JNEWS – Mencari negara yang murah untuk dikunjungi tak cuma untuk menekan biaya, tapi juga tentang menemukan tempat yang tetap memberi pengalaman lengkap tanpa harus serba mahal.
Banyak tujuan wisata di dunia yang sebenarnya masih ramah di kantong jika tahu cara memilihnya. Mulai dari negara tetangga di Asia Tenggara sampai kawasan yang sedikit lebih jauh, pilihannya cukup beragam. Biaya makan, transportasi, dan penginapan bisa berbeda jauh tergantung negaranya, bahkan untuk standar yang sama.
Karena itu, penting melihat gambaran umum sebelum menentukan tujuan. Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan tetap bisa nyaman tanpa harus keluar banyak biaya.
Ini Dia Negara yang Murah untuk Dikunjungi di Masa Liburan Mendatang
Setiap negara punya daya tarik yang berbeda, dan hal itu memengaruhi bagaimana kita mengatur pengeluaran selama di sana. Ada yang unggul di wisata alam, ada yang kuat di sisi budaya, dan ada juga yang menawarkan keduanya sekaligus.
Harga yang lebih terjangkau bukan berarti pilihan destinasinya terbatas. Banyak tempat menarik yang bisa dinikmati tanpa harus masuk ke kategori wisata mahal. Beberapa negara bahkan sudah punya infrastruktur yang memudahkan traveler hemat untuk tetap bergerak dengan mudah.
Jadi, pengin liburan ke luar negeri? Berikut beberapa pilihan negara yang murah untuk dikunjungi di masa liburan mendatang.

1. Vietnam
Vietnam termasuk salah satu negara dengan rasio harga vs pengalaman terbaik di Asia Tenggara. Biaya makan sangat murah jika memilih street food atau warung lokal, bahkan satu porsi pho bisa didapat mulai sekitar Rp20–40 ribu.
Transportasi antarkota seperti bus sleeper juga terjangkau dan cukup nyaman. Akomodasi hostel atau hotel bujet bisa ditemukan di kisaran Rp100–300 ribu per malam, tergantung kota.
Kota seperti Hanoi dan Ho Chi Minh cenderung sedikit lebih mahal dibanding daerah seperti Hoi An. Banyak destinasi alam seperti Ha Long Bay memang punya biaya tambahan tur, tapi masih relatif masuk akal. Aktivitas wisata di sini cukup variatif, dari budaya sampai alam.
Secara keseluruhan, Vietnam merupakan negara yang murah untuk dikunjungi dan cocok untuk perjalanan santai maupun eksplorasi panjang.
Estimasi bujet harian: Rp250.000 – Rp500.000
Baca juga: Ha Long Bay: Keindahan Teluk Legendaris yang Jadi Ikon Vietnam
2. Thailand
Thailand punya infrastruktur wisata yang sudah sangat matang, jadi mudah diakses bahkan untuk pemula. Makanan lokal seperti pad thai, mango sticky rice, dan tom yum tersedia murah di street market.
Transportasi dalam kota seperti BTS di Bangkok atau songthaew di Chiang Mai cukup efisien dan terjangkau. Akomodasi sangat fleksibel, dari hostel murah sampai hotel nyaman dengan harga bersahabat.
Untuk destinasi pantai seperti Phuket atau Phi Phi, biaya bisa sedikit naik terutama di musim ramai. Namun jika pintar memilih lokasi, tetap bisa hemat. Banyak kuil dan tempat wisata yang biaya masuknya rendah atau bahkan gratis. Thailand juga cocok untuk liburan santai maupun eksplorasi aktif.
Estimasi bujet harian: Rp300.000 – Rp700.000
3. Kamboja
Kamboja sering jadi pilihan negara yang murah dikunjungi bagi traveler, terutama untuk eksplorasi pengalaman budaya. Harga makanan lokal sangat murah, dan porsi biasanya cukup besar. Penginapan murah mudah ditemukan, terutama di kota seperti Siem Reap dan Phnom Penh.
Biaya terbesar biasanya ada pada tiket masuk Angkor Wat, yang sekitar USD 37 (sekitar Rp580 ribu) untuk satu hari. Namun di luar itu, pengeluaran harian bisa ditekan cukup rendah.
Transportasi seperti tuk-tuk juga masih terjangkau untuk jarak dekat. Suasana di Kamboja cenderung lebih santai dan tidak terlalu padat turis dibanding Thailand. Cocok untuk perjalanan yang lebih santai sambil menikmati suasana lokal.
Estimasi bujet harian: Rp250.000 – Rp500.000 (di luar tiket Angkor)
4. India
India terkenal sebagai negara yang murah untuk dikunjungi lantaran biaya hidupnya sangat rendah, tapi tetap menawarkan pengalaman yang sangat kaya. Makanan lokal seperti thali bisa didapat dengan harga sangat murah dan sudah termasuk beberapa menu sekaligus.
Transportasi seperti kereta api menjadi pilihan utama karena murah dan menjangkau hampir seluruh wilayah. Akomodasi murah sangat banyak, meskipun kualitasnya perlu seleksi lebih teliti.
Tempat wisata seperti Taj Mahal memang punya tiket cukup mahal untuk turis asing, tapi masih sebanding dengan pengalaman yang didapat. India juga cocok untuk perjalanan panjang karena biaya bisa ditekan. Namun perlu persiapan ekstra dari sisi kenyamanan dan kebiasaan lokal.
Estimasi bujet harian: Rp200.000 – Rp500.000
5. Turki
Turki sering dianggap sebagai “Eropa versi lebih terjangkau”. Harga makanan masih masuk akal, terutama jika makan di restoran lokal atau membeli street food seperti kebab dan simit.
Transportasi umum di kota besar seperti Istanbul cukup efisien dan tidak terlalu mahal. Akomodasi murah juga tersedia, tapi harga bisa naik saat high season.
Destinasi seperti Cappadocia memang punya aktivitas mahal seperti balon udara, tapi sifatnya opsional. Banyak tempat wisata sejarah yang bisa dikunjungi dengan biaya tiket yang relatif terjangkau dibanding Eropa Barat. Nilai tukar mata uang juga sering menguntungkan wisatawan.
Estimasi bujet harian: Rp500.000 – Rp1.000.000
6. Maroko
Maroko menawarkan pengalaman unik dengan nuansa Afrika Utara yang eksotis. Makanan lokal seperti tagine dan couscous relatif terjangkau jika makan di tempat lokal.
Penginapan berupa riad (rumah tradisional) bisa ditemukan dengan harga cukup bersahabat. Transportasi antar kota seperti kereta dan bus cukup efisien. Biaya bisa meningkat jika mengambil tur ke gurun Sahara, karena biasanya paketnya sudah termasuk akomodasi dan aktivitas.
Pasar tradisional (souk) sering jadi tempat belanja menarik, tapi perlu kemampuan tawar-menawar. Kota seperti Marrakech dan Fes punya suasana khas yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Maroko cocok untuk pengalaman budaya yang berbeda dari Asia.
Estimasi bujet harian: Rp400.000 – Rp800.000
7. Georgia
Georgia mulai populer karena biaya yang relatif rendah dibanding Eropa lainnya. Makanan lokal seperti khachapuri dan khinkali terkenal murah dan mengenyangkan. Akomodasi murah cukup banyak, terutama di Tbilisi.
Transportasi umum seperti marshrutka (angkot lokal) sangat murah untuk perjalanan antar kota. Banyak destinasi alam seperti pegunungan Kazbegi yang bisa dinikmati tanpa biaya besar. Cocok untuk yang ingin pengalaman Eropa tanpa biaya tinggi.
Estimasi bujet harian: Rp350.000 – Rp700.000
8. Laos
Laos dikenal sebagai salah satu negara yang murah untuk dikunjungi dan paling santai di Asia Tenggara. Biaya hidupnya rendah, terutama untuk makanan dan penginapan sederhana.
Kota seperti Luang Prabang menawarkan banyak aktivitas alam dengan harga masuk yang terjangkau. Transportasi antar kota biasanya menggunakan bus atau minivan dengan harga murah. Suasana di Laos tidak terlalu ramai, cocok untuk yang ingin slow travel.
Banyak aktivitas seperti menikmati sungai Mekong atau air terjun yang tidak membutuhkan biaya besar. Pilihan makanan mungkin tidak sebanyak Thailand, tapi tetap cukup variatif. La
Estimasi bujet harian: Rp200.000 – Rp400.000
9. Nepal
Nepal adalah destinasi favorit untuk pencinta alam dan trekking. Biaya makan dan penginapan di kota seperti Kathmandu dan Pokhara relatif murah.
Trekking di Himalaya memang membutuhkan biaya tambahan seperti izin dan guide, tapi masih lebih murah dibanding destinasi pegunungan lain di dunia.
Banyak pilihan penginapan sederhana untuk backpacker. Transportasi antar kota bisa menggunakan bus lokal yang murah, meskipun tidak selalu nyaman.
Pemandangan alam menjadi daya tarik utama yang tidak membutuhkan biaya mahal. Nepal juga menawarkan pengalaman budaya yang khas. Cocok untuk perjalanan yang fokus pada alam dan petualangan.
Estimasi bujet harian: Rp250.000 – Rp600.000
Baca juga: Mengenal Seven Summits: Tujuh Puncak Tertinggi di Dunia
Menjelajahi negara yang murah untuk dikunjungi memberi banyak pilihan tanpa perlu mengorbankan pengalaman selama perjalanan. Dengan perhitungan yang rapi, tiap destinasi tetap bisa dinikmati dengan nyaman dan terasa cukup.