JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengenal Kuliner Khas Banyuwangi: dari Rujak Soto sampai Ayam Kesrut

by Redaksi JNEWS
23 April 2026
kuliner khas Banyuwangi

Sego tempong, satu dari sekian kuliner khas Banyuwangi

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Banyuwangi terletak di ujung timur Pulau Jawa, berbatasan dengan Situbondo, Bondowoso dan Jember. Wilayah ini memiliki luas sekitar 5.782 kilometer persegi dengan kekayaan wisata alam dan buatan, hingga wisata kuliner.

Kabupaten Banyuwangi selain dikenal dengan pesona keindahan alam dan menjadi destinasi wisata unggulan seperti Kawah Ijen, Teluk Penyu, Pulau Merah, Taman Laut Bangsring, kulinernya juga tidak kalah menarik. Bagaimana tidak. Pencampuran beberapa makanan yang lazimnya di daerah lain satu jenis menu, di Banyuwangi bisa mencampur dua dan tiga menu menjadi satu menu baru dengan cita rasa menarik untuk dicoba.

Jika daerah lain, soto menjadi menu tunggal yang disajikan dengan variasi topping dan kuah yang berbeda bergantung di daerah masing-masing. Demikian juga untuk pecel, yang memadukan bumbu kacang untuk pelengkap aneka sayuran dikukus. Lain cerita di Banyuwangi yang memadukan keduanya menjadi Rujak Soto.

Perpaduan Rujak Plus Siraman Kuah Soto

Rujak Soto menjadi salah satu makanan khas yang disajikan di Kabupaten Banyuwangi. Dengan perpaduan yang unik justru menjadikan daya tarik wisatawan dalam dan luar negeri untuk menikmati.

Sebelum mencoba Rujak Soto pasti terbayang rujak dan soto. Bagaimana rasanya dua perpaduan menu tersebut, pastinya berbeda kalau disajikan sendiri-sendiri. Tapi jangan langsung dibayangkan campuran rujak dan soto menjadi satu menu baru.

Rujak soto merupakan rujak sayur dengan siraman kuah soto babat atau daging berwarna kuning. Rujak soto ini dibuat menggunakan petis dan pisang batu dengan daging buah yang dipenuhi biji.

Rujak soto

Yang tidak biasa dilakukan di luar Banyuwangi, bagi masyarakat Banyuwangi justru sebaliknya. Rujak tanpa pisang batu akan terasa hambar dipadu dengan soto menjadi menu khas yang unik dan berbeda. Sementara, isiannya terdiri dari tempe dan tahu goreng, tauge dan kangkung rebus, telur ayam rebus, mentimun, serta lontong.

Booming menu rujak soto, kini banyak warung di Kabupaten Banyuwangi yang menyajikan menu rujak soto. Salah satu warung yang cukup laris menyuguhkan Rujak Soto adalah Mbok Mbret di Kepatihan, Cluring dengan harga seporsi Rp 20 ribu.

Meski lokasinya tidak berada di pusat kota, Warung Rujak Soto Mbok Mbret yang telah berdiri sejak 1970 selalu ramai dikunjungi pembeli. Kuliner legendaris ini tidak hanya digemari warga lokal, tetapi juga menjadi tujuan wisata kuliner favorit bagi wisatawan dari luar kota.

Sego Tempong, Sambalnya Pedas Menggoda 

Popularitas nasi tempong tidak saja dikenal sebagai kuliner khas Banyuwangi, kini juga merambah kota-kota besar di Indonesia. Salah satunya di Kota Surabaya juga mulai buka warung nasi tempong yang menyajikan resep ala Banyuwangi. Namun kalau mau yang asli ya harus berkunjung langsung ke Kabupaten Banyuwangi.

Nasi tempong disajikan dengan nasi putih, aneka lauk pauk, sayuran rebus, lalapan segar, dan sambal uleg pedas yang terbuat dari cabai rawit, tomat ranti, terasi, gula, garam, dan jeruk purut. Ditambah dengan tahu dan tempe goreng, ikan asin goreng, serta sambal yang khas sebagai pelengkap. Sambelnya menjadi pembeda karena disajikan dalam bentuk segar, dan diulek ketika mau disajikan sehingga memunculkan kesegaran dibalut pedas.

Makanan khas Suku Osing bisa dicicipi dengan mendatangi Sego Tempong Mbok Wah di Jalan Gembrung Nomor 220, Lingkungan Watu Ulo R, Glagah. Dibanderol dengan kisaran harga Rp 25-50 ribu. Di sana, ada aneka menu varian nasi tempong lain seperti nasi tempong pindang koyong, nasi tempong cumi, nasi tempong udang, serta berbagai varian lauk lainnya.

Pecel Pitik, Makanan Khas Suku Osing

Mengartikan kalimat pecel pitik bisa jadi tergambar pecel dengan sajian ayam goreng atau kukus atau opor dan varian menu lain. Berbeda halnya dengan pecel pada umumnya, yang dibuat dari bumbu kacang, pecel ini justru menggunakan bahan utama ayam kampung.

Kuliner pertama dari Banyuwangi adalah pecel pitik. Pecel khas Banyuwangi ini dianggap sebagai kuliner sakral Suku Osing. Ayam kampung yang diolah kemudian dipanggang secara utuh dan disuwir-suwir, serta dibumbui rempah-rempah kemiri, cabai rawit, terasi, daun jeruk, dan gula. Pecel ini diberi tambahan parutan kelapa muda yang telah dibumbui.

Makanan ini bisa ditemui di Pesatogan Kemangi, Dusun Krajan, Kemiren, Glagah dengan harga Rp 20 ribu per porsi. Meski tidak sepopuler nasi tempong, pecel pitik masih kerap disajikan dalam kegiatan kumpul-kumpul masyarakat suku osing. Juga bisa dinikmati di beebrapa warung yang menyediakan menu pecel pitik.

Sensasi Pedas Menu Ayam Kesrut

Tempat kuliner selanjutnya dari Banyuwangi adalah ayam kesrut, yang terbuat dari cabai rawit dan cabai besar tanpa santan, serta dilengkapi daging ayam atau daging sapi berkuah bening. Nama kesrut diambil dari kebiasaan makan kuliner pedas, yang mana penikmat seringkali menahan ingus (kesrat-kesrut).

Ayam kesrut

Sementara, nama lainnya adalah uyah asem dengan cita rasa asin dan segar asam. Ayam kesrut ini dapat dijumpai di Warung Kanggo Riko di Karang Sari, Segobang, Licin. Kisaran harga kuliner ayam kesrut hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 10-15 ribu per porsi. Selain itu, kuliner khas Bumi Blambangan juga menyediakan menu hemat untuk per paket dua sampai tiga orang, tentunya dengan harga bervariasi.

Botok Tawon

Terakhir, ada sajian kuliner botok tawon asli Banyuwangi. Makanan ini terbilang unik lantaran menggunakan bahan dasar sarang tawon muda, lalu dimasak dengan bumbu dasar lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai, hingga tomat.

Sajian seporsi botok tawon seperti sajian botok pada umumnya, dibungkus daun pisang, lalu dikukus. Setelah dikukus, aroma yang tercium sangat mirip dengan pepes dan biasanya akan disajikan bersamaan dengan nasi putih hangat, kerupuk, dan lauk pendamping lainnya.

Ketika dimakan, botok tawon menghadirkan sensasi unik seolah ada yang meledak di dalam mulut. Setiap gigitan menyuguhkan tekstur kasar dari larva yang berpadu dengan kelembutan kelapa yang hancur, menciptakan perpaduan rasa yang tak terlupakan bersama sarang tawonnya.

Salah satu warung botok tawon terkenal adalah warung sederhana Bu Misnah di Desa Lemahbang Kulon, Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Botok tawon ini dipercaya dapat meningkatkan stamina. Dengan harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 19.000, tergantung lauk, menu ini menjadi favorit di desa di Banyuwangi.

Baca juga: Menjelajahi Keindahan Surgawi dan Tantangan Fisik di Kawah Ijen Banyuwangi

 

Tags: kuliner enak banyuwangikuliner khas banyuwangirujak soto banyuwangisego tempong
Share186Tweet116

TERKINI

kuliner khas Banyuwangi

Mengenal Kuliner Khas Banyuwangi: dari Rujak Soto sampai Ayam Kesrut

23 April 2026
Gunung Semeru: Fakta dan Keunikan Gunung Tertinggi di Jawa

Gunung Semeru: Fakta dan Keunikan Gunung Tertinggi di Jawa

23 April 2026
investasi emas

Kenali Pilihan Investasi Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Kapan Waktu Tepat Membeli dan Menjual? 

23 April 2026
Mindset UMKM yang Wajib Dimiliki di Era Digital

Mindset yang Perlu Dimiliki UMKM di Era Digital agar Bisa Bertahan dan Berkembang

23 April 2026
km 0 selatan indonesia

Melongok Kiprah JNE di ‘KM 0’ Selatan Indonesia

22 April 2026
12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

12 Makanan Khas Riau yang Menggugah Selera

22 April 2026

POPULER

Candi Bajang Ratu: Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit

Candi Bajang Ratu: Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit

by Penulis JNEWS
30 March 2026

Cara Menghemat Energi yang Sederhana di Tengah Ancaman Krisis

Cara Menghemat Energi yang Sederhana tapi Efektif

by Penulis JNEWS
2 April 2026

Cara Makan Sushi dengan Etika yang Tepat menurut Tradisi Jepang

Cara Makan Sushi dengan Etika yang Tepat menurut Tradisi Jepang

by Penulis JNEWS
27 March 2026

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

by Penulis JNEWS
6 April 2026

Patung Terbesar di Dunia dengan Ukuran Fantastis

7 Patung Terbesar di Dunia dengan Ukuran Fantastis

by Penulis JNEWS
6 April 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal