JNEWS – Berkolaborasi dengan Yatim Mandiri, JNE membuka Sanggar Belajar Gratis Genius dan Al Quran. Sanggar ini diperuntukkan bagi anak yatim dan anak duafa lainnya. Untuk tahap pertama ada 5 Sanggar Belajar Gratis yang dibuka di wilayah DKI Jakarta.
Acara seremonial launching Sanggar Belajar Gratis Genius dan Al Quran berlangsung di RTQ Srengseng Jl. H. Mandor Salim No. 80 A, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (11/6/2026). Hadir dalam acara, Head of Development Division HC JNE Fikri Al-Haq Fachryana, kemudian Head of Employee Engagement Dept JNE Wahyu Robihun dan Kepala Cabang Yatim Mandiri Jakarta, Deni Ramadhan serta Tariswan selaku Lurah Srengseng.
Menurut Deni Ramadhani, pihaknya sangat mengapresiasi JNE yang selalu peduli kepada para anak yatim dan anak kurang mampu lainnya. Terlebih, menurutnya, pendidikan merupakan fondasi sangat penting bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Anak yatim dan anak duafa mempunyai hak yang sama seperti anak-anak lainnya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. JNE dan Yatim Mandiri mempunyai kepedulian yang sama terhadap hal itu,” ujar Deni saat ditemui JNEWS di sela-sela acara.

Diungkapkannya, program Sanggar Belajar Gratis merupakan kelanjutan proses pembelajaran yang sudah ada. Namun kini lebih ditingkatkan dan dikembangkan materi pembelajaran yakni genius matematika dan Al Quran sebagai upaya mewujudkan generasi yang cerdas, berprestasi dan Qur’ani.
“Pendidikan anak yatim dan duafa nantinya bisa lebih berkembang sehingga bisa bersaing, baik secara akademik maupun keilmuan. Goal-nya mereka akan diikutsertakan dalam ajang atau event nasional yakni ‘OMATIQ’ atau Olimpiade Matematika dan Al Quran. Semoga dengan kepedulian JNE dan Yatim Mandiri, masa depan mereka akan tercerahkan dan bisa mandiri,” terang Deni.
Baca juga: M. Feriadi Lepas 22 Karyawan JNE Denpasar Jalani Laku Spiritual Tirta Yatra
Sementara itu, Wahyu Robihun mengungkapkan, kolaborasi JNE dan Yatim Mandiri dengan Sanggar Belajar Gratis merupakan bentuk kepedulian JNE terhadap anak yatim yang sudah sejak 35 tahun silam ditanamkan oleh pendiri JNE (alm) H. Soeprapto Suparno.
“Saat ini sudah ada 5 Sanggar Belajar Gratis yang dalam waktu dekat akan launching di wilayah DKI Jakarta. JNE sendiri dalam hal ini mendukung dari segi pendanaan, bahkan anak yatim yang belajar di sanggar juga akan diberikan santunan. Untuk tahap pertama program ini berjalan dalam waktu 1 tahun ke depan,” jelasnya.
Program sosial yang dilakukan oleh JNE ini mendapat dukungan dan apresiasi dari Tariswan selaku Lurah Srenseng. “Saya sudah lama mengenal JNE, yang program sosial kemasyarakatannya di wilayah DKI Jakarta cukup banyak. JNE sangat peduli dengan anak yatim. Saya akan arahkan anak yatim dan anak duafa yang ada di Srengseng untuk belajar di sini. Terima kasih JNE atas kepeduliannya, semoga menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya, memiliki kepedulian terhadap lingkungan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. *