JNEWS – Bengkulu kini semakin sering menjadi tujuan wisata. Kalau berlibur ke Bumi Rafflesia ini, pastinya jangan sampai lupa untuk berburu oleh-oleh khas Bengkulu.
Pilihannya cukup beragam, karena banyak produk bisa ditemukan di banyak sudut kota. Mulai dari makanan tradisional sampai produk kerajinan.
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Bengkulu Populer

Pilihan oleh-oleh khas Bengkulu bisa disesuaikan dengan bujet, selera, hingga kebutuhan. Rata-rata praktis dibawa pulang dan awet. Berikut rekomendasinya.
1. Kue Bay Tat
Kue Bay Tat termasuk oleh-oleh khas Bengkulu yang paling dikenal. Bentuknya kombinasi antara pie dan tart. Dulu kue ini hanya disajikan untuk kalangan bangsawan di masa Kesultanan Bengkulu. Nama “bay” berarti induk, sedangkan “tat” merujuk pada tart, sehingga sering dimaknai sebagai “ibu” dari kue tart.
Sekarang kue ini sudah dijual luas di berbagai toko oleh-oleh dengan harga yang masih terjangkau. Pilihan rasanya mulai beragam, seperti cokelat dan keju, tapi varian nanas tetap paling banyak dicari karena dianggap paling mendekati rasa aslinya.
Baca juga: 9 Tempat Wisata Terbaik di Bengkulu, dari Pantai hingga Wisata Sejarah
2. Kue Perut Punai
Kue Perut Punai dikenal dari bentuknya yang melingkar, menyerupai bagian dalam perut burung punai. Teksturnya renyah, enak dimakan sebagai teman minum teh atau kopi. Karena cukup tahan lama dan tidak mudah hancur, kue ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Bengkulu yang cukup populer.
Tersedia kue punai dengan cita rasa manis, dilapisi karamel gula aren dengan warna cokelat mengilap dan rasa legit. Selain itu, juga ada versi gurih yang tidak menggunakan lapisan gula, sehingga rasa adonannya lebih terasa. Keduanya mudah ditemukan di toko oleh-oleh seperti Jaya Rasa maupun Sari Rasa di kawasan Anggut Atas.
3. Lempuk Durian
Lempuk durian mirip dodol. Bedanya lempuk dibuat hampir sepenuhnya dari daging durian tanpa campuran tepung, sehingga rasanya lebih pekat dan aromanya lebih kuat. Teksturnya lembut dan agak lengket, tapi tidak terlalu kenyal.
Kualitasnya sangat tergantung pada jenis dan kematangan durian yang digunakan, jadi tiap produsen bisa punya rasa yang sedikit berbeda. Sebagai oleh-oleh khas Bengkulu, lempuk cukup praktis karena bisa bertahan sekitar dua sampai tiga minggu di suhu ruang. Kalau ingin lebih awet, bisa disimpan di wadah tertutup di kulkas.
4. Sirup Kalamansi
Sirup kalamansi adalah minuman khas Bengkulu yang dibuat dari jeruk kalamansi atau jeruk kunci. Rasanya segar, kombinasi asam dan manis yang ringan, cocok diminum saat cuaca panas. Kandungan vitamin C-nya juga cukup tinggi.
Daya simpannya cukup lama karena dibantu oleh gula dan asam alami dari buah, tanpa perlu pengawet tambahan. Jika disimpan dengan benar, sirup ini bisa bertahan hingga sekitar satu tahun. Beberapa merek yang cukup dikenal antara lain GiwiGewi, Putri Bengkulu, dan Bukit Bengkulu.
5. Manisan Terong
Manisan terong termasuk oleh-oleh khas Bengkulu yang cukup unik karena mengubah bahan yang biasa jadi sayur menjadi camilan manis. Bentuknya sekilas mirip kurma, dengan rasa legit dan tanpa sisa rasa terong yang mencolok. Teksturnya kenyal dan tidak terlalu keras, enak banget.
Karena menggunakan gula sebagai pengawet alami, manisan ini bisa bertahan cukup lama, bahkan hingga beberapa bulan di suhu ruang. Produk ini banyak dijual di pusat oleh-oleh, terutama di Anggut Atas dan Padang Kemiling. Salah satu merek yang sering direkomendasikan adalah Sari Rasa.
6. Kerupuk Tuiri
Kerupuk tuiri dibuat dari olahan tulang ikan tenggiri, jadi termasuk produk yang memanfaatkan bahan yang sebelumnya tidak terpakai. Teksturnya renyah, dengan rasa gurih khas ikan yang tidak terlalu tajam. Selain itu, kerupuk ini juga mengandung kalsium dan protein dari bahan dasarnya.
Varian rasanya cukup banyak, mulai dari original, balado, pedas manis, sampai jagung bakar dan cheese corn. Bahkan ada juga rasa jeruk yang sedikit berbeda dari biasanya. Untuk membeli, Toko Jaya Rasa sering jadi rujukan karena dikenal sebagai salah satu pusat produksi dengan pilihan yang lengkap.

7. Kopi Bengkulu
Kopi Bengkulu termasuk oleh-oleh yang paling dicari, terutama jenis robusta. Daerah seperti Kepahiang dan Rejang Lebong dikenal sebagai penghasil utama. Karakter kopinya cenderung bold, dengan aroma nutty yang cukup kuat dan body yang tebal. Selain robusta, ada juga arabika dari dataran yang lebih tinggi. Rasanya lebih ringan, dengan sedikit asam buah.
Untuk pilihan merek, Bencoolen Coffee cukup dikenal dengan kemasan premium yang cocok dijadikan hadiah. Ada juga Kopi Sintaro, varietas robusta unggulan dari Kepahiang. Kalau ingin pilihan lebih lengkap, Bencoolen Coffee House menyediakan biji dan bubuk dengan berbagai varian.
8. Batik Besurek
Batik Besurek adalah batik dengan motif yang sangat khas dari Bengkulu. Nama “besurek” sendiri merujuk pada unsur tulisan yang jadi elemen utama. Motif utamanya berupa kaligrafi, yang menggunakan huruf Arab gundul yang sifatnya dekoratif. Selain itu, juga ada yang bermotif lokal seperti bunga rafflesia dan burung kuau.
Warna yang digunakan juga cukup berani, seperti merah, biru, hitam, dan kuning emas. Kombinasi ini membuat tampilannya kuat dan mudah dikenali. Untuk koleksi yang lebih klasik, Batik Besurek H. Djunaidi dikenal sebagai salah satu gerai yang banyak direkomendasikan.
9. Kerajinan Kulit Lantung
Kerajinan kulit lantung dibuat dari kulit kayu yang diolah menjadi lembaran, lalu dibentuk jadi berbagai produk. Bahan ini sudah dikenal sejak lama, bahkan pernah dijadikan pakaian saat masa penjajahan karena keterbatasan kain. Sekarang fungsinya lebih ke produk kreatif dengan nilai budaya yang tinggi.
Variasinya cukup banyak, mulai dari aksesori kecil seperti gantungan kunci dan pembatas buku, sampai tas, dompet, topi, dan sandal dengan tampilan etnik. Ada juga yang dijadikan hiasan dinding seperti lukisan atau kaligrafi.
Untuk mencari produk yang lebih beragam, Anggut Atas jadi salah satu sentra utama, selain toko seperti Sari Rasa atau galeri pengrajin di Jalan Soekarno-Hatta.

10. Kerajinan Kerang
Kerajinan kerang berkembang karena Bengkulu punya wilayah pesisir yang luas. Cangkang kerang yang awalnya tidak terpakai diolah jadi produk dekoratif yang unik dan bernilai seni tinggi.
Produknya beragam, mulai dari aksesori seperti kalung dan gelang, sampai barang dekorasi seperti bingkai foto, kotak tisu, vas, dan stoples. Ada juga tirai kerang untuk pintu atau jendela, serta lampu hias dari cangkang besar yang dilubangi.
Untuk mencarinya, bisa ke kawasan Pantai Panjang, Pasar Malabero, atau toko oleh-oleh di Anggut Atas.
11. Miniatur Dol
Miniatur dol adalah replika dari alat musik tradisional Bengkulu yang digunakan dalam perayaan Tabot. Bentuknya khas dengan ukuran yang bervariasi. Ada versi kecil untuk gantungan kunci atau tempelan kulkas, versi sedang untuk pajangan meja lengkap dengan stik, dan versi lebih besar yang dibuat sebagai display atau koleksi.
Produk ini mudah ditemukan di pusat oleh-oleh, terutama di Anggut Atas, galeri kerajinan di Malabero, atau toko suvenir seperti Helya Gift Shop.
Baca juga: 13 Makanan Khas Bengkulu yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung
Dengan pilihan yang cukup beragam, oleh-oleh khas Bengkulu di atas tidak sulit dicari dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tinggal memilih mana yang paling pas untuk dibawa pulang.












