JNEWS – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum lama terjadi membuat beberapa bandara sempat ditutup termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Begitu juga, paparan abu vulkanik akibat letusan tersebut terbawa hingga ke wilayah Lampung, Banten dan Jakarta dan sekitarnya.
Per 10 September 2026, Badan Geologi masih menetapkan status Anak Krakatau di Level 3 atau siaga. Aktivitas vulkanik mulai menurun, tapi masyarakat diminta mematuhi radius jarak aman untuk menghindari potensi yang tidak diinginkan. Hal ini diamini Kepala Cabang Utama JNE Cilegon, Muhammad Fathoni, yang mengungkapkan bahwa operation JNE di Cilegon berangsur normal tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan kewaspadaan.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan. Tetap berupaya memaksimalkan operasional dan memastikan kiriman yang sudah dipercayakan pelanggan kepada JNE Cilegon tetap diproses dengan baik, lancar dan aman,” terang pria yang akrab disapa Tony ini saat dihubungi JNEWS, Kamis (17/9/2026).
“Update informasi juga kami sampaikan kepada para pelanggan terkait misalnya adanya potensi keterlambatan pengiriman yang disebabkan bencana alam, seperti penutupan atau perubahan jadwal di moda transportasi sehingga customer bisa paham dan memakluminya,” tambahnya.
Secara umum, kinerja JNE Cilegon hingga bulan Agustus 2026 sesuai dengan yang diharapkan. “Untuk memenuhi target penjualan 2026, selain berupaya menambah jumlah pelanggan baru, kami juga berusaha meningkatkan potensi dari existing customer yang ada. Beragam promo untuk layanan pengiriman intracity, intercity dan intra regional kami galakkan pada 4 bulan terakhir 2026 ini,” jelas Tony.
Untuk memaksimalkan sales dan revenue, JNE Cilegon juga berharap kinerja kantor cabang pembantu yang ada di Zona B dan para mitra agen juga terus tumbuh sehingga dalam menutup tahun nanti, JNE Cilegon bisa memenuhi target penjualan tahunan yang sudah ditentukan oleh manajemen JNE Pusat.
“Semoga bencana erupsi Gunung Anak Krakatau ini cepat selesai, kehidupan warga dan juga roda perekonomian di Cilegon dan sekitarnya bisa normal kembali seperti sediakala. Sektor pariwisata cukup terdampak di mana kunjungan ke Pantai Anyer dan Carita turun drastis akibat erupsi Anak Krakatau kemarin,” pungkas Tony. *
Baca juga: Tekad JNE Solo Pertahankan Kinerja Apik di Paruh Pertama Tahun 2026











