JNEWS – Sebagai wujud rasa syukur perusahaan, di bulan Ramadan 1447 H JNE kembali mengunjungi panti dan yayasan anak yatim untuk menggelar acara buka puasa bersama (bukber). Yayasan Yatim Shohibul Istiqomah di Kramat Jati, Jakarta Timur, adalah salah satu yang dikunjungi oleh tim JNE.
Penuh antusias dan suka cita, sebanyak 40 anak yatim Yayasan Shohibul Istiqomah mengikuti acara bukber yang diadakan oleh JNE, Selasa (4/3/2026). Selain membagi-bagikan takjil dan makanan serta memberikan donasi berupa uang, JNE juga menghadirkan seorang pendongeng bernama Kak Bram lengkap dengan boneka lucunya bernama Dito untuk menghibur anak-anak bernasib kurang beruntung tersebut.
Kak Bram mendongeng bersama boneka Dito dengan bahasa yang lucu khas anak-anak bertemakan perubahan dari yang tidak baik menjadi baik, anak-anak yang tidak berpuasa namun setelah mendapat nasehat menjadi rajin berpuasa. Kelucuan Kak Bram dan boneka Dito mengundang gelak tawa anak-anak yatim yang sudah ditinggal orang tuanya sejak kecil.

“Mengunjungi panti dan kemudian bukber bareng anak yatim adalah bentuk kepedulian JNE terhadap anak-anak kurang beruntung. Semoga para anak yatim bahagia dan mendoakan JNE agar ke depannya terus tumbuh dan berkembang,” ujar Wahyu dari Departemen EGD selaku perwakilan dari JNE. Tampak mendampingi dalam acara, Gunawan, pimpinan dari Hub JNE Jakarta Timur.
Kehadiran JNE disambut dengan senang oleh pihak yayasan. “Kami bangga dan berterima kasih kepada JNE yang masih tetap peduli dengan para anak yatim. Semoga langkah JNE dicontoh dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya,” ujar pengasuh yayasan, Eka.
Ia mengungkapkan, Yayasan Shohibul Istiqomah berdiri sejak 2015 dan sekarang mengurusi sekitar 40 anak yatim dengan rentang usia 7-16 tahun. “Alhamdulillah, para anak yatim bahagia dan senang dengan kedatangan JNE. Mereka sudah tidak mempunyai orang tua kandung. Saya dan para anak yatim di sini mendoakan agar JNE ke depannya semakin maju,” ucapnya.
Naufal (13 tahun) seorang anak yatim yang sudah 3 tahun tinggal di yayasan larut dalam kegembiraan saat mengikuti acara. “Senang sekali. Makanannya enak-enak. Apalagi tadi Kak Bram yang sudah mendongeng. Semoga JNE sering datang ke sini. Kami dan teman-teman mendoakan JNE agar ke depannya semakin Berjaya. Seperti saya yang sejak kecil ditinggal orang tua, teman-teman di sini semuanya juga sudah tidak ada orang tuanya. Terima kasih JNE yang sudah mau menengok kami,” tandasnya. *












