JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

by Penulis JNEWS
15 August 2026
11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Tempat wisata di Peru menawarkan pengalaman liburan dengan latar yang sangat beragam. Ada situs peninggalan peradaban kuno, kota bersejarah, pegunungan tinggi, gurun, sampai kawasan hutan tropis.

Tempat Wisata di Peru Paling Terkenal

Machu Picchu Kota Hilang Suku Inca

Peru menyimpan banyak peninggalan yang berkaitan dengan sejarah Inca dan peradaban lain di Amerika Selatan. Beberapa situs berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian ribuan meter, sementara destinasi lain berada di pesisir dan hutan Amazon.

Berikut 11 tempat wisata di Peru yang paling terkenal untuk masuk dalam daftar perjalanan.

1. Machu Picchu

Machu Picchu merupakan kota benteng peninggalan peradaban Inca dari abad ke-15 yang berada di ketinggian 2.430 meter di atas permukaan laut. Situs Warisan Dunia UNESCO ini berdiri di punggung pegunungan Andes dan sering disebut sebagai Kota Inca yang Hilang.

Daya tarik utama tempat wisata di Peru terpopuler ini ada pada konstruksi batu yang sangat presisi. Batu-batu dipotong lalu disusun rapat tanpa semen, membuat bangunannya mampu bertahan selama ratusan tahun, bahkan juga tahan gempa yang kerap terjadi di kawasan Andes.

Baca juga: Pesona Machu Picchu, Kota Hilang Suku Inca yang Menakjubkan

2. Pusat Sejarah Cusco

Pusat Sejarah Cusco, alias Centro Histórico del Cusco, berada di ketinggian sekitar 3.400 meter di atas permukaan laut. Kawasan Warisan Dunia UNESCO ini memperlihatkan perpaduan peninggalan Inca dengan arsitektur kolonial Spanyol, mulai dari dinding batu kuno hingga bangunan dengan balkon kayu dan atap merah.

Salah satu spot utamanya ialah Plaza de Armas. Pada masa Inca, alun-alun ini digunakan untuk berbagai upacara dan berkaitan dengan Inti Raymi, festival untuk menghormati Dewa Matahari.

Di sisi timur laut plaza, ada Katedral Cusco, yang dibangun Spanyol di atas lokasi bekas istana Inca milik Viracocha. Batu dari Sacsayhuamán turut digunakan dalam pembangunannya. Di dalam katedral terdapat berbagai karya seni, termasuk lukisan Perjamuan Terakhir yang menampilkan cuy panggang, hidangan khas Andes.

3. Lembah Suci Suku Inca

Lembah Suci Suku Inca atau El Valle Sagrado de los Incas membentang mengikuti Sungai Urubamba di Pegunungan Andes. Kawasan ini berada di ketinggian rata-rata 2.870 meter, lebih rendah daripada Cusco. Sejak era Inca, area ini berperan penting dalam pertanian, spiritual, dan pertahanan.

Salah satu situs utama tempat wisata di Peru satu ini ialah Ollantaytambo, kota benteng yang berdiri di lereng bukit batu. Tempat ini pernah menjadi lokasi pertempuran ketika pasukan Inca menahan serangan conquistador Spanyol dengan mengalirkan air untuk menggenangi dataran di bawah benteng.

4. Chan Chan

Chan Chan merupakan kota kuno berbahan batako, berlokasi di pesisir utara Peru, dekat Trujillo. Situs Warisan Dunia UNESCO ini mencakup sekitar 20 kilometer persegi dan pernah menjadi pusat Kerajaan Chimú sejak sekitar tahun 900 hingga ditaklukkan Kekaisaran Inca pada 1470.

Berbeda dari bangunan Inca yang banyak menggunakan batu, masyarakat Chimú membangun Chan Chan dengan tanah liat dan bahan organik seperti jerami. Kota ini memiliki tembok tinggi, area permukiman, ruang upacara, serta sekitar 9 – 10 ciudadelas atau kompleks istana berdinding.

Setiap penguasa Chimú diyakini memiliki kompleks sendiri yang kemudian digunakan sebagai tempat pemakaman setelah wafat. Tata ruang tersebut juga mencerminkan struktur sosial dan kekuasaan dalam kerajaan.

5. Taman Arkeologi Choquequirao

Tempat wisata di Peru yang dikenal dengan nama Parque Arqueológico de Choquequirao ini merupakan situs kuno Inca yang berada di ketinggian sekitar 3.050 meter di atas permukaan laut, di atas lembah Sungai Apurímac. Situs ini sering dijuluki Kembaran Machu Picchu. Ukurannya sekitar tiga kali lebih luas daripada Machu Picchu, dan baru sekitar 30 – 40% areanya yang berhasil diekskavasi.

Choquequirao dibangun pada masa Kaisar Pachacuti dan kemudian diperluas oleh putranya, Tupac Inca Yupanqui. Lokasinya yang terpencil memiliki nilai strategis dan berkaitan dengan wilayah Vilcabamba, tempat kelompok Inca mempertahankan kekuasaan setelah kedatangan Spanyol.

6. Vinicunca atau Gunung Pelangi

Vinicunca, atau Gunung Pelangi, berada di ketinggian sekitar 5.200 meter di atas permukaan laut. Warna merah, kuning, hijau, dan ungu pada permukaannya berasal dari lapisan sedimen kaya mineral yang terbentuk selama jutaan tahun. Lapisan tersebut semakin terlihat setelah es dan salju yang menutupinya mencair.

Ketinggian ekstrem membuat aklimatisasi penting sebelum mendaki. Tubuh harus diberi waktu untuk beradaptasi dulu dengan kadar oksigen yang lebih rendah sebelum benar-benar mendaki ke lokasi ini.

Baca juga: Rainbow Mountains di Peru: Fenomena Warna Warni Pegunungan yang Ajaib

7. Danau Titicaca

Danau Titicaca berada di kawasan Altiplano pada ketinggian sekitar 3.812 meter di atas permukaan laut. Danau yang membentang di perbatasan Peru dan Bolivia ini dikenal sebagai danau tertinggi di dunia yang masih dapat dilayari kapal komersial.

Dalam mitologi Inca, Titicaca dipercaya berkaitan dengan asal-usul Manco Cápac dan Mama Ocllo, tokoh leluhur pendiri peradaban Inca.

Di sekitar danau masih hidup komunitas adat yang mempertahankan bahasa dan tradisi turun-temurun. Salah satunya ialah yang hidup di Kepulauan Terapung Uros, atau Islas Flotantes de los Uros.

Pulau-pulau tersebut dibuat secara manual menggunakan alang-alang totora. Material yang sama digunakan untuk membangun permukaan pulau, rumah, hingga perahu tradisional. Lapisan totora yang terus ditambah membuat permukaannya terasa empuk saat diinjak.

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

8. Gurun dan Garis Nazca

Líneas de Nazca merupakan kawasan arkeologi di pesisir selatan Peru yang terkenal dengan geoglif raksasa. Tempat wisata di Peru sekaligus Situs Warisan Dunia UNESCO ini memiliki lebih dari 70 figur hewan, tumbuhan, dan bentuk lainnya, serta ribuan garis geometris yang tersebar di area sekitar 500 kilometer persegi. Beberapa figur berukuran lebih dari 300 meter sehingga bentuknya sangat jelas terlihat dari udara.

Geoglif ini dibuat oleh masyarakat Nazca sekitar 500 SM hingga 500 M dengan menyingkirkan lapisan batu dan tanah gelap di permukaan gurun. Tanah berwarna lebih terang di bawahnya kemudian membentuk pola. Kondisi Gurun Nazca yang sangat kering membantu menjaga garis-garis tersebut selama ribuan tahun. Dua figur yang paling populer ialah The Hummingbird dan The Monkey.

9. Ngarai Colca

Ngarai Colca berada sekitar 160 kilometer di utara Arequipa, Peru. Kedalamannya mencapai sekitar 3.400 meter, lebih dari dua kali kedalaman Grand Canyon di Amerika Serikat.

Colca menjadi salah satu lokasi terbaik untuk melihat burung kondor Andes di habitat aslinya. Burung berukuran besar ini memanfaatkan arus udara panas dari dasar ngarai untuk melayang tanpa banyak mengepakkan sayap. Lokasi pengamatan paling populer ialah di Cruz del Cóndor.

Lembah Colca juga dihuni masyarakat Collagua dan Cabana yang masih mempertahankan sejumlah tradisi serta praktik pertanian leluhur.

10. Oasis Huacachina

Oasis Huacachina berada sekitar 5 kilometer dari kota Ica atau sekitar 4 jam perjalanan darat dari Lima. Laguna berwarna hijau ini dikelilingi pohon palem dan bukit pasir Gurun Ica, menciptakan lanskap yang kontras dengan lingkungan gurun di sekitarnya.

Pada dekade 1940-an, Huacachina menjadi tempat peristirahatan kalangan elite Peru. Air dan lumpurnya dipercaya mengandung mineral yang bermanfaat sehingga kawasan ini sempat berkembang sebagai lokasi terapi. Kini, aktivitas utamanya lebih banyak berkaitan dengan wisata petualangan, seperti sandboarding dan perjalanan menggunakan dune buggy.

Area sekitar Ica juga merupakan penghasil anggur. Wisatawan dapat mengunjungi bodegas tradisional untuk melihat produksi pisco, minuman khas Peru yang dibuat dari hasil penyulingan anggur, sekaligus juga boleh mencicipi.

Hari Hutan Sedunia Daftar Hutan yang Masih Lestari
Hutan Amazon

11. Hutan Hujan Amazon

Hutan ini luasnya mencakup hampir 60 persen wilayah daratan Peru, dan menjadi habitat bagi beragam satwa, seperti lumba-lumba sungai merah muda, kungkang, jaguar, dan burung macaw. Ekosistemnya meliputi hutan lebat, sungai, dan rawa.

Ada dua gerbang utama untuk menjelajahi Amazon Peru, yaitu Iquitos dan Puerto Maldonado. Periode Mei hingga Oktober merupakan waktu terbaik untuk melakukan perjalanan ke Amazon Peru karena curah hujan cenderung lebih rendah. Jalur trekking pun relatif lebih nyaman, meski hujan tetap dapat turun karena Amazon memiliki iklim tropis sepanjang tahun.

Peru bukan destinasi yang cukup dijelajahi lewat satu tempat terkenal. Sejarah Inca, peninggalan peradaban kuno, lanskap Andes, gurun, dan Amazon membentuk pengalaman yang sangat beragam di satu negara.

Karena itu, memilih tempat wisata di Peru sebaiknya disesuaikan dengan waktu dan jenis perjalanan yang diinginkan. Ada banyak alasan untuk datang, tetapi setiap destinasi punya cerita sendiri yang membuat perjalanan ke Peru layak disiapkan dengan matang.

Post Views: 11
Tags: Amerika SelatanDestinasi Wisataitinerary Perukeajaiban alamliburan ke Peruperadaban kunosuku Incatempat wisatawisata alamwisata Peruwisata sejarah
Share188Tweet117

TERKINI

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

15 August 2026
kepala cabang jne purwakarta

Lebih Dekat dengan Srikandi Nakhoda Baru JNE Purwakarta

15 August 2026
etika berkendara

Inilah 6 Etika Berkendara yang Wajib Dipahami Pengguna Jalan

14 August 2026
Itinerary India 5 Hari: Liburan Hemat dan Nyaman untuk Pemula

Itinerary India 5 Hari: Liburan Hemat dan Nyaman untuk Pemula

14 August 2026
Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

Mengenal Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

14 August 2026
Suku Bajo: Sejarah, Keunikan, dan Kehidupan Suku Pengembara Laut di Indonesia

Suku Bajo: Sejarah, Keunikan, dan Kehidupan Suku Pengembara Laut di Indonesia

14 August 2026

POPULER

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

by Penulis JNEWS
7 August 2026

Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

by Penulis JNEWS
6 August 2026

12 Rekor Dunia yang Dipegang oleh Indonesia, Bangga!

by Penulis JNEWS
5 August 2026

Kepulauan Galapagos, Habitat Satwa Langka yang Mendunia

Menjelajahi Kepulauan Galapagos, Habitat Satwa Langka yang Mendunia

by Penulis JNEWS
30 July 2026

Rammang-Rammang: Surga Karst di Maros dengan Pemandangan Bak Negeri Dongeng

Rammang-Rammang: Surga Karst di Maros dengan Pemandangan Bak Negeri Dongeng

by Penulis JNEWS
4 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal