JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

10 Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos

by Penulis JNEWS
22 October 2026
10 Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Makanan khas Peru punya daya tarik yang berakar pada pertemuan berbagai budaya, mulai dari tradisi masyarakat Andes hingga pengaruh Spanyol, bahkan Tiongkok, dan Jepang. Perpaduan tersebut melahirkan aneka hidangan dengan bahan, bumbu, dan teknik memasak yang beragam.

Ikan segar, jagung, kentang, cabai, dan daging menjadi bagian penting dalam kuliner sehari-hari masyarakatnya. Tak heran jika masakan Peru dikenal memiliki karakter rasa yang kuat sekaligus menyimpan cerita tentang kebiasaan makan di berbagai wilayah negara ini.

Daftar Makanan Khas Peru Wajib Dicoba

Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos

Bagi pencinta wisata kuliner, Peru menawarkan banyak sajian yang menarik untuk dicicipi. Ada hidangan laut dengan rasa asam segar, olahan daging berbumbu gurih, sampai kudapan manis yang akrab dijumpai di pasar tradisional.

Berikut adalah beberapa makanan khas Peru yang punya ciri tersendiri, wajib dicoba saat berkunjung ke Amerika Selatan.

1. Ceviche (Cebiche)

Ceviche merupakan salah satu makanan khas Peru paling terkenal yang dibuat dari potongan ikan mentah segar yang direndam dalam air jeruk nipis atau lemon. Teksturnya jadi lebih lembut dan dagingnya tampak lebih putih.

Hidangan ini umumnya disajikan bersama irisan bawang merah, cabai aji, ubi jalar rebus, dan jagung berukuran besar yang disebut choclo. Ada juga yang menyajikannya bersama keripik pisang sebagai pelengkap.

Baca juga: 11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

2. Tiradito

Tiradito juga hidangan ikan mentah khas Peru, yang dipadukan dengan budaya kuliner Jepang, dikenal sebagai Nikkei cuisine.

Sekilas, hidangan ini menyerupai ceviche karena sama-sama menggunakan ikan segar dengan saus bercita rasa asam. Perbedaannya terletak pada cara memotong ikan dan penyajiannya. Ikan tiradito diiris tipis menyerupai sashimi, kemudian disiram saus sebelum disajikan. Hidangan ini umumnya tidak menggunakan irisan bawang merah seperti ceviche.

Saus tiradito sering dibuat dari perasan jeruk nipis dan cabai aji, sehingga menghasilkan perpaduan rasa asam dan pedas yang menyegarkan. Beberapa variasi menggunakan saus berwarna kuning atau oranye dengan tekstur lebih kental.

3. Lomo Saltado

Lomo saltado adalah makanan khas Peru berupa tumis daging sapi. Kuliner ini berakar dari tradisi Tiongkok, khususnya tradisi masakan Chifa.

Potongan daging sapi dimasak bersama tomat, bawang merah, cabai, dan kecap asin. Bahan-bahannya ditumis menggunakan api besar dalam waktu singkat agar daging tetap empuk, sedangkan sayuran tidak kehilangan seluruh teksturnya. Penggunaan kecap asin serta teknik menumis dengan cepat memperlihatkan pengaruh kuat masakan Tiongkok dalam hidangan ini.

Keunikan lomo saltado terletak pada penyajiannya yang menggabungkan daging tumis, kentang goreng, dan nasi putih dalam satu hidangan. Kentang menyerap sebagian saus berbumbu, sementara nasi membantu menyeimbangkan rasa gurihnya.

4. Cuy Chactado

Cuy chactado merupakan hidangan tradisional dari kawasan Pegunungan Andes yang menggunakan daging cuy atau marmot domestik, alias guinea pig.

Dalam penyajiannya, daging cuy dibumbui terlebih dahulu, kemudian digoreng hingga kulitnya renyah. Ada pula variasi yang dipanggang. Hidangan ini dapat dijumpai dalam acara keluarga, perayaan tradisional, maupun restoran yang menyajikan masakan khas Andes. Cuy chactado umumnya disajikan bersama kentang, jagung, atau saus berbumbu.

Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos

5. Rocoto Relleno

Rocoto relleno adalah makanan khas Peru, khususnya Arequipa, yang menggunakan cabai rocoto sebagai bahan utama.

Cabai ini memiliki bentuk bulat menyerupai paprika, tetapi tingkat kepedasannya cukup tinggi. Sebelum diisi, bagian atas cabai dipotong dan bijinya dikeluarkan. Cabai kemudian diolah untuk membantu mengurangi rasa pedasnya, meski karakter pedas rocoto tetap menjadi ciri khas hidangan tersebut. Tahap persiapan ini penting agar rasa pedasnya tidak terlalu mendominasi isian.

Rocoto yang telah disiapkan diisi dengan daging sapi cincang berbumbu, bawang, dan bahan pelengkap lainnya. Bagian atasnya diberi keju, kemudian dipanggang hingga isiannya matang dan keju meleleh.

Di Arequipa, rocoto relleno juga kerap disajikan bersama pastel de papa, yaitu hidangan kentang berlapis keju dan susu yang dipanggang.

6. Aji de Gallina

Aji de gallina merupakan hidangan ayam khas Peru yang disajikan dengan saus kental berwarna kuning.

Bahan utamanya berupa daging ayam yang direbus, kemudian disuwir menjadi potongan kecil. Daging tersebut dimasak kembali bersama saus yang dibuat dari cabai kuning khas Peru, yaitu aji amarillo, serta campuran roti, susu, dan keju. Roti membantu mengentalkan saus, sedangkan susu dan keju memberikan tekstur lembut sekaligus cita rasa gurih.

Hidangan ini biasanya disajikan di atas nasi putih dengan tambahan kentang rebus, telur rebus, dan buah zaitun hitam.

7. Juane

Juane merupakan makanan khas Peru, tepatnya dari kawasan Amazon. Hidangan ini terdiri dari nasi berbumbu yang dicampur dengan ayam dan telur rebus, kemudian dibungkus menggunakan daun bijao. Bumbunya terdiri atas kunyit, oregano, jintan, dan rempah lainnya. Daun bijao berfungsi sebagai pembungkus selama proses memasak sekaligus memberikan aroma khas pada nasi.

Setelah dibungkus rapat, juane direbus hingga seluruh bahan matang dan bumbunya meresap. Bentuknya yang menyerupai bungkusan bulat membuat hidangan ini praktis dibawa saat bepergian.

Pada perayaan tradisional San Juan yang berlangsung setiap 24 Juni di sejumlah wilayah Amazon Peru, makanan ini kerap disajikan untuk disantap bersama keluarga dan masyarakat setempat.

8. Picarones

Picarones adalah makanan khas Peru yang sekilas menyerupai donat dan populer sebagai street food. Bedanya, kalau donat terbuat dari tepung atau kentang, picarones terbuat dari ubi jalar dan labu kuning.

Picarones biasanya disajikan hangat dengan siraman miel de chancaca, yaitu sirup manis dari gula tebu yang belum dimurnikan. Sirup tersebut sering diberi tambahan kayu manis, cengkih, atau kulit jeruk untuk menghasilkan aroma rempah yang khas.

9. Suspiro de Limeña

Suspiro de limeña merupakan hidangan penutup klasik yang berasal dari Lima, ibu kota Peru. Nama makanan ini dapat diartikan sebagai desahan perempuan dari Lima.

Hidangan tersebut terdiri dari dua lapisan utama, yaitu krim susu karamel yang dikenal sebagai manjar blanco atau dulce de leche, serta lapisan meringue di bagian atas.

Krimnya dibuat dengan memasak susu dan gula hingga mengental dan bertekstur lembut dengan rasa manis yang kuat. Lapisan atasnya berupa meringue yang dibuat dari putih telur kocok dan sirup gula, kemudian diberi taburan kayu manis.

Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos

10. Anticuchos

Anticuchos merupakan salah satu jajanan kaki lima paling populer di Peru yang dikenal dengan aroma daging bakar dan bumbu rempahnya. Bahan utamanya adalah jantung sapi (anticuchos de corazón) yang dipotong-potong, kemudian dimarinasi dengan campuran bumbu sebelum ditusuk dan dibakar di atas arang.

Anticuchos umumnya disajikan hangat bersama papas, yaitu kentang yang direbus lalu dipanggang, serta choclo atau jagung berukuran besar khas Andes. Sebagai pelengkap, ada saus pedas berbahan cabai aji atau rocoto yang menambah cita rasa pada setiap tusukannya.

Popularitas makanan khas Peru satu ini begitu kuat, hingga setiap Minggu ketiga bulan Oktober diperingati sebagai Hari Anticuchos Nasional (Día del Anticucho).

Baca juga: 11 Oleh-Oleh Khas Peru dengan Nuansa Budaya Amerika Selatan

Mencicipi makanan khas Peru bisa menjadi cara untuk melihat kehidupan masyarakatnya dari sisi yang paling dekat, yaitu kebiasaan makan sehari-hari. Ada bahan yang mungkin terdengar asing, racikan bumbu yang tak biasa ditemui di Indonesia, hingga resep yang bertahan lintas generasi.

Kekayaan kuliner ini membuktikan bahwa Peru punya identitas gastronomi yang kuat, dengan hidangan yang layak dikenal lebih luas daripada sekadar menjadi pelengkap perjalanan wisata.

Post Views: 5
Tags: hidangan khas Peruhidangan tradisionaljajanan khaskuliner perukuliner tradisionalmasakan tradisionalstreet food
Share186Tweet116
Next Post
dama kara, fashion berkelanjutan

Dama Kara: Merawat Batik dan Memberdayakan Teman Istimewa

TERKINI

dama kara, fashion berkelanjutan

Dama Kara: Merawat Batik dan Memberdayakan Teman Istimewa

22 October 2026
10 Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos

10 Makanan Khas Peru yang Wajib Dicoba, dari Ceviche hingga Anticuchos

22 October 2026
juara padel jne cup 2026

Perdana Dilombakan, Pasangan Kuncoro Jati – Jacksen Raih Juara Padel JNE Cup 2026

22 October 2026
Ingin Buka Bisnis Laundry? Ini Panduan Memulainya dari Nol

Ingin Buka Bisnis Laundry? Ini Panduan Memulainya dari Nol

22 October 2026
jne menjadi mitra logistik resmi Synchronize Fest 2026

Synchronize Fest 2026 Dipadati Penonton, JNE Bangga Turut Ambil Bagian Menjadi Mitra Logistik

21 October 2026
13 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Myanmar yang Unik dan Berkesan

13 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Myanmar yang Unik dan Berkesan

21 October 2026

POPULER

10 Strategi Promosi Warung yang Efektif untuk Menarik Pelanggan

10 Strategi Promosi Warung yang Efektif untuk Menarik Pelanggan

by Penulis JNEWS
8 October 2026

Panduan Membuat Desain Spanduk Warung yang Sederhana tapi Menarik

Panduan Membuat Desain Spanduk Warung yang Sederhana tapi Menarik

by Penulis JNEWS
6 October 2026

Urutan Pengiriman JNE: Mengenal Proses Paket dari Pengirim hingga Tujuan

Urutan Pengiriman JNE: Mengenal Proses Paket dari Pengirim hingga Tujuan

by Penulis JNEWS
1 October 2026

kawasan malioboro akan menjadi pedestrian penuh

Malioboro Menuju Pedestrian Penuh, Sirip-sirip Jalan Dipasang Portal Regol Ayom

by Redaksi JNEWS
19 October 2026

Platform E-Commerce Apa yang Cocok untuk Pemula? Ini Pilihannya

Platform E-Commerce Apa yang Cocok untuk Pemula? Ini Pilihannya

by Penulis JNEWS
23 September 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal