JNEWS – Laos bisa menjadi pilihan menarik untuk liburan singkat di Asia Tenggara. Dengan itinerary Laos selama 4 hari 3 malam, perjalanan bisa mencakup beberapa destinasi utama tanpa perlu menghabiskan terlalu banyak waktu di jalan.
Negara yang berbatasan dengan Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Tiongkok ini punya suasana kota yang tenang, bangunan bersejarah, serta wisata alam yang masih asri. Rute perjalanan mencakup Luang Prabang, Vang Vieng, dan Vientiane dengan waktu kunjungan yang disesuaikan agar setiap kota bisa dinikmati tanpa terburu-buru.
Berikut disajikan contoh itinerary Laos yang bisa dilakukan selama 4 hari 3 malam.
Itinerary Laos Hari 1: Menyelami Budaya Luang Prabang

Setelah mendarat di Luang Prabang International Airport, lanjutkan perjalanan menuju penginapan di kawasan Old Town menggunakan tuk-tuk atau taksi online. Area ini cocok untuk menginap karena dekat dengan berbagai tempat wisata dan kuliner.
Sore hari bisa diisi dengan jalan-jalan menyusuri kawasan kota tua yang memiliki bangunan bergaya kolonial Prancis. Kunjungi Royal Palace Museum untuk melihat koleksi peninggalan kerajaan Laos, kemudian lanjutkan ke Wat Xieng Thong. Kuil ini terkenal dengan atap bertingkat berwarna emas dan ornamen khas Laos yang menghiasi bangunannya.
Setelah itu, sisihkan waktu untuk mendaki sekitar 300 anak tangga menuju puncak Mount Phousi. Dari ketinggian, wisatawan bisa melihat Sungai Mekong, perbukitan, dan kawasan Luang Prabang. Waktu menjelang matahari terbenam menjadi pilihan yang tepat untuk menikmati panorama kota.
Setelah turun dari bukit, kunjungi Luang Prabang Night Market yang ramai dengan penjual kain tenun, suvenir, dan kerajinan lokal. Jangan lewatkan jajanan khas seperti Lao coconut pancakes atau Khanom Krok, serta khao soi khas Laos untuk makan malam.
Baca juga: 9 Negara yang Murah untuk Dikunjungi dan Penuh Destinasi Menarik
Itinerary Laos Hari 2: Air Terjun Kuang Si dan Perjalanan ke Vang Vieng
Itinerary Laos hari kedua harus diawali pagi-pagi sekali. Bangun sekitar pukul 05.30 lalu melihat tradisi Tak Bat, yaitu ritual pemberian sedekah makanan kepada para biksu.
Dalam tradisi ini, para biksu tersebut akan berjalan beriringan dengan jubah oranye, sementara warga setempat memberikan nasi ketan sebagai sedekah. Selama menyaksikan ritual, jaga jarak, kenakan pakaian sopan, dan hindari penggunaan lampu kilat kamera.
Setelah itu, bisa bersiap dan berangkat ke Kuang Si Waterfall. Air terjun bertingkat ini memiliki kolam alami berwarna biru toska yang cocok untuk berenang di area yang diizinkan. Wisatawan juga bisa mampir ke Tat Kuang Si Bear Rescue Centre untuk melihat beruang yang dirawat di kawasan tersebut.
Setelah kembali ke Luang Prabang dan makan siang, lanjutkan perjalanan ke stasiun untuk naik Lao-China Railway menuju Vang Vieng. Kereta cepat memangkas waktu perjalanan darat yang sebelumnya bisa mencapai 4 – 5 jam menjadi sekitar satu jam.
Setibanya di Vang Vieng, check-in di hotel yang berada di tepi sungai. Manfaatkan waktu sore untuk bersantai sambil menikmati pemandangan Sungai Nam Song dan tebing karst di sekitarnya. Saat malam, kunjungi Walking Street untuk mencari makan malam dan menikmati suasana kota.
Itinerary Hari 3: Petualangan Alam Vang Vieng dan Perjalanan ke Vientiane
Sewa buggy atau sepeda motor untuk menuju Blue Lagoon 1 atau 3. Kolam alami berwarna hijau kebiruan ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berenang dan melompat dari platform yang tersedia. Setelah itu, kunjungi Tham Phu Kham Cave yang berada di kawasan sekitar. Di dalam gua karst tersebut, terdapat patung Buddha tidur yang menjadi daya tarik utamanya.
Jika ingin menikmati pemandangan dari ketinggian, lanjutkan itinerary Laos ini ke Nam Xay Viewpoint. Pendakian menuju puncak membutuhkan waktu sekitar 30 – 45 menit. Di sana, wisatawan bisa melihat hamparan sawah dan perbukitan karst, termasuk motor ikonik yang menjadi salah satu spot foto favorit wisatawan.
Setelah selesai menjelajahi Vang Vieng, kembali ke stasiun untuk naik kereta cepat menuju Vientiane. Perjalanan ke ibu kota Laos ini memakan waktu sekitar satu jam.
Setibanya di Vientiane, kunjungi kawasan tepi Sungai Mekong. Sempatkan untuk makan malam di Vientiane Night Market sambil menikmati suasana pasar dan pemandangan lampu-lampu kota Thailand yang terlihat dari seberang sungai.
Itinerary Laos Hari 4: Menjelajahi Ikon Vientiane dan Pulang
Itinerary Laos hari terakhir bisa dimulai dengan mengunjungi Patuxai Victory Monument, monumen kemenangan yang memiliki desain menyerupai Arc de Triomphe di Paris, tetapi dihiasi ornamen khas Laos. Naik ke bagian atasnya untuk melihat panorama Vientiane. Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke Pha That Luang, stupa berlapis emas yang menjadi simbol nasional Laos.
Sebelum menuju bandara, sempatkan mengunjungi Wat Si Saket, salah satu kuil tertua di Vientiane yang menyimpan ribuan patung Buddha berukuran kecil. Untuk makan siang, cicipi Khao Piak Sen, sup mi beras khas Laos dengan kuah gurih yang cocok dinikmati sebelum perjalanan pulang.
Setelah menyelesaikan perjalanan di Vientiane, menuju Wattay International Airport untuk penerbangan kembali ke Indonesia.
Baca juga: 18 Makanan Khas Kamboja yang Menarik untuk Dicoba Saat Liburan
Itinerary Laos 4 hari 3 malam di atas sekiranya cukup untuk mengenal sisi budaya, alam, dan kehidupan kotanya. Dengan rute yang terencana, waktu singkat bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi beberapa destinasi utama tanpa membuat perjalanan terlalu padat.
Laos pun bisa menjadi pilihan liburan Asia Tenggara yang menawarkan pengalaman baru dengan suasana yang lebih tenang.