JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia

by Penulis JNEWS
21 April 2026
Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Louvre Museum disebut sebagai museum seni terbesar di dunia. Letaknya di Paris, Prancis. Sebutan tersebut pastinya bukan omong kosong belaka. Bangunan museum ini begitu luas, koleksinya sangat banyak, dan tiap bagian menampilkan karakter yang berbeda.

Tempat ini punya sejarah panjang yang masih terasa di setiap sudutnya yang layak untuk ditelusuri setidaknya sekali seumur hidup.

Jejak Sejarah dan Perkembangan Louvre Museum

Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia

Sebelum menjadi museum, bangunan ini telah berubah fungsi berkali-kali selama lebih dari 800 tahun.

Awalnya, sekitar tahun 1190, Philippe Auguste membangun Louvre sebagai benteng pertahanan, untuk melindungi Paris dari ancaman Viking dan Inggris. Karena itu, struktur utamanya dibuat berdinding tebal dan berparit. Sekarang, sisa bagian ini masih ada dan bisa dilihat di area bawah tanah yang dikenal sebagai Medieval Louvre.

Masuk abad ke-14, Charles V mengubah benteng ini jadi kediaman kerajaan. Renovasi pun dilakukan agar lebih nyaman ditempati, termasuk menambah taman dan elemen dekoratif. Kemudian, di tahun 1546 saat Francis I of France berkuasa, struktur lama dibongkar dan diganti dengan bangunan bergaya Renaisans. Saat itulah Mona Lisa masuk ke dalam koleksi kerajaan. Louvre akhirnya tidak lagi sekadar tempat tinggal keluarga kerajaan, tetapi menjadi ruang penyimpanan karya seni.

Situasi berubah lagi pada 1682 saat Louis XIV memindahkan pusat pemerintahan ke Versailles. Louvre pun beralih fungsi lagi menjadi pusat aktivitas seniman dan cendekiawan. Kondisi ini berlangsung cukup lama sebelum akhirnya muncul keputusan baru setelah Revolusi Prancis.

Tahun 1793, Louvre Museum resmi dibuka untuk umum. Pemerintah saat itu memutuskan bahwa koleksi kerajaan harus bisa diakses publik. Awalnya hanya sekitar 537 lukisan yang dipamerkan. Koleksinya ini terus bertambah hingga seperti sekarang.

Perubahan modern terjadi pada 1989 lewat proyek Grand Louvre di bawah Presiden François Mitterrand. Arsitek I. M. Pei merancang Piramida Kaca sebagai pintu masuk utama. Desain ini sempat diperdebatkan karena kontras dengan bangunan lama. Namun seiring waktu, piramida ini justru membuat Louvre Museum semakin terkenal dan akhirnya jadi salah satu ikon Prancis.

Selain mengubah tampilan, elemen piramida ini juga berperan memperbaiki alur pengunjung dan akses ruang bawah tanah. Louvre akhirnya punya sistem yang lebih rapi tanpa menghilangkan karakter lamanya.

Baca juga: Leonardo da Vinci: Profil Singkat mengenai Hidup dan Karya Seniman Renaissance Terbesar

Koleksi dan Daya Tarik Louvre Museum

Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia

Daya tarik utama Louvre Museum bukan hanya koleksi seninya yang luar biasa, tapi juga arsitektur bangunannya yang ikonik. Berikut adalah “bintang utama” yang wajib dilihat jika ingin mengunjungi museum seni terbesar di dunia ini.

1. The Big Three

Istilah The Big Three di Louvre Museum merujuk pada tiga mahakarya paling ikonik yang menjadi alasan utama jutaan turis berkunjung setiap tahunnya. Jika hanya punya waktu singkat, tiga karya inilah yang wajib masuk dalam daftar prioritas.

Mona Lisa (La Joconde) – Leonardo da Vinci

Lukisan ini memang punya posisi penting dalam sejarah seni. Karya ini dikenal karena teknik sfumato, yaitu perpaduan warna yang halus tanpa garis tegas, sehingga wajah terlihat lebih hidup. Sosoknya diyakini adalah Lisa Gherardini, istri seorang pedagang dari Florence. Selain wajah, latar belakangnya juga disusun dengan perspektif yang memberi kedalaman ruang.

Lokasinya ada di Sayap Denon, Lantai 1, tepatnya di Salle des États (Ruang 711). Area ini diatur dengan sistem antrean berjalur untuk mengatur arus pengunjung. Lukisan dilindungi kaca khusus untuk menjaga kondisinya.

Venus de Milo (Aphrodite dari Milos)

Patung ini termasuk karya Yunani kuno yang dianggap sebagai definisi standar kecantikan klasik. Sosoknya diyakini sebagai Aphrodite, dewi cinta dalam mitologi Yunani, yang oleh Romawi dikenal sebagai Venus. Dibuat sekitar tahun 100 SM dari marmer Paros, kualitas pahatannya menunjukkan teknik yang sudah sangat matang di zamannya.

Kedua lengan patung ini hilang. Sampai sekarang belum ditemukan. Di Louvre Museum, patung ini berada di Sayap Sully, lantai dasar, Ruang 345 (Gallery of the Venus de Milo).

Winged Victory of Samothrace (Nike)

Patung ini dikenal sebagai salah satu mahakarya yang dibuat sekitar abad ke-2 SM. Sosoknya menggambarkan Nike, dewi kemenangan, yang ditampilkan seolah baru mendarat di haluan kapal. Detail kainnya jadi bagian yang paling menonjol. Lipatannya tampak menempel di tubuh seperti kain basah, padahal dipahat dari marmer.

Lengan patung ini juga hilang, begitu juga dengan kepalanya. Di Louvre Museum, lokasinya ada di Sayap Denon, lantai 1, tepat di atas Tangga Daru.

2. Arsitektur yang Menakjubkan

Louvre bukan hanya soal isi, tapi juga bangunannya sendiri. Kompleks ini berkembang selama ratusan tahun, jadi wajar kalau gaya arsitekturnya beragam. Berikut adalah bagian-bagiannya yang perlu ditelusuri.

Piramida Kaca

Dirancang oleh I.M. Pei dan selesai pada 1989, piramida ini berfungsi sebagai pintu masuk utama. Struktur kaca dipilih untuk menjaga visibilitas bangunan lama di sekitarnya.

Cour Carrée

Bagian ini adalah inti dari Louvre lama sebelum mengalami perluasan. Dibangun dengan gaya Renaisans Prancis, terlihat dari fasad yang simetris dan detail ukiran. Halaman tengahnya ada ruang terbuka di antara struktur besar.

Apartemen Napoleon III

Ruangan ini menampilkan gaya Second Empire pada abad ke-19. Dekorasinya menonjolkan kemewahan, dengan dominasi emas, kain dengan tekstur berat, dan lampu kristal. Ada ruang tamu hingga ruang makan resmi.

3. Departemen Barang Antik dan Sejarah

Kalau ingin melihat sisi Louvre Museum yang lebih tua dari karya seni klasik Eropa, bagian ini bisa jadi pilihan. Koleksinya mencakup peradaban yang sudah ada jauh sebelum era Renaissance.

Barang Antik Mesir

Koleksi ini mencakup ribuan artefak dari berbagai periode Mesir kuno. Salah satu yang terkenal adalah The Seated Scribe, yang menampilkan sosok dengan detail realistis. Ada juga Sphinx dari Tanis yang berukuran besar dan dibuat dari granit. Banyak artefak lain seperti sarkofagus, perhiasan, dan alat tulis di sini.

Kode Hammurabi

Hukum tertulis tertua dari Babilonia ini dibuat sekitar abad ke-18 SM. Isinya mencakup berbagai aturan, dari perdagangan hingga hukuman pidana, dengan tulisan paku yang diukir langsung pada batu basalt.

Louvre Abad Pertengahan

Area ini memperlihatkan bagian Louvre saat masih menjadi benteng pada abad ke-12. Sisa fondasi dan paritnya masih bisa disaksikan.

4. Galeri Lukisan yang Megah

Bagian ini menampilkan lukisan dalam skala besar dengan ruang yang dirancang khusus. Berikut bagian-bagian yang bisa dikunjungi.

Galerie d’Apollon

Galeri ini dikenal dengan langit-langitnya yang penuh lukisan bertema mitologi. Desainnya terinspirasi dari Galerie des Glaces di Versailles. Di tempat ini tersimpan perhiasan mahkota Prancis. Koleksinya mencakup mahkota, pedang, dan perhiasan kerajaan lainnya.

Lukisan di plafon menggambarkan kisah dewa Apollo. Detail dekorasinya sangat padat dan dibuat dengan teknik tinggi.

The Wedding Feast at Cana (Veronese)

Lukisan ini dibuat oleh Paolo Veronese pada abad ke-16. Adegan yang ditampilkan adalah ketika Yesus hadir di pesta pernikahan di Kana. Ukurannya besar karena awalnya dibuat untuk ruang makan biara.

Tip Berkunjung ke Louvre Museum

Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia

Mulai awal 2026, pengelolaan kunjungan di Louvre Museum dibuat lebih ketat untuk mengurangi kepadatan.

Untuk harga tiket, pengunjung non-Uni Eropa dikenakan €32. Sementara itu, warga Uni Eropa membayar €22. Untuk semua pengunjung di bawah 18 tahun, serta warga Uni Eropa di bawah 26 tahun dengan identitas yang masih berlaku bisa gratis. Louvre juga tetap menyediakan akses gratis di waktu tertentu, yaitu setiap Jumat pertama tiap bulan setelah pukul 18.00, kecuali Juli dan Agustus.

Secara umum, museum buka pukul 09.00 sampai 18.00 pada Senin, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Untuk hari Rabu dan Jumat, jam kunjungan diperpanjang sampai 21.45. Louvre tutup setiap hari Selasa.

Soal akses masuk, sekarang hampir wajib melakukan pemesanan tiket dengan waktu kunjungan tertentu lewat situs resmi Louvre Museum. Tiket di lokasi sudah sangat jarang tersedia, terutama saat musim ramai. Sistem ini dipakai untuk mengatur jumlah pengunjung per jam. Jadi tanpa reservasi, kemungkinan besar tidak bisa masuk di hari yang sama.

Baca juga: Museum The Blanco Renaissance: Galeri Seni dengan Sentuhan Eksentrik dan Elegan

Louvre Museum berlokasi di Paris, Prancis, tepat di tepi Sungai Seine dan tidak jauh dari pusat kota. Letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau dengan berbagai transportasi umum. Buat pencinta seni, ada baiknya memasukkan tempat ini dalam bucket list, karena koleksinya tidak hanya terkenal, tapi juga memberi gambaran luas tentang perkembangan seni dari berbagai zaman dan peradaban.

Tags: jam buka Louvrekoleksi Louvrelokasi LouvreLouvre Prancislukisan Monalisamuseum di ParisMuseum Louvremuseum seni terbesarParis Prancistiket Louvre
Share186Tweet116
Next Post
kurir jne di jembatan cirahong

Cerita Kurir JNE Ciamis, Pelintas di Jembatan Cirahong yang Bersejarah

TERKINI

kurir jne di jembatan cirahong

Cerita Kurir JNE Ciamis, Pelintas di Jembatan Cirahong yang Bersejarah

21 April 2026
Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia

Louvre Museum: Mengenal Museum Seni Terbesar di Dunia

21 April 2026
ukm tembus ekspor

Program Pendampingan dari Kemendag Bawa UKM Tembus Ekspor

21 April 2026
motor listrik makin jadi incaran

Waswas Harga BBM, Motor Listrik Makin Jadi Incaran

20 April 2026
Makanan Khas Sulawesi Barat yang Paling Populer dan Lezat

14 Makanan Khas Sulawesi Barat yang Paling Populer dan Lezat

20 April 2026
Gerbang Brandenburg: Mengenal Landmark Bersejarah di Jerman

Gerbang Brandenburg: Mengenal Landmark Bersejarah di Jerman

20 April 2026

POPULER

Candi Bajang Ratu: Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit

Candi Bajang Ratu: Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit

by Penulis JNEWS
30 March 2026

Cara Menghemat Energi yang Sederhana di Tengah Ancaman Krisis

Cara Menghemat Energi yang Sederhana tapi Efektif

by Penulis JNEWS
2 April 2026

Cara Makan Sushi dengan Etika yang Tepat menurut Tradisi Jepang

Cara Makan Sushi dengan Etika yang Tepat menurut Tradisi Jepang

by Penulis JNEWS
27 March 2026

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

by Penulis JNEWS
6 April 2026

Patung Terbesar di Dunia dengan Ukuran Fantastis

7 Patung Terbesar di Dunia dengan Ukuran Fantastis

by Penulis JNEWS
6 April 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal