Pentingnya Membangun Budaya Literasi Sejak Dini

Oleh : Aprieliya Puspitasari, JNE Cabang Klangenan

Ilustrasi

Apa sih sebenarnya literasi itu? Literasi itu sendiri adalah kemampuan menulis dan membaca, pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu, dan kemampuan individu dalam mengolah informasi serta pengetahuan untuk kecakapan hidup. Lalu seberapa pentingkah literasi itu? dan mengapa budaya literasi harus diterapkan sejak dini?

Bagi penulis sendiri yang memiliki 2 peran sekaligus yakni bekerja sebagai customer service JNE Cabang Klangenan Cirebon dan menjadi ibu bagi 1 anak yang saat ini masih berusia 4 tahun, tentunya menerapkan budaya literasi sejak dini sangatlah penting.

Sudah menjadi kewajiban sebagai orang tua sehingga saat dewasa kelak berharap dapat memiliki pengetahuan ataupun keterampilan pada bidang tertentu, serta memiliki wawasan yang luas. Dimulai dari hal kecil, membacakan cerita anak membuat anak memiliki kosakata baru untuk diingat.

Sebagai orang tuapun kita harus sering mengajak anak mengobrol. Dengan begitu nantinya anak akan merespon ketika diajak bicara oleh orang lain dan saat berada di masyarakat pun anak tidak akan malu atau minder.

Selain itu dapat meningkatkan hubungan emosional antara orang tua dan anak. Tidak hanya membacakan cerita untuk anak saja, tetapi juga mengajarkan cara membaca dan menulis dengan baik. Dengan mengajarkan Bahasa yang baik penulis berharap kelak anak dapat berbicara dengan baik kepada lawan bicaranya dan juga memiliki attitude yang baik.

Memang tak dapat dipungkiri seiring berkembangnya zaman saat ini lebih dominan daripada literasi digital. Bahkan banyak anak-anak yang kecanduan pada literasi digital, khususnya youtube. Sebagai orang tua pun kita tak bisa sepenuhnya melarang anak, bagaimanapun anak lebih menyukai cerita bergambar dan bergerak karena lebih nyata.

Tak perlu merasa khawatir, banyak juga konten yang baik untuk edukasi anak. Namun saat anak menonton youtube hendaknya mendampingi dan mengarahkan tontonan yang baik dan yang dapat mengedukasi anak.

Memang tidak mudah, namun dengan menggunakan bahasa yang baik anakpun akan mengerti. Kita juga dapat membatasi waktu menonton untuk anak, tidak baik juga untuk kesehatan mata jika terlalu lama memandangi layar handphone.

Dengan menerapkan budaya literasi sejak dini, penulis berharap anak-anak kelak memiliki kemampuan berkomunikasi, membaca dan menulis dengan baik di masa depan. Tidak hanya itu saja, saat dewasa kelak akan lebih menyukai membaca, karena membaca gudangnya ilmu.

Dengan membaca kita dapat memiliki pengetahuan yang luas, kultur budaya baik di Indonesia maupun manca negara. Semoga kedepannya generasi milenial tidak kehilangan budaya membaca dan menulis.*

Baca juga : Bahagianya Anak-Anak Belanja Bareng JNE

Exit mobile version