JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Mengenal Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes

by Penulis JNEWS
27 August 2026
Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Suku Inca lekat dengan Machu Picchu, kota kuno di Pegunungan Andes yang sampai sekarang masih menjadi salah satu tujuan wisata paling terkenal di Peru.

Namun, kisah suku Inca sebenarnya jauh lebih besar daripada kompleks batu yang berdiri di lereng gunung tersebut. Yuk, kita telusuri!

Sejarah Suku Inca: Berawal dari Cusco, Lalu Menguasai Andes

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

Sejarah suku Inca bermula di sekitar Cusco, wilayah dataran tinggi yang kini berada di Peru. Masyarakat Inca pada awalnya hanyalah salah satu kelompok yang tinggal di kawasan Andes. Sebelum mereka berkembang menjadi kekaisaran, wilayah ini sudah menjadi tempat munculnya sejumlah masyarakat dan kerajaan besar.

Perubahan besar terjadi pada abad ke-15, terutama ketika Pachacuti menjadi penguasa. Ia sering disebut sebagai tokoh yang membawa Inca keluar dari lingkup kekuasaan lokal dan mengubahnya menjadi kekaisaran yang agresif melakukan ekspansi.

Pachacuti memperluas wilayah dari Cusco ke daerah-daerah di sekitarnya. Para penerusnya melanjutkan ekspansi tersebut. Dalam beberapa generasi, kekuasaan Inca membentang ribuan kilometer mengikuti jalur Pegunungan Andes.

Kekaisaran ini dikenal dengan nama Tawantinsuyu, yang berarti “empat wilayah yang bersatu”. Wilayah kekuasaan tersebut dibagi menjadi empat bagian besar dengan Cusco sebagai pusatnya. Wilayahnya sangat luas. Penduduknya diperkirakan berjumlah jutaan orang dan berasal dari berbagai kelompok etnis dengan bahasa serta tradisi masing-masing.

Namun, kekaisaran yang luas ini akhirnya harus menghadapi persoalan internal. Menjelang kedatangan Spanyol, terjadi perang saudara antara Atahualpa dan Huáscar untuk memperebutkan kekuasaan. Konflik tersebut melemahkan kerajaan ketika pasukan Spanyol tiba di wilayah Andes.

Pada 1532, Atahualpa ditangkap oleh pasukan yang dipimpin Francisco Pizarro di Cajamarca. Setahun kemudian, Cusco jatuh ke tangan Spanyol. Kekuasaan politik Inca pun runtuh, meskipun perlawanan terhadap Spanyol masih berlangsung selama beberapa dekade.

Baca juga: 11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

Fakta Menarik tentang Peradaban Inca

Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes

Sejarahnya memang singkat jika dibandingkan dengan usia kebudayaan Andes secara keseluruhan. Namun, peradaban suku Inca meninggalkan sejumlah pencapaian yang menarik untuk dipelajari.

1. Tidak Punya Sistem Tulisan seperti Alfabet

Inca tidak menggunakan sistem tulisan alfabet seperti yang dikenal di Eropa. Untuk mencatat dan mengelola informasi, mereka menggunakan quipu atau khipu.

Quipu terdiri atas tali utama dengan sejumlah tali yang menggantung. Tali-tali tersebut memiliki simpul dengan posisi dan susunan tertentu. Sistem ini terutama digunakan untuk pencatatan angka dan administrasi. Para ahli masih mempelajari quipu sampai sekarang, karena belum semuanya bisa diterjemahkan dan diketahui maknanya.

2. Jaringan Jalan yang Sangat Panjang

Salah satu pencapaian terbesar Inca ada di bidang transportasi. Mereka membangun Qhapaq Ñan, jaringan jalan yang menghubungkan berbagai bagian kekaisaran.

Jalur ini melewati kondisi geografis yang berat. Ada jalan yang menanjak melewati pegunungan, melintasi lembah, dan melewati kawasan yang sangat kering. Jaringan ini terdiri atas tangga batu, jalan berlapis, dinding penahan, saluran air, dan berbagai struktur pendukung agar jalur dapat digunakan.

UNESCO mencatat Qhapaq Ñan sebagai jaringan jalan yang membentang lebih dari 30.000 kilometer dan menghubungkan pusat-pusat produksi, permukiman, perdagangan, serta lokasi penting dalam kekaisaran.

Jaringan tersebut juga membantu pergerakan pasukan dan para utusan kerajaan. Untuk mengirim pesan, Inca menggunakan chaski, yaitu pelari yang bekerja secara estafet. Seorang pelari membawa pesan menuju pos berikutnya, lalu pesan diteruskan oleh pelari lain. Dengan cara tersebut, informasi dapat bergerak melintasi wilayah yang sangat luas.

3. Pegunungan Tidak Menghalangi Pertanian

Bagi masyarakat Inca, lereng curam bukan alasan untuk meninggalkan lahan pertanian. Mereka membuat teras-teras di lereng gunung, sebagai bidang tanah untuk menanam tanaman sekaligus mengurangi erosi.

Sistem pertanian mereka juga memanfaatkan perbedaan ketinggian. Setiap wilayah memiliki kondisi suhu dan lingkungan yang berbeda, sehingga beragam tanaman dapat dibudidayakan di kawasan yang berbeda pula.

Kentang dan jagung menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Andes. Berbagai jenis tanaman lain juga dibudidayakan sesuai kondisi wilayah.

Llama membantu kegiatan sehari-hari sebagai hewan pengangkut. Hewan ini sangat cocok dengan lingkungan Andes dan mampu membawa barang melalui jalur pegunungan yang sulit dilewati kendaraan.

4. Batu Disusun dengan Presisi Tinggi

Bangunan Inca terkenal dengan susunan batu yang sangat rapat. Batu dipotong dan ditempatkan sedemikian rupa sehingga membentuk dinding kokoh tanpa memerlukan semen seperti pada konstruksi modern. Teknik ini cocok untuk kondisi wilayah Andes yang rawan gempa.

Pada sejumlah bangunan, bentuk batu dibuat saling mengunci. Ketika terjadi getaran, batu dapat bergerak sedikit lalu kembali ke posisinya tanpa membuat seluruh dinding roboh.

5. Inca Punya Sistem Penyimpanan Makanan

Kekaisaran membutuhkan persediaan makanan dalam jumlah besar. Karena itu, masyarakat suku Inca membangun gudang-gudang penyimpanan yang disebut qullqa atau colca.

Gudang tersebut ditempatkan di berbagai wilayah. Isinya dapat berupa jagung, kentang yang telah diproses menjadi chuño, pakaian, senjata, dan barang kebutuhan lain. Cadangan seperti ini membantu pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat dan pasukan ketika persediaan dari suatu daerah sedang terbatas.

Peninggalan Suku Inca yang Masih Bisa Dinikmati Sekarang

Machu Picchu Kota Hilang Suku Inca

Warisan budaya suku Inca tidak berhenti sebagai cerita dari buku sejarah. Sejumlah peninggalannya masih dapat dikunjungi di kawasan Andes, terutama di Peru.

1. Machu Picchu

Machu Picchu menjadi peninggalan suku Inca yang paling terkenal. Kompleks ini berada di ketinggian sekitar 2.430 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi pegunungan. Bangunan batu, tangga, teras pertanian, saluran air, serta struktur lainnya menunjukkan bagaimana masyarakat Inca memanfaatkan medan yang sangat curam di masanya.

Hingga kini, para arkeolog masih mempelajari fungsi setiap bagian kompleks tersebut. Machu Picchu diperkirakan dibangun pada abad ke-15, ketika kekaisaran berada dalam masa kejayaannya.

Baca juga: Pesona Machu Picchu, Kota Hilang Suku Inca yang Menakjubkan

2. Sacsayhuamán

Tidak jauh dari Cusco terdapat Sacsayhuamán, kompleks batu besar yang berdiri di atas kota. Sacsayhuamán diduga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan politik masyarakat Inca.

Bagian yang paling menarik adalah dinding batunya. Batu-batu berukuran sangat besar dipotong dan disusun dengan presisi tinggi. Beberapa di antaranya memiliki bentuk tidak beraturan sehingga dapat saling mengunci. Ukuran batu dan cara penyusunannya membuat situs ini menjadi salah satu contoh terbaik kemampuan konstruksi suku Inca.

3. Ollantaytambo

Ollantaytambo berada di Sacred Valley, sekitar 60 kilometer dari Cusco. Kota ini memiliki jalan, rumah, teras pertanian, serta bangunan batu yang masih memperlihatkan pola tata ruang Inca.

Menariknya, kawasan ini bukan hanya situs arkeologi. Permukiman modern masih berkembang di sekitar bagian kunonya.

4. Qhapaq Ñan

Qhapaq Ñan masih memiliki bagian-bagian yang dapat ditemukan di sejumlah negara Andes. Jalur ini melewati Peru, Ekuador, Bolivia, Chile, Argentina, dan Kolombia. Pada 2014, UNESCO menetapkan bagian-bagian penting jaringan Qhapaq Ñan sebagai Situs Warisan Dunia.

Beberapa ruasnya masih digunakan sebagai jalur perjalanan oleh masyarakat lokal. Bagi wisatawan, sejumlah bagian juga dapat dijelajahi melalui rute pendakian.

5. Jembatan Q’eswachaka

Q’eswachaka merupakan jembatan gantung dari serat rumput yang dibangun menggunakan teknik tradisional Andes. Setiap tahun, masyarakat lokal bekerja bersama untuk membuat kembali jembatan tersebut. Prosesnya dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan bahan dan teknik yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Kisah suku Inca tidak berhenti pada tahun ketika Cusco jatuh. Kekaisarannya memang sudah tidak ada, tetapi jejak peradaban Inca masih dapat ditemui di berbagai sudut hingga saat ini.

Post Views: 270
Tags: fakta suku Incajejak peninggalan suku Incapeninggalan suku Incaperadaban kunosejarah suku Incasuku Inca di Peru
Share192Tweet120
Next Post
member jlc

Gali Suara Pelanggan, JNE Gelar JLC Member Gathering di Bogor

TERKINI

Cook Islands: Negara Kepulauan dengan Laguna Biru dan Alam yang Memesona

Cook Islands: Negara Kepulauan dengan Laguna Biru dan Alam yang Memesona

9 September 2026
kurir jne di kota mbay

Cerita Kurir JNE di Kota Mbay: Mengantar Paket ke Tenda Pengungsian

9 September 2026
Makanan Khas Maroko yang Populer dan Wajib Dicicipi Saat Berkunjung

Makanan Khas Maroko yang Populer dan Wajib Dicicipi Saat Berkunjung

9 September 2026
Langkah Cara Hidup Hemat Tanpa Merasa Kekurangan

6 Langkah Cara Hidup Hemat Tanpa Merasa Kekurangan

9 September 2026

JNE Bogor Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Penyerahan Bantuan Sarana Belajar

9 September 2026
IIPE 2026

JNE Ramaikan IIPE 2026 sebagai Partner Logistik Resmi

8 September 2026

POPULER

10 Strategi Marketing Murah untuk UMKM agar Jualan Makin Laris

10 Strategi Marketing Murah untuk UMKM agar Jualan Makin Laris

by Penulis JNEWS
18 August 2026

Cara Mengurangi Gaya Hidup FOMO agar Lebih Bijak Mengelola Waktu, Uang, dan Prioritas

Cara Mengurangi Gaya Hidup FOMO agar Lebih Bijak Mengelola Waktu, Uang, dan Prioritas

by Penulis JNEWS
6 August 2026

Mont Saint-Michel di Prancis: Destinasi Wisata yang Wajib Masuk Bucket List

Mont Saint-Michel di Prancis: Destinasi Wisata yang Wajib Masuk Bucket List

by Penulis JNEWS
18 July 2026

Tulum Meksiko: Kota Kuno Suku Maya dengan Panorama Laut Karibia

Tulum Meksiko: Kota Kuno Suku Maya dengan Panorama Laut Karibia

by Penulis JNEWS
28 July 2026

Cara Kerja Sama dengan Influencer untuk UMKM agar Promosi Lebih Efektif

Cara Kerja Sama dengan Influencer untuk UMKM agar Promosi Lebih Efektif

by Penulis JNEWS
1 September 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal