JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Tekno

Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren

by Penulis JNEWS
7 August 2026
Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Lihat teman liburan, nonton konser, nyobain restoran yang sedang viral, atau beli barang terbaru kadang membuat kita ikut ingin melakukan hal yang sama. Padahal, belum tentu semuanya sesuai dengan kebutuhan atau kondisi saat ini. Jika FOMO membuat seseorang khawatir tertinggal, joy of missing out atau JOMO merupakan istilah untuk kondisi sebaliknya, kita dengan sengaja melewatkan sesuatu tanpa merasa rugi atau gelisah.

JOMO memberi ruang untuk menikmati pilihan yang dibuat sendiri tanpa terus mengecek apa yang sedang dilakukan orang lain. Tidak ikut tren tertentu pun bisa menyenangkan ketika waktu, uang, dan perhatian dapat digunakan untuk hal yang lebih disukai.

Hidup tetap berjalan meski ada acara yang dilewatkan, barang yang tidak dibeli, atau tren yang tidak diikuti. Menarik kan?

Apa Itu Joy of Missing Out?

17 Ide Self Reward yang Tetap Aman buat Dompet

Joy of missing out, atau JOMO, adalah perasaan nyaman dan puas ketika kita tidak ikut serta dalam tren, aktivitas, atau hal-hal yang sedang ramai dilakukan orang lain. JOMO bisa dibilang kebalikan dari fear of missing out (FOMO), yaitu rasa takut tertinggal atau kehilangan pengalaman yang dianggap menarik.

Orang yang menerapkan JOMO tidak merasa harus selalu tahu apa yang sedang viral, membeli barang terbaru, datang ke setiap acara, atau mengikuti aktivitas hanya karena orang lain melakukannya. Ia lebih memilih sesuatu berdasarkan kebutuhan, minat, kemampuan, dan prioritas pribadi, bukan tekanan sosial.

Contoh sederhana, misalnya teman-teman yang lain ramai membeli gadget keluaran terbaru, tetapi kita tetap memakai gadget lama karena masih berfungsi dengan baik. Alih-alih merasa ketinggalan, kita justru merasa lega karena tidak mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Dalam konteks gaya hidup dan keuangan, JOMO dapat membantu kita untuk:

  • lebih selektif menggunakan waktu dan energi;
  • mengurangi pembelian impulsif akibat tren;
  • lebih mudah membedakan keinginan dan kebutuhan;
  • mengurangi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain;
  • lebih fokus pada tujuan dan prioritas keuangan sendiri.

Jadi, joy of missing out bukan berarti menghindari kehidupan sosial atau menolak semua tren. Intinya adalah merasa baik-baik saja ketika melewatkan sesuatu karena sadar bahwa tidak semua hal perlu diikuti.

Baca juga: 12 Tanda Gaya Hidup FOMO yang Diam-Diam Menguras Waktu dan Uang

Cara Menerapkan Joy of Missing Out agar Hidup Lebih Tenang

Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren

Untuk menerapkan joy of missing out alias JOMO ini, seperti yang sudah disebutkan di atas, kita tidak harus langsung menjauh dari media sosial atau berhenti mengikuti tren sama sekali kok. Intinya justru belajar memilih dengan sadar mana yang memang ingin dilakukan dan mana yang sebenarnya hanya dipicu rasa takut tertinggal.

Berikut cara menerapkan JOMO di kehidupan sehari-hari, agar kita jadi lebih tenang dan bijak.

1. Kenali Hal-Hal yang Paling Sering Memicu FOMO

Perhatikan situasi yang membuat muncul dorongan untuk ikut-ikutan. Bisa berupa unggahan teman tentang liburan, tren gadget terbaru, konser, tempat makan viral, atau pencapaian karier orang lain.

Mengenali pemicunya membuat kita lebih mudah menyadari, “Aku memang menginginkan ini, atau cuma takut ketinggalan?”

2. Tentukan Prioritas Pribadi

Joy of missing out lebih mudah diterapkan ketika kita tahu apa yang sedang diperjuangkan. Misalnya, sedang menabung untuk dana darurat, mengejar target investasi, ingin punya lebih banyak waktu bersama keluarga, atau sekadar membutuhkan waktu istirahat. Prioritas tersebut bisa menjadi dasar ketika harus memutuskan sesuatu.

3. Kurangi Paparan yang Memicu Keinginan untuk Terus Mengikuti Tren

Tidak perlu menghapus semua media sosial. Cukup atur penggunaannya agar tidak terus-menerus terpapar hal yang memicu FOMO. Unfollow atau mute akun tertentu, matikan notifikasi yang tidak penting, dan tentukan waktu khusus untuk membuka media sosial.

4. Biasakan Berhenti Sebelum Mengatakan “Iya”

Undangan, promo, tren, atau ajakan teman tidak selalu harus langsung ditanggapi. Beri sedikit waktu untuk mempertimbangkan apakah kegiatan tersebut memang ingin dilakukan. Kebiasaan ini juga berguna untuk mencegah keputusan impulsif, terutama yang melibatkan uang.

5. Belajar Mengatakan “Tidak” Tanpa Merasa Bersalah

Menolak ajakan bukan berarti antisosial. Jika sebuah acara tidak sesuai jadwal, kondisi keuangan, energi, atau prioritas, tidak ada kewajiban untuk ikut. Joy of missing out tumbuh ketika keputusan untuk melewatkan sesuatu tidak lagi dianggap sebagai kehilangan.

6. Berhenti Menjadikan Kehidupan Orang Lain sebagai Tolok Ukur

Media sosial membuat pencapaian orang lain mudah terlihat setiap saat. Masalah muncul ketika hal tersebut digunakan untuk mengukur kehidupan sendiri. Fokus pada perkembangan pribadi membuat keputusan tidak mudah dipengaruhi pertanyaan seperti, “Kok orang lain sudah punya, sedangkan aku belum?”

7. Buat batasan untuk Pengeluaran karena Tren

Joy of missing out juga bisa diterapkan dalam pengelolaan uang. Sebelum membeli sesuatu yang sedang viral, tanyakan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan dan sesuai anggaran. Bisa pula menerapkan jeda 24-48 jam sebelum belanja barang-barang nonrutin agar keputusan tidak dibuat karena euforia sesaat.

8. Nikmati Waktu yang Sengaja Dikosongkan

Tidak setiap akhir pekan harus penuh agenda. Tidak setiap waktu luang harus diisi dengan aktivitas yang terlihat produktif atau menarik di luar rumah. Membaca, memasak, tidur siang, berjalan kaki, atau sekadar berada di rumah juga bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.

9. Latih Diri untuk Benar-Benar Hadir dalam Aktivitas yang Sedang Dilakukan

Joy of missing out sulit muncul kalau pikiran terus sibuk memikirkan apa yang sedang dilakukan orang lain. Ketika sedang makan bersama keluarga, misalnya, nikmati momen tersebut tanpa terus mengecek media sosial. Perhatian yang utuh membuat pengalaman yang tampak sederhana jadi lebih memuaskan.

10. Ukur Keputusan dari Kepuasan Diri Sendiri

Coba perhatikan alasan di balik suatu keputusan. Apakah memilih restoran tertentu karena memang menyukai makanannya atau karena ingin mengunggahnya? Apakah membeli sesuatu karena berguna atau karena ingin terlihat mengikuti tren? Semakin sedikit keputusan yang bergantung pada validasi eksternal, semakin mudah menikmati joy of missing out.

11. Belajar Nyaman dengan Pilihan yang Berbeda

Akan selalu ada orang yang pergi ke tempat yang tidak kita datangi, membeli sesuatu yang tidak kita miliki, atau menjalani kehidupan dengan ritme berbeda. JOMO berarti menerima kenyataan tersebut tanpa merasa kehidupan sendiri menjadi kurang menarik karenanya.

Baca juga: 17 Ide Self Reward yang Tetap Aman buat Dompet

Pada dasarnya, menerapkan joy of missing out bukan soal sengaja melewatkan sebanyak mungkin hal, melainkan mempunyai kendali atas apa yang layak mendapatkan waktu, uang, dan perhatian.

Sesuatu boleh dilewatkan ketika memang tidak sesuai prioritas, dan keputusan itu tidak harus disertai rasa takut ketinggalan.

Tags: fear of missing outFOMOgaya hidupJOMOkeuangan
Share187Tweet117
Next Post
Fasilitas isi ulang air minum di stasiun kereta api. Foto: Istimewa

KAI Perbanyak Fasilitas Isi Ulang Air Minum Gratis di Stasiun

TERKINI

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

7 August 2026
Fasilitas isi ulang air minum di stasiun kereta api. Foto: Istimewa

KAI Perbanyak Fasilitas Isi Ulang Air Minum Gratis di Stasiun

7 August 2026
Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren

Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren

7 August 2026
Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

6 August 2026
sampai ke turki, ketekunan karyawan jne dalami manajemen dan logistik

Berbagi Ilmu sampai ke Turki, Ketekunan Fikri Alhaq Dalami bidang Manajemen dan Logistik

6 August 2026
Cara Mengurangi Gaya Hidup FOMO agar Lebih Bijak Mengelola Waktu, Uang, dan Prioritas

Cara Mengurangi Gaya Hidup FOMO agar Lebih Bijak Mengelola Waktu, Uang, dan Prioritas

6 August 2026

POPULER

Cara Membuat Brand yang Kuat untuk Bisnis Baru

Cara Membuat Brand yang Kuat untuk Bisnis Baru

by Penulis JNEWS
29 July 2026

Oleh-Oleh Khas Sidoarjo Populer

Wisata Belanja, Ini 11 Oleh-Oleh Khas Sidoarjo yang Layak Dibeli

by Penulis JNEWS
30 July 2026

Cara Tetap Fokus saat WFH agar Produktivitas Tetap Terjaga

Cara Tetap Fokus saat WFH agar Produktivitas Tetap Terjaga

by Penulis JNEWS
27 July 2026

Arc de Triomphe Paris Prancis: Sejarah, Arsitektur, dan Daya Tarik yang Mendunia

Arc de Triomphe Paris Prancis: Sejarah, Arsitektur, dan Daya Tarik yang Mendunia

by Penulis JNEWS
23 July 2026

Menara Pisa: Kisah di Balik Bangunan Miring Paling Terkenal di Dunia

Menara Pisa: Kisah di Balik Bangunan Miring Paling Terkenal di Dunia

by Penulis JNEWS
17 July 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal