JNEWS – Kota Mezhgorye merupakan kota tertutup yang berada di Republik Bashkortostan, Rusia, tepatnya di kawasan Pegunungan Ural Selatan dan tidak jauh dari Gunung Yamantau. Kota ini memiliki status administratif khusus yang dikenal sebagai ZATO (dalam bahasa Inggris: Closed Administrative-Territorial Formation), sehingga akses ke wilayahnya sangat dibatasi.
Masyarakat umum maupun warga asing tidak dapat memasuki Mezhgorye secara bebas. Untuk berkunjung, diperlukan izin khusus dari otoritas Rusia. Pembatasan tersebut berkaitan dengan sejarah kota sebagai kawasan yang dibangun untuk mendukung aktivitas dan fasilitas yang bersifat rahasia sejak era Uni Soviet.
Sejarah Kota Mezhgorye yang Misterius

Sejarah Kota Mezhgorye bermula pada era Perang Dingin, ketika Uni Soviet menjalankan proyek konstruksi militer rahasia berskala besar di kawasan kaki Gunung Yamantau. Proyek tersebut mulai dikembangkan sekitar 1978 – 1979 dan menjadi cikal bakal terbentuknya salah satu kota tertutup paling misterius di Rusia.
Jauh sebelum menjadi kawasan militer, wilayah ini telah dihuni sejak awal abad ke-18. Salah satu permukiman awalnya dikenal sebagai Ilmyash, yang kemudian berganti nama menjadi Tatly.
Pada era Stalin, tepatnya sekitar 1930, kawasan di dekat Sungai Kuzjelga juga konon menjadi pemukiman khusus dan kamp kerja paksa NKVD/GULAG. Para tahanan dilibatkan dalam berbagai pekerjaan berat, termasuk penebangan kayu dan aktivitas awal terkait sumber daya alam di kawasan Ural.
Baca juga: Daftar Tempat Paling Misterius di Dunia yang Masih Menyimpan Rahasia
Awal Pembangunan Proyek Rahasia
Perubahan besar terjadi pada akhir 1970-an. Pada 19 Juni 1978, pemerintah Uni Soviet mengeluarkan dekret rahasia yang memerintahkan pembangunan sebuah fasilitas khusus di kawasan tersebut.
Bersamaan dengan itu, kawasan sekitar Gunung Yamantau dan wilayah Ural Selatan memperoleh perlindungan yang semakin ketat. Keberadaan cagar alam di kawasan tersebut juga disebut berperan sebagai salah satu lapisan kerahasiaan untuk membatasi aktivitas dan akses publik.
Pada 1979, dua pemukiman pekerja yang berkaitan dengan proyek militer rahasia, Beloretsk-15 dan Beloretsk-16, mulai dikembangkan. Keduanya berjarak sekitar 20 kilometer dari lokasi proyek.
Sebagai tambahan informasi, kawasan dengan tingkat kerahasiaan tinggi ini tidak pernah menggunakan nama kota biasa dalam berbagai catatan publik. Pemerintah Soviet menggunakan kode-kode khusus untuk menyebutnya, seperti Ufa-105 dan Beloretsk-16.
Akses ke kawasan juga dibatasi dengan sistem izin khusus atau propusk. Informasi mengenai aktivitas di dalamnya nyaris tidak pernah diketahui oleh masyarakat umum.
Setelah Runtuhnya Uni Soviet
Keruntuhan Uni Soviet pada 1991 tidak serta-merta mengakhiri status tertutup kawasan tersebut. Pemerintah Rusia tetap mempertahankan kerahasiaannya.
Pada 8 Juli 1995, Presiden Boris Yeltsin mengeluarkan Keputusan Presiden No. 687 yang secara resmi menggabungkan wilayah-wilayah tersebut menjadi satu kota bernama Mezhgorye. Nama tersebut berasal dari bahasa Rusia, yang secara harfiah berarti kota yang berada di antara gunung-gunung.
Misteri Gunung Yamantau
Perhatian internasional terhadap Kota Mezhgorye semakin besar pada 1996, ketika ada laporan media Barat tentang citra satelit yang menunjukkan aktivitas pembangunan bawah tanah berskala besar di sekitar Gunung Yamantau. Proyek tersebut disebut tetap berlangsung meskipun Perang Dingin telah berakhir, sehingga memunculkan berbagai spekulasi mengenai fungsi sebenarnya.
Secara resmi, pemerintah Rusia memang memberikan klarifikasi mengenai kawasan tersebut, tetapi tetap dalam skala terbatas. Jadi, banyak rumor yang beredar bahwa lokasi ini merupakan lokasi pertambangan, fasilitas penyimpanan, hingga dugaan bunker perlindungan.
Keterbatasan informasi publik mengenai apa yang sebenarnya berada di bawah Gunung Yamantau ini membuat Kota Mezhgorye terus menjadi salah satu kota paling misterius di Rusia hingga saat ini.
Destinasi Wisata Populer di Sekitar Kota Mezhgorye
Meski Kota Mezhgorye tertutup total bagi publik, tetapi kawasan di sekitarnya menyimpan sejumlah destinasi wisata yang menarik. Berikut di antaranya.
1. Gunung Yamantau Kecil
Gunung Yamantau Besar merupakan kawasan terlarang. Namun, gunung ini memiliki puncak kembaran yang lebih kecil, yang disebut Little Yamantau.
Gunung ini dapat dikunjungi wisatawan melalui jalur resmi. Terdapat rute pendakian sepanjang sekitar 6 kilometer yang memungkinkan pengunjung menikmati lanskap Pegunungan Ural Selatan dari ketinggian. Di bagian puncak terdapat dek observasi yang menjadi salah satu titik untuk menikmati panorama pegunungan dan hutan di sekitarnya.
Meski dibuka untuk umum, pengunjung tetap wajib tahu dan mematuhi aturan khusus yang berlaku. Wisatawan perlu mendaftar terlebih dahulu dan mengikuti pendampingan petugas resmi dari pusat pengunjung di Desa Revet yang berada di kawasan Cagar Alam Ural Selatan.
2. Kompleks Ski Abzakovo dan Novoabzakovo
Tidak jauh dari kawasan luar Kota Mezhgorye, terdapat Abzakovo dan Novoabzakovo, salah satu kawasan resor musim dingin yang dikenal di Pegunungan Ural Selatan. Destinasi ini menawarkan berbagai fasilitas untuk wisata musim dingin, mulai dari jalur ski, kereta gantung, hingga sauna dan pilihan penginapan.
Selain bermain ski, kawasan resor ini juga dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi lanskap pegunungan tanpa memasuki area tertutup di sekitar Mezhgorye.
3. Inzerskiye Zubchatki
Bagi pencinta trekking dan fotografi lanskap, Inzerskiye Zubchatki menjadi salah satu destinasi menarik yang wajib dikunjungi di Ural Selatan.
Kawasan ini dikenal karena formasi tebing batu bergerigi yang menjulang hingga sekitar 35 meter, membentuk deretan pilar alami dengan tampilan dramatis. Bentuknya yang unik membuat tempat ini kerap mendapat julukan The Bashkir Avatar karena mirip dengan lanskap dalam film Avatar.
Medannya yang menantang sekaligus pemandangan pegunungannya menjadikan Inzerskiye Zubchatki populer di kalangan pendaki dan fotografer alam.
Baca juga: Mengenal North Sentinel Island: Pulau Terasing yang Menolak Peradaban Modern
Status Kota Mezhgorye yang tertutup justru semakin banyak memicu spekulasi tentang fasilitas bawah tanah yang ada di daerah ini. Menariknya, justru keterbatasan informasi ini membuat Kota Mezhgorye semakin menarik. Semakin sedikit yang diketahui, semakin besar pula rasa penasaran akan misteri yang menyelimutinya.