JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home UKM

Kisah Mas Udi, Liburan Membawa Berkah Jadi Perajin Kulit Buaya*

by Redaksi JNEWS
9 February 2026
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Perjalanan liburan ke Merauke pada tahun 2001 silam telah mengubah hidup Udi. Seorang wisatawan yang jatuh cinta pada keindahan Papua, lalu memutuskan untuk menjadi bagian dari masyarakat Merauke.

Pertemuan dengan para perajin kulit lokal membuka peluang untuk menciptakan sebuah kolaborasi yang saling menguntungkan. Melalui Matahari Buaya ia tidak hanya ingin menciptakan produk-produk fesyen yang unik, tetapi juga ingin memberikan kontribusi dalam memajukan ekonomi masyarakat setempat.

Udi, seorang lulusan STM bidang teknik mesin, membuktikan bahwa bakat dan minat seseorang tidak dibatasi oleh bidang ilmu yang dipelajari di sekolah. Kini, ia telah mengasah kreativitasnya dengan mengolah kulit buaya menjadi karya-karya indah. Latar belakangnya sebagai teknisi mesin ternyata sangat berguna dalam menghasilkan produk-produk kulit dengan kualitas tinggi yang dapat dituangkan dalam setiap detail produk kulit buatannya.

“Dari sinilah lahir ide untuk mengembangkan produk-produk kulit berkualitas tinggi yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai sosial. Dengan melibatkan para pengrajin lokal dalam proses produksi, saya berharap dapat meningkatkan pendapatan mereka dan melestarikan warisan budaya Papua,” ujar pria yang kerap disapa “Mas Udi” oleh warga sekitar.

Bertempat di belakang rumah Mas Udi, Jl. Kampung Timur, Kelurahan Karang Indah, Kabupaten Merauke. Saat ini, Matahari Buaya memiliki 5 karyawan tetap yang terampil dalam mengolah kulit buaya menjadi produk-produk berkualitas tinggi. Untuk memenuhi pesanan dalam jumlah besar, seperti pembuatan tas dan aksesori lainnya, Matahari Buaya juga siap melibatkan tenaga tambahan sesuai kebutuhan produksi.

Baca juga: Menengok Uniknya Festival Asmat Pokman yang Bangkitkan UMKM Lokal

“Setiap produk Matahari Buaya adalah hasil karya seni yang dibuat dengan penuh dedikasi. Mulai dari dompet yang simpel hingga tas yang berukuran besar, semua produk dibuat dengan menggunakan kulit buaya asli yang diolah dengan teknik tradisional. Selain itu, kami juga menawarkan produk-produk unik seperti aksesoris handphone.” Ujar Mas Udi.

Proses pengolahan kulit buaya memerlukan ketelitian, mulai dari penggaraman hingga pengeringan, agar dapat menghasilkan kulit berkualitas tinggi dan awet. Mas Udi juga memanfaatkan kanal YouTube sebagai sarana edukasi dan menjalin kerja sama dengan pengusaha kulit lokal, terutama di Papua, untuk memahami tren pasar dan kebutuhan konsumen. Pendekatan ini memungkinkan Matahari Buaya menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga sesuai dengan gaya hidup masyarakat.

Dengan proses pembuatan yang penuh dengan kesabaran dan ketelitian, setiap produk dapat siap dalam waktu 2-14 hari tergantung pada tingkat kesulitan pembuatannya. Karya ini merupakan hasil dari tangan-tangan terampil para perajin lokal. Harga yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari 30 ribu sampai 70 ribu rupiah untuk gantungan kunci, sedangkan untuk dompet dan tas berkisaran di 250 ribu hingga lebih dari 20 juta rupiah. Ini yang membuat produk-produk Matahari Buaya menjadi pilihan yang menarik bagi para pecinta kerajinan tangan.

Sejak didirikan pada tahun 2015, Matahari Buaya telah menghadirkan keindahan aksesoris kulit buaya asli Merauke ke berbagai penjuru Indonesia, termasuk Kalimantan, Manokwari dan Bali. Sejak Juli 2024, Matahari Buaya telah mempercayakan pengirimannya melalui JNE. Selain itu kerjasama lainnya melakukan kolaborasi dengan manghadiahkan produk Matahari Buaya sebagai giveaway di akun sosial media jne.merauke.

*Artikel diupdate tanggal 30 Januari 2026

Tags: perajin kulit buayaperajin papuatas kulit buaya
Share188Tweet118
Next Post
pemerintah sediakan mudik gratis bagi pemudik di libur nataru 2024/2025

Kemenhub Sediakan Tiket Mudik Gratis Libur Nataru, Bisa Daftar Online

TERKINI

Apa Itu Hantavirus? Fakta dan Hal yang Perlu Diketahui

Apa Itu Hantavirus? Fakta dan Hal yang Perlu Diketahui

14 May 2026
packaging atau kemasan bisa jadi cara meningkatkan loyalitas pelanggan

Packaging Bukan Sekadar Bungkus: Membangun Loyalitas Konsumen Lewat Pengalaman Unboxing

14 May 2026
Makanan Khas Papua Nugini dengan Cita Rasa Unik

8 Makanan Khas Papua Nugini dengan Cita Rasa Unik

13 May 2026
Pink Beach di Dunia dan Fakta Uniknya

10 Pink Beach di Dunia dan Fakta Uniknya

13 May 2026
Itinerary Norwegia 6 Hari: Perjalanan dari Oslo hingga Bergen

Itinerary Norwegia 6 Hari: Perjalanan dari Oslo hingga Bergen

13 May 2026
jne gelar creative workshop di kampus binus

Cari Talenta Kreatif, JNE Gelar Creative Workshop di Kampus Binus

13 May 2026

POPULER

Varanasi India: Sejarah, Budaya, dan Keunikan Kota Tertua di Dunia

Varanasi India: Sejarah, Budaya, dan Keunikan Kota Tertua di Dunia

by Penulis JNEWS
16 April 2026

Fushimi Inari Taisha: Mengenal Kuil Ikonik dengan Ribuan Torii di Jepang

Fushimi Inari Taisha: Mengenal Kuil Ikonik dengan Ribuan Torii di Jepang

by Penulis JNEWS
30 April 2026

Mindset UMKM yang Wajib Dimiliki di Era Digital

Mindset yang Perlu Dimiliki UMKM di Era Digital agar Bisa Bertahan dan Berkembang

by Penulis JNEWS
23 April 2026

Hobbiton Selandia Baru: Fakta, Keunikan, dan Pesona Desa Hobbit

Hobbiton Selandia Baru: Fakta, Keunikan, dan Pesona Desa Hobbit

by Penulis JNEWS
27 April 2026

Makanan Khas Sulawesi Barat yang Paling Populer dan Lezat

14 Makanan Khas Sulawesi Barat yang Paling Populer dan Lezat

by Penulis JNEWS
20 April 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal