JNEWS – Kemasan makanan tidak boleh luput diperhatikan oleh pebisnis kuliner ketika membuka usaha dan mengembangkannya. Karena dengan kemasan yang tepat, selain menjaga kualitas makanan tersebut, bisa meningkatkan daya jual bisnis kuliner, media branding, dan terkait kepuasan pelanggan.
Dalam memilih kemasan produk kuliner, dua faktor utama yang penting untuk dipastikan adalah segi kenyamanan dan keamanan. Nyaman untuk dibawa pulang, bentuknya tidak terlalu rumit sehingga bisa dimasukkan ke dalam tas atau dijinjing. Aman dalam artian tidak mudah bocor, tumpah, tidak terkontaminasi bakteri, debu atau lainnya serta masuk kategori food grade.
Kemasan Makanan untuk Usaha Kuliner: Food Grade, Menarik, dan Aman

Usaha kuliner tidak hanya berkaitan dengan produk, harga jual, strategi pemasaran, dan konsumen. Ada faktor lain yang sering luput dari perhatian pelaku usaha, yaitu kemasan makanan. Dalam praktiknya, kemasan kerap diperlakukan sebagai aspek pendukung semata sehingga dipilih hanya dengan pertimbangan utama menekan biaya operasional.
Pemilihan bahan untuk kemasan produk kuliner sebaiknya aman dan tidak beracun, dalam artian sudah ada sertifikasi food grade, seperti bebas BPA. Lalu perhatikan juga daya tahan terhadap suhu, biasanya kemasan standar food grade harus bisa mampu menahan suhu ekstrem baik panas atau dingin. Selain itu, pastikan juga kedap udara, antibocor, dan ramah lingkungan alias bisa didaur ulang.
Berikut ini rekomendasi sejumlah kemasan makanan dengan desain menarik, ramah lingkungan, dan bisa menyesuaikan produk yang dijual.
1. Lunch Box Bento
Pemilik usaha kuliner bento atau katering bisa memilih lunch box bento sebagai kemasan makanannya. Box bento ini populer digunakan karena memiliki sekat untuk memisahkan sayur, nasi, dan lauk agar tidak tercampur. Jadi, elemen makanan pun terlihat estetik dan mudah disantap.
Pilihan bahan biodegradable atau ramah lingkungan untuk lunch box bento seperti kertas kraft dan serat bambu. Karena selain praktis, bahan-bahan tersebut juga mendukung keberlanjutan. Akan lebih menarik apabila kemasan tersebut didesain dengan menambahkan logo usaha atau gambar yang eyes catching.
Baca juga: Tip Membuat Makanan Kemasan yang Tahan Lama untuk UMKM
2. Food Pail
Dikenal sebagai kemasan nasi kotak Cina, food pail kini populer di kalangan usaha kuliner yang menjual jenis makanan rice box dan noodle box. Kemasan ini disukai banyak UMKM karena harganya yang relatif terjangkau.
Pilihan kemasan makanan ini sangatlah praktis, jadi konsumen bisa dengan mudah menyantap makanan di perjalanan, depan laptop, atau di rumah.
Untuk food pail ini tersedia berbagai ukuran, mulai dari yang kecil hingga besar, jadi penjual pun bisa memasukkan beberapa jenis makanan dalam satu wadah. Bahan ramah lingkungan yang cocok untuk kemasan ini seperti kertas kraft, ampas tebu (bagasse) hingga pati jagung yang bisa terurai.
3. Paper Bowl
Menjual makanan berkuah memang agak tricky dalam hal kemasan makanan. Salah satu kemasan terbaik yang bisa dijadikan pilihan adalah paper bowl. Kelebihan dari kemasan ini adalah anti bocor, tahan panas, tersedia dalam berbagai ukuran (mulai dari 350 ml hingga 1000 ml), memiliki tutup transparan serta fleksibel untuk makan di tempat atau take away.
Bentuk paper bowl bulat sehingga memberikan kesan visual unik di setiap makanan di dalamnya. Untuk lebih memikat pelanggan, bisa menambahkan desain di ‘badan’ paper bowl dan menggunakan warna-warna cerah.
4. Snack Box
Seperti namanya, kemasan makanan snack box kerap digunakan untuk beragam jenis makanan ringan, dessert, dan minuman. Seperti kue tradisional, roti hingga buah-buahan. Biasanya snack box digunakan untuk acara seminar, pengajian, dan lain-lain.
Umumnya pelaku usaha kuliner memilih snack box karena praktis dan harga kemasan ini juga tergolong murah sehingga kerap menjadi favorit untuk digunakan. Kemasan ini biasanya terbuat dari kertas. Untuk versi ramah lingkungan bisa memilih menggunakan kertas food grade yang tahan terhadap kelembapan dan kerusakan.
5. Paper Bag
Fungsi paper bag tidak sekadar pengganti plastik kresek saja saat berbelanja, tapi bisa juga dimanfaatkan menjadi kemasan makanan untuk menyimpan berbagai jenis camilan di dalamnya.
Paper bag umumnya terbuat dari bahan kertas daur ulang yang ramah lingkungan dan tidak ada campuran zat kimia berbahaya yang bisa mencemari makanan di dalamnya. Kemasan ini bisa menjadi alternatif terbaik bagi UMKM kuliner dalam memilih wadah yang tidak mahal tapi ramah lingkungan.
Kendati terbuat dari kertas, paper bag dirancang agar memiliki ketahanan yang cukup tinggi dan tidak mudah jebol. Bahkan beberapa jenis kemasan ini bisa tahan terhadap kelembapan tinggi dan tidak cepat sobek saat terkena air.
6. Pizza Box
Kemasan pizza box pastinya sudah tidak asing lagi bagi pencinta kuliner dari negeri Italia. Pizza box bisa menyesuaikan dengan diameter loyang, sehingga pizza di dalamnya tidak terlalu kecil, kebesaran atau sempit.
Penggunaan kemasan ini membuat pizza tetap hangat dan utuh selama pengiriman atau penyajiannya. Untuk material, biasanya terbuat dari karton tebal yang tahan terhadap kelembapan dan panas. Selain itu, di bagian samping kemasan, dilengkapi dengan ‘ventilasi’ kecil untuk mencegah terlalu lembap.

7. Standing Pouch
Bagi pebisnis kuliner dengan produk utamanya adalah camilan kering, kemasan makanan bentuk standing pouch populer saat ini. Selain fungsi utamanya sebagai wadah menyimpan camilan ringan, kemasan tersebut memiliki bentuk unik dan tidak mudah bocor.
Keunggulan lainnya dari standing pouch adalah resleting yang ada di bagian atas, sehingga kemasan bisa direkatkan kembali agar kualitasnya tetap terjaga. Kemasan ini juga populer karena bentuknya yang kokoh, sehingga memudahkan penataan produk di etalase maupun meja pajangan.
Desain yang unik dan pemilihan warna terbaik, akan membuat siapa saja tertarik untuk melirik hingga membeli produk tersebut. Kendati dari segi harga sedikit mahal, tapi sebanding dengan kualitas yang akan didapatkan.
8. Muffin Box
Memiliki usaha yang menjual muffin dan sejenisnya, harus pintar memilih kemasan agar produk tidak bergeser sehingga tampilannya tidak lagi utuh khususnya di bagian atas yang umumnya dihias dengan mentega berwarna serta buah.
Kemasan makanan khusus muffin memang sedikit berbeda dari yang lainnya. Bentuknya memang kotak, tapi di bagian dalam ada lubang untuk meletakkan muffin atau cupcake. Menggunakan kemasan ini, tampilan terlihat lebih rapi dan menggugah selera.
9. Paper Food Tray
Ingin menyajikan makanan atau camilan tanpa repot menggunakan piring? Bisa mencoba paper food tray!
Kemasan ini tergolong praktis dan hemat serta ramah lingkungan. Paper food tray terbuat dari bahan food grade yang aman untuk makanan. Biasanya makanan cepat saji seperti kentang goreng, sosis, nugget hingga mi kerap menggunakan kemasan ini untuk makan di tempat.
10. Gable Box atau Box Jinjing
Gable box sering terlihat di bioskop sebagai wadah untuk popcorn. Desain dan bentuknya sangat unik. Dari segi bentuk, gable box termasuk ramping dan menjulang ke atas sehingga memberikan kesan elegan. Lalu dilengkapi dengan pegangan di bagian atas, jadi mudah untuk dijinjing ke mana saja.
Kemasan makanan ini terbuat dari bahan kertas karton kokoh dan tahan lama. Tentu saja ini menjadi poin penting untuk usaha kuliner di bidang makanan ringan. Perlu diperhatikan, kemasan ini tidak cocok untuk jenis makanan banyak minas atau padat. Penggunaan gable box cocok untuk popcorn, kentang goreng, nugget, sosis, dan lain-lain.
11. Box Fried Chicken
Pebisnis usaha kuliner fried chicken tidak boleh sembarang memilih kemasan untuk produk ini. Ada fried chicken box, kemasan khusus yang dirancang untuk produk ayam goreng dan hidangan gorengan ayam lainnya.
Material box fried chicken ini biasanya terbuat dari karton atau plastik food grade yang tahan terhadap minyak dan panas. Box ini dilengkapi dengan tutup yang mudah dibuka dan ditutup kembali, sehingga kebersihan dan kesegaran makanan terjamin. Tak hanya itu saja, kemasan ini aman untuk dibawa ke mana-mana.
Baca juga: Kemasan Sekunder: Fungsi Penting dan Desain untuk Produk UMKM
Kemasan makanan telah bertransformasi menjadi bagian dari marketing usaha. Jadi, sediakan bujet khusus untuk menggunakan kemasan yang sesuai dengan produk dan pastinya dari bahan terbaik serta ramah lingkungan.












