JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

by Penulis JNEWS
22 April 2026
12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Pengaruh budaya Melayu sangat terlihat jelas pada ragam makanan khas Riau, terutama dari cara memasak dan pilihan bahan yang dekat dengan lingkungan sekitar.

Kalau diperhatikan, variasi hidangan Riau itu sangat luas. Ada menu berat yang cocok untuk makan siang, ada juga camilan yang biasa dinikmati sambil minum kopi. Beberapa makanan bahkan punya cara makan yang khas dan jarang ditemui di daerah lain. Itulah yang membuat kuliner Riau jadi berbeda.

Ragam Makanan Khas Riau yang Wajib Dicoba

Makanan Khas Sulawesi Barat yang Paling Populer dan Lezat

Ragam makanan khas Riau banyak berbahan dasar ikan sungai, sagu, dan santan. Berikut beberapa makanan yang cukup dikenal dan sering jadi pilihan saat ingin mencoba kuliner Riau.

1. Gulai Ikan Patin

Kuah makanan khas Riau satu ini kental dan berwarna kuning, dibuat dari santan dan racikan rempah khas. Bahannya ikan patin sungai yang punya daging lembut dan sedikit berlemak. Saat dimasak, ditambahkan asam kandis agar cita rasanya menjadi lebih segar dan tidak amis.

Selain versi ikan segar, ada juga versi gulai ikan salai patin. Pada ikan salai, ikan patinnya sudah diasap lebih dulu. Proses pengasapan ini membuat aroma gulainya jadi lebih kuat dan sedikit smoky. Enak banget.

Baca juga: Lezatnya Rasa Melayu: Deretan Makanan Khas Kepulauan Riau yang Bikin Nagih

2. Gulai Cipuik

Gulai cipuik, atau gulai siput, termasuk makanan tradisional Riau, terutama di daerah pesisir. Bahan utamanya siput air tawar atau siput sawah yang dimasak dalam kuah santan kuning dengan bumbu rempah yang cukup kuat. Cara makannya, daging siput diambil dengan cara disedot langsung dari cangkangnya.

Di Riau, hidangan ini sering muncul di acara adat dan juga jadi pilihan saat berbuka puasa. Rasanya gurih, dengan sedikit sentuhan rempah.

3. Gulai Belacan

Gulai belacan merupakan makanan khas Riau yang terkenal dengan aroma yang kuat dan khas. Hidangan ini menggunakan belacan atau terasi khas Melayu yang memberi rasa gurih dengan karakter yang kuat. Kuahnya tetap santan dengan warna kuning, tapi rasanya lebih tajam dibanding gulai biasa. Bahan yang paling sering pakai adalah udang, terutama udang besar, tapi bisa juga diganti ikan seperti patin atau baung, bahkan ayam atau daging.

Gulai belacan kerap hadir di acara adat atau momen khusus keluarga. Biasanya disajikan dengan nasi hangat dan kerupuk. Di beberapa tempat, gulai belacan juga dimakan dengan lontong atau sekadar jadi cocolan roti.

4. Asam Pedas Ikan Baung

Asam pedas ikan baung banyak digemari karena rasanya yang segar. Kuahnya berwarna merah bening tanpa santan, jadi lebih ringan dibanding gulai, tapi tetap kaya bumbu. Perpaduan asam, pedas, dan gurihnya cocok dimakan dengan nasi hangat.

Ikan yang dipakai adalah ikan baung, jenis ikan air tawar yang banyak ditemukan di sungai besar seperti Sungai Kampar dan Sungai Siak. Dagingnya tebal, lembut, dan tidak banyak duri kecil. Karena teksturnya padat, ikan ini juga tidak mudah hancur saat dimasak dalam kuah berbumbu kuat.

5. Ikan Selais Asap

Ikan selais asap, atau sering disebut ikan salai, termasuk oleh-oleh yang paling identik dengan Riau. Bahan utamanya ikan selais, ikan air tawar yang banyak ditemukan di sungai besar seperti Sungai Kampar dan Sungai Kuantan. Ikan ini memang sudah akrab dengan kehidupan masyarakat setempat, jadi tidak heran kalau kemudian diolah jadi produk khas daerah.

Proses pembuatannya masih dengan cara tradisional, yaitu diasap menggunakan kayu bakar atau tempurung kelapa. Prosesnya cukup lama sampai ikan benar-benar kering dan aromanya keluar kuat. Ikan selais asap ini fleksibel untuk diolah lagi jadi berbagai masakan. Bisa dimasak cabai hijau, digulai, dipindang, atau dibalado.

12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

6. Mi Sagu

Mi sagu sangat dikenal di Selatpanjang dan Bengkalis. Berbeda dari mi pada umumnya yang berbahan gandum, mi ini dibuat dari tepung sagu, sehingga teksturnya lebih kenyal.

Mi sagu biasanya disajikan dengan ikan teri goreng, taoge segar, dan potongan daun kucai. Karena bahan dasarnya sagu, mi ini juga punya ciri khas rasa yang tidak terlalu berat, jadi tetap nyaman dimakan kapan saja.

7. Mi Lendir

Mi lendir dikenal luas di wilayah Melayu, terutama di Tanjungpinang dan Batam, tapi di Pekanbaru juga cukup mudah ditemukan. Lendir di sini merujuk pada kuah mi yang kental dan agak lengket.

Kekentalan kuah makanan khas Riau ini berasal dari campuran kacang tanah goreng dan ubi jalar yang dihaluskan, lalu dimasak dengan gula merah dan bumbu rempah. Cita rasanya gurih dengan sedikit manis, cukup unik kalau belum pernah coba. Mi yang dipakai biasanya mi kuning basah, direbus bersama taoge. Biasanya juga ada potongan telur rebus, taburan bawang goreng, dan seledri dalam sajiannya.

8. Miso Pekanbaru

Di Pekanbaru, miso berbeda dengan sup kedelai seperti di Jepang. Di sini miso itu semacam mi kuah, sangat khas dan dikenal sebagai jajanan kaki lima. Kuahnya kaldu ayam bening, dengan bumbu rempah seperti cengkih, kayu manis hingga bunga lawang.

Isiannya terdiri dari mi kuning yang dipadukan dengan bihun, lalu ditambah potongan tahu goreng dan suwiran ayam goreng yang agak garing. Beberapa penjual juga menambahkan bakso untuk variasi.

12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

9. Sup Tunjang

Sup tulang sapi khas Riau ini berkuah bening, dengan rasa kaldu yang kuat. Bagian tunjangnya berisi daging dan sumsum yang nikmat dan bisa disedot.

Hidangan ini mulai dikenal sekitar tahun 1990-an di daerah Japura. Ceritanya berawal dari seorang penjual bernama Ibu Siti yang memberikan tulang kaki sapi sebagai pelengkap di mangkuk miso untuk pelanggannya. Dari situ, justru muncul menu baru yang kemudian berdiri sendiri dan makin banyak dicari.

10. Nasi Lemak

Nasi lemak sebenarnya merupakan hidangan nasi khas Melayu, yang juga sangat mudah ditemukan di Riau, khususnya Pekanbaru. Versi standarnya umumnya berlauk ikan teri goreng, kacang tanah, telur rebus, irisan mentimun, dan sambal yang manis pedas.

Di beberapa tempat, nasi lemak juga dipadukan dengan lauk yang lebih berat. Ada yang menambahkan rendang daging, ayam kari, atau dendeng ayam.

11. Lopek Bugi

Lopek bugi, atau lepat bugis, adalah kue tradisional yang cukup dikenal di Kabupaten Kampar. Rasanya manis dengan sentuhan gurih dari santan. Kue ini sering hadir dalam acara adat, pernikahan, atau perayaan hari besar.

Bahan utamanya tepung ketan, bisa ketan putih atau ketan hitam, yang dicampur santan. Di bagian dalamnya ada isian kelapa parut yang dimasak dengan gula sampai kering.

12. Lempeng Sagu

Lempeng sagu adalah kudapan tradisional yang banyak ditemukan di daerah pesisir Riau seperti Indragiri Hilir, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti. Bentuknya bulat pipih, mirip roti tipis, sehingga sering dijuluki seperti “pizza”-nya orang Melayu. Teksturnya cenderung kering di luar tapi tetap kenyal saat digigit.

Versi penyajian yang paling umum adalah dihidangkan dengan lauk berkuah seperti gulai ikan atau asam pedas, sehingga sagu menyerap kuah dan jadi lebih lembut saat dimakan. Ada juga versi manis, biasanya dengan taburan gula, kelapa parut, atau dicelupkan ke kuah durian. Selain itu, sagu lempeng sering dijadikan teman minum kopi atau teh, baik saat sarapan ringan maupun di waktu santai sore hari.

Baca juga: Oleh-Oleh Khas Riau: Pilihan Terbaik untuk Buah Tangan

Ragam makanan khas Riau di atas sudah dinikmati oleh warganya turun temurun. Sampai sekarang pun masih tetap hadir di meja makan, warung, sampai acara keluarga tanpa banyak berubah. Di tengah banyaknya makanan baru yang terus bermunculan, hidangan-hidangan ini tetap punya tempat.

 

Tags: hidangan tradisionalkuliner khaskuliner Riaumakanan tradisionalmasakan tradisional
Share186Tweet116
Next Post
km 0 selatan indonesia

Melongok Kiprah JNE di ‘KM 0’ Selatan Indonesia

TERKINI

km 0 selatan indonesia

Melongok Kiprah JNE di ‘KM 0’ Selatan Indonesia

22 April 2026
12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

22 April 2026
pemerintah komit turunkan angka kematian ibu

Momen Hari Kartini, Kemenkes Komit Tekan Angka Kematian Ibu

22 April 2026
Sistem Dropship vs Stok Sendiri: Perbedaan dan Kelebihan

Sistem Dropship vs Stok Sendiri: Perbedaan, Kelebihan, dan Mana yang Lebih Menguntungkan

22 April 2026
Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Sadar Merusak Lingkungan

Memperingati Hari Bumi: Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Sadar Merusak Lingkungan

22 April 2026
srikandi jne asal bogor

Cerita Srikandi JNE Bogor, Aktif “Ngonten” Positif buat Berkreasi

21 April 2026

POPULER

Candi Bajang Ratu: Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit

Candi Bajang Ratu: Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit

by Penulis JNEWS
30 March 2026

Cara Menghemat Energi yang Sederhana di Tengah Ancaman Krisis

Cara Menghemat Energi yang Sederhana tapi Efektif

by Penulis JNEWS
2 April 2026

Cara Makan Sushi dengan Etika yang Tepat menurut Tradisi Jepang

Cara Makan Sushi dengan Etika yang Tepat menurut Tradisi Jepang

by Penulis JNEWS
27 March 2026

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

by Penulis JNEWS
6 April 2026

Patung Terbesar di Dunia dengan Ukuran Fantastis

7 Patung Terbesar di Dunia dengan Ukuran Fantastis

by Penulis JNEWS
6 April 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal