JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ada Pembatasan Media Sosial, Saatnya Hidupkan Kembali Mainan Anak Tradisional

by Redaksi JNEWS
28 May 2026
Di tengah gempuran gawai dan pembatasan media sosial bagi anak, mainan tradisional kembali menemukan ruangnya dengan menghadirkan keceriaan sederhana, kebersamaan, dan nilai edukasi yang tak lekang oleh zaman

Di tengah gempuran gawai dan pembatasan media sosial bagi anak, mainan tradisional kembali menemukan ruangnya dengan menghadirkan keceriaan sederhana, kebersamaan, dan nilai edukasi yang tak lekang oleh zaman

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Permainan tradisional anak semakin tergusur seiring kemajuan perangkat gawai. Namun begitu mainan jadul tidak berarti punah. Pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026 berdasarkan PP No. 17 Tahun 2025 (PP Tunas), justru menjadi angin segar dolanan anak bisa kembali populer.

Anak yang kecanduan medsos dan game online sangat rentan terpapar konten negatif, perundungan siber, dan adiksi digital. Ini menjadi alarm bahaya bagi anak dan orang tua.

Desa Pandes, Panggungharjo, Sewon, Bantul adalah satu wilayah yang konsisten melestarikan dolanan anak yang diemas dalam kegiatan wisata. Warga resah mainan tradisional semakin pudar. Dolanan anak tidak sepopuler gadget. Bahkan, cenderung membosankan.

Lain cerita jika dolanan anak dilakukan bersama-sama teman sebaya. Permainan tradisional dapat menjadi ajang menyenangkan, ruang edukasi dan kebersamaan yang dapat diingat dalam waktu lama.

Di Kampung Dolanan Pandes, anak-anak dikenalkan mainan jadul kitiran, manukan, wayang kertas hingga othok-othok. Mainan ini berbahan kaleng susu bekas, bambu, dan hiasan kertas dengan gagang kayu. Othok-othok misalnya, menjadi idola anak-anak karena menimbulkan bunyi unik.

Menariknya, mainan-mainan ini di antaranya masih dibuat sesepuh yang sudah lanjut usia. Tangan-tangan keriput mereka masih terampil membuat mainan. Dolanan ini bisa dibeli dengan harga murah meriah.

Baca juga: 8 Kiat Kreatif untuk Mendesain Tata Letak Toko Mainan yang Disukai Anak-anak

Kampung Dolanan ini muncul dari inisiatif sejumlah warga di Dusun Pandes setelah tragedi Gempa 2006. Salah satu tujuannya adalah membantu pemulihan trauma anak-anak akibat gempa. Warga pun menghidupkan kembali Desa Pandes yang di masa lalu pernah menjadi pusat pembuatan dolanan anak. Kampung Dolanan juga memiliki kawasan outbond dan track yang menyenangkan, kolam lele, sawah luas, dan tempat bermain gamelan lengkap dengan guru seni.

Desa Pandes zaman dulu dikenal dengan sebutan Kampung Dolanan. Konon banyak warga yang bermata pencaharian sebagai pembuat mainan anak tradisional, saat DIY dipimpin Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.

Namun seiring berjalannya waktu dan perkembangan mainan modern, saat ini jumlah perajin mainan anak tradisional di Desa Pandes tinggal sedikit. Para perajinnya sudah berusia lanjut. Mereka membuat mainan anak tradisional sebagai tambahan pemasukan, karena sebagian besar dari mereka adalah bertani.

Pojok Budaya, yang menaungi para perajin mainan anak tradisional, berupaya melestarikan Kampung Dolanan Pandes tetap eksis. Caranya adalah dengan melakukan pendampingan terhadap perajin, mulai dari membantu promosi, bazar, pameran, workshop, kunjungan, dan lainnya.

Kampung Dolanan menawarkan keberagaman dolanan anak yang hingga kini masih menjadi daya tarik bagi wisatawan. Warga pengelola Kampung Dolanan bersama dengan komunitas Pojok Budaya aktif mengajari anak-anak cara membuat dolanan dalam rangka nguri-uri kebudayaan.

Pelestari Mainan Edukasi  

Di era gampuran mainan modern, salah satu produsen mainan edukasi anak asal Yogyakarta yang masih bertahan adalah Yungki Edutoys.

Sejak memulai usaha pada 2010, Yungki telah memproduksi ratusan model mainan edukasi, mulai dari berbagai jenis puzzle, maze, bingkai geometri, papan pasak silinder, hingga balok angka dan abjad. Seluruh produk dibuat dari kayu MDF dengan cat non-toxic yang aman bagi anak.

“Aman untuk anak dan sudah memiliki standar sesuai SNI,” kata pemilik Yungki Edutoys, Siti Rachma Yuliati di workshopnya Dusun Ngentak Baturetno Banguntapan Bantul.

Kedekatan Yungki dengan dunia anak-anak sebenarnya telah terjalin sejak kecil. Ibunya yang berprofesi sebagai guru TK sering menggunakan alat peraga saat mengajar, dan Yungki kerap membantu hingga kerap disangka sebagai guru.

“Saat mengajar, ibu selalu memakai alat peraga supaya anak lebih mudah memahami dan saya sering membantu,” kenangnya.

Kesempatan memulai usaha datang saat suaminya pindah kerja ke Yogyakarta sekitar 16 tahun silam. Sejak itu, Yungki memutuskan menekuni produksi mainan edukasi yang diyakini dapat membantu perkembangan motorik anak.

Yungki Edutoys mengalami pasang surut, terutama di masa pandemi Covid-19. Untuk dapat bertahan, Yungki Edutoys melakukan inovasi serta mengembangkan pemasaran secara daring. Selain menyasar lembaga TK dan PAUD, pasar perorangan terus digarap.

Baca juga: Jogsel Pride: Wisata Olahraga Sembari Momong Anak di Sunmor SSA Bantul

Terbaru, Yungki menghadirkan inovasi puzzle berlapis atau yang mereka sebut puzzle metamorfosa. Mainan tiga dimensi ini dirancang untuk membantu anak mengenal proses perubahan hewan, seperti kupu-kupu dan katak.

Yungki mengutarakan, setiap lapisan puzzle menampilkan tahapan metamorfosis sehingga anak dapat memahami prosesnya secara visual dan menyenangkan.

“Setiap lapisan puzzle menunjukkan perubahan hewan dari satu tahap ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Meski telah berjalan cukup lama, usaha ini tidak lepas dari tantangan, terutama persaingan dengan produk mainan impor namun Yungki tetap mempertahankan kualitas produknya.

“Kami sadar persaingan dengan produk impor cukup kuat, tapi kami tidak akan menurunkan standar,” sambungnya.

 

Post Views: 64
Tags: dolanan anakmainan anak tradisionalmainan tradisional
Share194Tweet121
Next Post
jne menyerahkan hewan kurban ke instansi pemerintah dan warga sekitar lokasi kantor JNE

JNE Tebar Puluhan Hewan Kurban ke Berbagai Lokasi di Jakarta

TERKINI

Kota Mezhgorye: Kota Misterius di Rusia yang Tertutup dari Dunia Luar

Kota Mezhgorye: Kota Misterius di Rusia yang Tertutup dari Dunia Luar

28 August 2026
member jlc

Gali Suara Pelanggan, JNE Gelar JLC Member Gathering di Bogor

27 August 2026
Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes

Mengenal Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes

27 August 2026
Apa Itu Musik LoFi? Mengenal Genre Santai dan Artis yang Membuatnya Populer

Apa Itu Musik LoFi? Mengenal Genre Santai dan Artis yang Membuatnya Populer

27 August 2026
komunitas motor blf dan jne

Kolab JNE – Komunitas Motor BLF Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

27 August 2026
Pantai Virgin Bali: Pantai Eksotis dengan Panorama Laut dan Perbukitan

Pantai Virgin Bali: Pantai Eksotis dengan Panorama Laut dan Perbukitan

26 August 2026

POPULER

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

by Penulis JNEWS
12 August 2026

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

by Penulis JNEWS
20 August 2026

Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

Mengenal Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

by Penulis JNEWS
14 August 2026

Rekomendasi Kuliner Pasar Mayestik yang Wajib Dicoba

7 Rekomendasi Kuliner Pasar Mayestik yang Wajib Dicoba

by Penulis JNEWS
10 August 2026

Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

by Penulis JNEWS
6 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal