik Gunung Merapi dan angin laut selatan. Gumuk Pasir Parangkusumo dikenal sebagai gumuk tipe barchan, dengan bentuk melengkung dan punggung pasir yang memanjang mengikuti arah angin.

Aktivitas paling populer di sini adalah sandboarding. Papan bisa disewa di sekitar lokasi, lalu digunakan untuk meluncur dari punggung gumuk yang lebih tinggi. Permukaan pasirnya bisa berubah kepadatan tergantung cuaca, sehingga laju papan tidak selalu sama.

Selain itu, area ini sering menjadi lokasi pemotretan karena teksturnya terlihat jelas saat sore hari. Letaknya yang dekat dengan Pantai Parangtritis membuat kunjungan mudah digabung dalam satu waktu.

4. Pasir Berbisik

Di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terbentang lautan pasir berwarna hitam keabu-abuan. Pasir Berbisik berada di jalur menuju kawah Bromo, sehingga hampir semua pengunjung melewatinya. Warna gelapnya berasal dari material vulkanik yang terus diperbarui oleh aktivitas gunung.

Nama “Berbisik” muncul dari suara gesekan halus ketika angin menggerakkan butiran pasir. Suara itu terdengar lebih jelas saat kendaraan belum ramai.

Akses menuju area wisata gurun pasir ini bisa menggunakan jeep, sepeda motor, atau kuda. Permukaan pasirnya cukup halus dan dapat membuat roda mudah selip, terutama saat masih lembap di pagi hari. Banyak wisatawan berhenti sejenak di tengah hamparan ini sebelum melanjutkan perjalanan ke kawah.

5. Padang Pasir Kersik Luway

Tidak berada di pantai, tidak pula di kaki gunung. Padang Pasir Kersik Luway justru muncul di tengah hutan tropis Sekolaq Darat, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Luasnya sekitar 500 hektare. Pasir putihnya tampak mencolok di antara pepohonan hijau yang rapat.

Beberapa langkah dari tepi pasir, vegetasi berubah drastis menjadi hutan lembap. Di area sekitar dapat ditemukan flora khas seperti kantong semar dan anggrek hitam.

Fasilitas di lokasi wisata gurun pasir ini masih terbatas, begitu juga akses jalannya. Persiapan perjalanan perlu diperhatikan karena belum banyak sarana wisata permanen. Daya tarik utamanya memang pada kontras lanskapnya yang jarang ditemukan di tempat lain.

6. Padang Pasir Pantai Tulamben

Di Bali Timur, tepatnya Karangasem, terdapat kawasan pesisir yang tidak hanya dikenal sebagai lokasi penyelaman, tetapi juga memiliki bentang pasir kering yang cukup luas. Padang Pasir Pantai Tulamben menyatu dengan garis pantai, sehingga pasir dan laut terlihat dalam satu pandangan.

Butiran pasirnya cenderung gelap akibat pengaruh material vulkanik Gunung Agung. Pohon lontar tumbuh tersebar dan memberi penanda visual khas wilayah kering Bali Timur. Ombak terdengar jelas karena jaraknya sangat dekat dengan laut.

Suasana di kawasan wisata gurun pasir ini lebih tenang dibanding pantai di Bali Selatan. Aktivitas yang umum dilakukan wisatawan adalah berjalan-jalan menyusuri tepi pantai, duduk menikmati angin, atau mengambil foto dengan latar laut dan gunung.

Wisata Gurun Pasir di Indonesia yang Unik dan Instagramable
Sumber: Website Resmi Lembang Batualu Selatan

7. Gumuk Pasir Sumalu

Di Toraja Utara, lanskap pasir muncul di antara perbukitan hijau. Gumuk Pasir Sumalu memiliki permukaan yang lebih padat dibanding gumuk pesisir. Pijakannya stabil, tidak terlalu ambles saat dilalui. Bentuk gundukannya tidak beraturan, dengan lekukan yang terbentuk alami.

Di beberapa bagian terdapat telaga kecil yang menambah variasi pemandangan di lokasi wisata gurun pasir ini. Aktivitas yang tersedia termasuk meluncur dari sisi gumuk menggunakan papan sederhana. Karena teksturnya lebih padat, laju papan berbeda dari gumuk berpasir halus.

8. Padang Pasir Oetune

Di Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, terdapat hamparan pasir yang berdampingan langsung dengan Pantai Oetune. Luasnya sekitar 100 meter persegi. Tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk membentuk gelombang pasir yang tegas.

Kontur gumuknya memanjang dan membentuk garis-garis angin yang jelas saat cahaya datang dari samping. Warna pasir cokelat terang berpadu dengan laut biru di belakangnya.

Akses menuju lokasi relatif mudah meski membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam dari pusat kota terdekat. Fasilitas tidak terlalu banyak. Kebanyakan pengunjung datang untuk menikmati lanskap terbuka dan memanfaatkan pola alami pasir sebagai latar foto, terutama menjelang sore ketika bayangan gumuk terlihat lebih tegas.

Baca juga: Pulau Lumba-Lumba NTT: Destinasi Wisata Bahari yang Belum Banyak Dikenal

Bentang pasir seperti ini mungkin tidak langsung terbayang ketika membicarakan destinasi alam di Indonesia. Namun delapan tempat wisata gurun pasir di atas menunjukkan bahwa lanskap gurun kecil juga menjadi bagian dari keragaman alam yang tersebar di berbagai wilayah.

Post Views: 245
Tags: Destinasi Wisatagurun pasir di Indonesiapadang pasirtempat wisatawisata alam
Share202Tweet126
Next Post
pembatasan angkutan barang jelang mudik lebaran

Pembatasan Angkutan Barang akan Berlaku, JNE Pastikan Paket Terkirim Tepat Waktu

TERKINI

pendaftaran magang nasional dibuka mulai tanggal 27 Oktober 2026

Pendaftaran Magang Nasional Kembali Dibuka, Catat Tanggalnya!

26 October 2026
Makanan Khas Brasil yang Populer dan Kaya Cita Rasa

Daftar Makanan Khas Brasil yang Populer dan Kaya Cita Rasa

26 October 2026
cek kesehatan gratis karyawan jne

Tingginya Animo Karyawan JNE Ikuti Cek Kesehatan di Tomang

26 October 2026
manasik karyawan JNE

Menengok Manasik Massal, Persiapan Terakhir Karyawan JNE Sebelum Berangkat Umrah

26 October 2026
Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

24 October 2026
Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

23 October 2026

POPULER

Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi

Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi

by Penulis JNEWS
14 October 2026

Bisnis Affiliate: Pengertian, Cara Kerja, dan Langkah Memulainya

Mengenal Bisnis Affiliate: Pengertian, Cara Kerja, dan Langkah Memulainya

by Penulis JNEWS
12 October 2026

Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia yang Pernah Tercatat

7 Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia yang Pernah Tercatat

by Penulis JNEWS
7 October 2026

Cara Membuat Buku Menu, dari Menentukan Isi hingga Desain

Panduan Membuat Buku Menu, dari Menentukan Isi hingga Desain

by Penulis JNEWS
5 October 2026

Ngarai Sianok: Pesona Lembah Hijau yang Mengapit Kota Bukittinggi

Ngarai Sianok: Pesona Lembah Hijau yang Mengapit Kota Bukittinggi

by Penulis JNEWS
9 October 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal