JNEWS – Patagonia Amerika Selatan merupakan kawasan di ujung selatan benua Amerika Selatan yang wilayahnya terbentang di Argentina dan Chile. Kawasan ini mencakup area yang sangat luas, dengan Pegunungan Andes sebagai salah satu bentang alam utamanya.
Nama Patagonia sering muncul dalam cerita perjalanan, dokumenter alam, atau foto-foto pegunungan yang dramatis. Letaknya yang jauh dari pusat-pusat kota besar membuat Patagonia punya karakter yang khas. Jarak antardestinasi juga cukup jauh sehingga perjalanan ke kawasan ini membutuhkan perencanaan.
Lanskap Patagonia Amerika Selatan yang Membuatnya Istimewa

Salah satu daya tarik utama Patagonia Amerika Selatan adalah perubahan lanskap yang bisa terjadi dalam satu perjalanan. Di kawasan pegunungan, pemandangan didominasi puncak-puncak Andes yang menjulang dengan lereng berbatu dan lembah luas. Beberapa area dikelilingi hutan subantarktik yang tumbuh di tengah kondisi iklim dingin dan berangin.
Berikutnya, ada danau. Airnya dapat terlihat biru atau kehijauan karena pengaruh sedimen halus dari gletser. Di wilayah lain, bentang alam berubah menjadi padang stepa yang luas, dengan rerumputan pendek dan vegetasi yang mampu bertahan menghadapi angin kencang.
Lalu, ada gletser. Es yang turun dari kawasan pegunungan membentuk aliran gletser besar, sementara sebagian lainnya berakhir di danau atau lembah. Sementara itu, di Patagonia Chile, ada fjord dan saluran laut yang menambah variasi lanskap.
Kombinasi pegunungan, air, es, dan padang terbuka membuat setiap kawasan punya karakter pemandangan sendiri.
Baca juga: 14 Oleh-Oleh Khas Chile yang Paling Populer dan Wajib Dibawa Pulang
Tempat Wisata Menarik di Patagonia Amerika Selatan
Patagonia punya banyak destinasi yang masing-masing menawarkan pengalaman berbeda. Berikut beberapa tempat yang menarik untuk dimasukkan dalam rencana perjalanan ke kawasan ini.
1. Torres del Paine National Park
Torres del Paine National Park berada di Patagonia Amerika Selatan bagian Chile dan menjadi salah satu tujuan populer untuk trekking. Ikon utamanya adalah tiga menara granit yang menjulang tinggi di atas lembah. Kawasan taman nasional ini juga memiliki jalur pendakian, danau, sungai, serta area pengamatan satwa. Jalur W dan O menjadi pilihan populer bagi wisatawan yang ingin menjelajah dengan berjalan kaki selama beberapa hari.
2. Perito Moreno Glacier
Perito Moreno Glacier berada di Los Glaciares National Park, Argentina, dan dapat dicapai dari kota El Calafate. Gletser ini memiliki dinding es besar yang menghadap ke Danau Argentino. Pengunjung dapat melihatnya dari sejumlah balkon pengamatan atau mengikuti perjalanan menggunakan perahu untuk melihat bagian depan gletser dari permukaan air. Salah satu momen yang sering ditunggu adalah ketika bongkahan es besar terlepas dan jatuh ke danau.
3. El Chaltén
El Chaltén merupakan kota kecil di Argentina yang menjadi salah satu basis utama untuk menjelajahi kawasan pegunungan di sekitarnya. Kota ini memiliki akses menuju sejumlah jalur trekking dengan tingkat kesulitan yang beragam.
Laguna de los Tres menjadi salah satu tujuan favorit karena menawarkan pemandangan langsung ke Mount Fitz Roy. Jalur menuju Laguna Capri juga bisa menjadi pilihan untuk perjalanan yang lebih singkat.
4. El Calafate
El Calafate berada di tepi selatan Danau Argentino dan dikenal sebagai salah satu pintu masuk menuju kawasan gletser. Kota ini memiliki banyak penginapan, restoran, serta operator perjalanan yang melayani wisatawan menuju berbagai objek di sekitarnya.
Selain Perito Moreno Glacier, kawasan gletser lain juga bisa dicapai dari El Calafate dengan kapal. Kota ini cocok dijadikan titik awal sebelum melanjutkan perjalanan ke El Chaltén.
5. Los Glaciares National Park
Los Glaciares National Park mencakup wilayah pegunungan dan gletser yang luas di Patagonia Amerika Selatan bagian Argentina. Kawasan ini merupakan rumah bagi sejumlah gletser yang berasal dari Southern Patagonian Ice Field.
Selain Perito Moreno, terdapat Upsala Glacier dan Spegazzini Glacier yang dapat dijangkau melalui perjalanan dengan kapal. Ukuran kawasan taman nasional ini membuatnya membutuhkan lebih dari satu hari jika ingin menjelajah beberapa bagiannya.
6. Ushuaia
Ushuaia berada di Tierra del Fuego, wilayah kepulauan di bagian paling selatan Argentina. Kota ini dikelilingi pegunungan dan perairan Beagle Channel sehingga pemandangannya cukup berbeda dari kawasan Patagonia yang didominasi stepa.
Dari Ushuaia, wisatawan dapat mengikuti perjalanan menuju Tierra del Fuego National Park atau menyusuri Beagle Channel dengan kapal. Kota ini juga sering menjadi titik keberangkatan perjalanan menuju Antarktika.
7. Tierra del Fuego National Park
Tierra del Fuego National Park berada tidak jauh dari Ushuaia dan menawarkan perpaduan hutan, danau, sungai, serta pegunungan. Jalur-jalur di taman nasional ini memungkinkan pengunjung melihat sisi Patagonia yang lebih hijau.
Salah satu area yang menarik adalah pesisir Beagle Channel, tempat hutan bertemu dengan perairan. Trekking dapat dilakukan dalam beberapa jam atau lebih lama sesuai jalur yang dipilih.
8. Puerto Natales
Puerto Natales merupakan kota di Patagonia Chile yang sering digunakan sebagai basis perjalanan menuju Torres del Paine. Letaknya berada di tepi Última Esperanza Sound dengan latar pegunungan di kejauhan.
Kota kecil ini memiliki berbagai pilihan penginapan dan restoran untuk wisatawan yang sedang mempersiapkan perjalanan trekking. Puerto Natales juga menjadi tempat yang menarik untuk menikmati suasana kota kecil di kawasan selatan Chile.
9. Carretera Austral
Carretera Austral merupakan jalur panjang di Chile yang menghubungkan sejumlah kawasan terpencil di bagian selatan negara tersebut. Perjalanannya menawarkan pemandangan hutan, sungai, dan pegunungan yang terus berganti sepanjang rute, sehingga cocok bagi pencinta road trip yang berjiwa petualang.
10. Peninsula Valdés
Peninsula Valdés berada di Patagonia Argentina bagian timur dan menawarkan pengalaman yang berbeda dari kawasan pegunungan. Wilayah pesisir ini terkenal sebagai habitat berbagai satwa laut dan burung. Pada periode tertentu, pengunjung dapat mengamati paus di sekitar perairannya. Koloni penguin dan singa laut juga menjadi bagian dari daya tarik kawasan pesisir ini.
Baca juga: Mengenal Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes
Patagonia Amerika Selatan punya cakupan wilayah yang sangat luas sehingga satu kali perjalanan tidak akan cukup untuk melihat seluruh karakternya. Perjalanan ke kawasan ini memang membutuhkan waktu, tetapi setiap rute membuka pemandangan baru yang sulit ditemukan di tempat lain.