JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Waspada Penyakit Alzheimer Dini, Ini Kebiasaan Sehat yang Harus Dibangun

by Penulis JNEWS
15 September 2023
Waspada Penyakit Alzheimer Dini, Ini Kebiasaan Sehat yang Harus Dibangun
Share on FacebookShare on Twitter

Penyakit Alzheimer tak hanya menjangkit seseorang di usia lanjut. Alzheimer pada usia dini atau muda pun dapat terjadi dan tidak bisa disepelekan begitu saja. Jika penyakit ini menghadang di usia muda, maka akan berdampak pada kenyamanan dan kualitas hidup penderitanya. 

Dikutip dari laporan Mayo Clinic, Alzheimer dini adalah bentuk demensia langka yang menyerang orang di bawah usia 65 tahun. Menurut laporan tersebut, sekitar 5% hingga 6% penderita penyakit Alzheimer mengalami gejala sebelum usia 65 tahun. 

Adapun gejala penyakit Alzheimer muda umumnya terjadi pada seseorang di kisaran usia 30-60 tahun. Faktor genetik menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit Alzheimer dini pada seseorang. Keluarga dengan riwayat Alzheimer memiliki risiko lebih besar. Meski hal tersebut tidak selalu berarti demikian. Sebab, ada banyak faktor penyebab lain dari kemunculan Alzheimer dini.

Misalnya, faktor-faktor lingkungan dan gaya hidup yang juga memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit ini. Alzheimer dini juga dapat dipicu oleh peradangan kronis dan kerusakan sel otak.

Agar kita semua aware dengan penyakit yang “tidak terlihat” tetapi berdampak fatal ini, yuk, kita kenali gejala Alzheimer dini yang bisa terjadi, dan kemudian mencari tahu apa saja yang bisa kita lakukan agar bisa menghindarinya.

Gejala Alzheimer Dini

Penyakit Alzheimer dini memiliki sejumlah karakteristik gejala yang berkembang seiring berjalannya waktu. Beberapa gejala umumnya meliputi beberapa hal berikut ini.

1. Kesulitan dalam Mengingat Informasi Baru

Orang dengan Alzheimer dini mungkin mengalami kesulitan mengingat informasi baru atau mengingat nama orang yang baru dikenal.

Baca juga: Fakta-Fakta Penyakit Polio yang Kembali Ditemukan di Indonesia

2. Kehilangan Memori Jangka Pendek

Gejala utama adalah gangguan memori jangka pendek. Mereka mungkin sering lupa di mana mereka meletakkan barang atau apa yang mereka bicarakan baru-baru ini. Bahkan, pengidap Alzheimer dini kesulitan dalam mengenali tempat yang dulu mereka kenal dengan baik, bahkan di lingkungan mereka sendiri.

3. Kesulitan dalam Berbicara dan Menulis

Tak hanya itu, gejala Alzheimer dini lainnya yaitu membuat seseorang sulit untuk menemukan kata-kata yang tepat, sering mengulangi diri sendiri dalam percakapan, atau kesulitan dalam menulis dan memahami teks.

4. Kehilangan Kemampuan dalam Merencanakan dan Mengorganisir

Penyakit Alzheimer dini membuat pengidapnya kesulitan dalam merencanakan kegiatan sehari-hari atau mengorganisasi tugas-tugas sederhana.

5. Perubahan dalam Perilaku dan Kepribadian

Perubahan dalam kepribadian atau perilaku, seperti menjadi lebih cemas, gelisah, depresi, atau bahkan agresif. Mereka juga bisa menjadi sangat tertutup atau menarik diri. Hal ini membuat pengidapnya sulit melakukan aktivitas sehari-hari seperti mandi, berpakaian, atau merawat diri sendiri.

Penderita juga mengalami peningkatan kesulitan dalam tidur atau mengalami perubahan pola tidur yang tidak biasa. Gejala Alzheimer bisa menyebabkan penurunan fungsi fisik, seperti kelemahan otot dan masalah motorik.

Kebiasaan Sehat Cegah Alzheimer Dini

Waspada Penyakit Alzheimer Dini, Ini Kebiasaan Sehat yang Harus Dibangun

Berikut penjelasan lebih rinci mengenai tip dan kebiasaan gaya hidup yang harus dilakukan untuk mencegah Alzheimer pada usia muda.

1. Diet Seimbang

Gizi yang baik adalah kunci untuk kesehatan otak. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran berwarna-warni, serta ikan berlemak yang mengandung asam lemak Omega-3. 

Selain itu, kamu disarankan untuk menghindari makanan tinggi lemak jenuh dan gula berlebihan, yang dapat merusak otak.

2. Rutin Aktivitas Fisik

Perbaiki pola hidup sehat dengan membangun rutinitas olahraga yang teratur sehingga dapat meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi peradangan, dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel saraf. Misalnya, cobalah untuk mendapatkan setidaknya 150 menit aktivitas fisik moderat setiap minggu.

3. Mental Stimulation

Kebiasaan sehat lain yang dapat dilakukan untuk menghindari penyakit Alzheimer adalah dengan menstimulasi otak dengan terus belajar hal baru, seperti bahasa asing, bermain musik, menyelesaikan teka-teki, atau membaca buku. Aktivitas-aktivitas ini dapat merangsang koneksi otak dan menjaga daya pikir yang tajam.

4. Sosialisasi

Interaksi sosial yang sehat dapat melindungi otak. Pertahankan hubungan yang kuat dengan teman-teman dan keluarga, ikut dalam kegiatan sosial, dan bergabung dengan kelompok minat.

5. Kesehatan Mental

Kelola stres dengan baik melalui teknik-teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam. Stres yang kronis dapat merusak otak.

6. Tidur yang Cukup

Tidur yang berkualitas sangat penting bagi kesehatan otak. Pastikan tidur selama 7-9 jam setiap malam. Gangguan tidur dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

7. Pengawasan Kesehatan

Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan ikuti panduan medis yang diberikan oleh dokter. Kendalikan faktor-faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

8. Hindari Kebiasaan Berbahaya

Jauhi merokok dan konsumsi alkohol yang berlebihan. Kebiasaan ini dapat merusak otak dan meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

9. Latihan Otak

Bermain permainan otak atau teka-teki, seperti sudoku atau permainan penyelesaian masalah lainnya, dapat membantu menjaga kemampuan kognitif kamu.

10. Berperan Aktif

Pertimbangkan untuk menjadi sukarelawan atau terlibat dalam kegiatan sosial yang memberi makna. Berperan aktif dalam masyarakat dapat memberikan kepuasan dan menjaga pikiran aktif.

Baca juga: Sedentary Lifestyle: Pengertian dan Dampaknya untuk Kesehatan

Jadi, ingatlah bahwa mencegah Alzheimer melibatkan kombinasi dari faktor-faktor ini, dan tidak ada jaminan bahwa dapat sepenuhnya mencegahnya. Namun, dengan mengadopsi gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan otak, kamu dapat mengurangi risiko untuk mengembangkan penyakit Alzheimer pada usia muda. 

Memastikan kebiasaan sehat terbangun dan terpelihara dengan baik tidak hanya akan membantumu dalam menjauhkan diri dari Alzheimer, tetapi juga dalam menjaga kualitas hidup di usia lanjut. 

Peran aktif dalam menjaga kesehatan mental sangatlah vital; dari menjalani pola makan seimbang, menjauhkan diri dari stres kronis, hingga mengedepankan aktivitas fisik secara rutin. 

Ingatlah, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, mulailah dari sekarang untuk menerapkan gaya hidup sehat, dan pertahankanlah ini sepanjang hidup. Dengan begitu, kamu tidak hanya menjauhi risiko penyakit Alzheimer dini, tetapi juga berinvestasi untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Post Views: 84
Tags: alzheimer dinigangguan ingatangaya hidupgejala alzheimergizi yang baikkebiasaan sehatkesehatan mentalkesehatan otakmencegah alzheimerpenyebab alzheimerpola hidup sehat
Share207Tweet130
Next Post
Kue Sus Sehat untuk Diet: Resep Variasi yang Lebih Ramah Kesehatan

Kue Sus Sehat untuk Diet: Resep Variasi yang Lebih Ramah Kesehatan

TERKINI

wisata edutainment dirgantara indonesia

Wisata Edukasi, Jelajahi Hanggar PT Dirgantara Indonesia

21 September 2026
Ingin Punya Taman Bacaan? Ini Panduannya agar Nyaman, Rapi, dan Ramah Anak

Ingin Punya Taman Bacaan? Ini Panduannya agar Nyaman, Rapi, dan Ramah Anak

21 September 2026
jne pontianak

Minimalisir Paparan Kabut Asap, JNE Pontianak Bagi-Bagi Masker

19 September 2026
jne cilegon

Melongok JNE Cilegon Pasca Erupsi Anak Krakatau

18 September 2026
jalur kelok 23 yogyakarta

JJLS Kelok 23, Ikon Eksotik Yogyakarta dengan Panorama Pantai Selatan

18 September 2026
jne solo

Tekad JNE Solo Pertahankan Kinerja Apik di Paruh Pertama Tahun 2026

18 September 2026

POPULER

Kampung Naga Tasikmalaya dan Kehidupan yang Sarat Tradisi Sunda

Kampung Naga Tasikmalaya dan Kehidupan yang Sarat Tradisi Sunda

by Penulis JNEWS
31 August 2026

Tiankeng Tiongkok: Lubang Raksasa yang Menyimpan Hutan dan Kehidupan di Dalamnya

Tiankeng Tiongkok: Lubang Raksasa yang Menyimpan Hutan dan Kehidupan di Dalamnya

by Penulis JNEWS
31 August 2026

7 Contoh Sikap People Pleasing dalam Kehidupan Sehari-hari

7 Contoh Sikap People Pleasing dalam Kehidupan Sehari-hari

by Penulis JNEWS
10 September 2026

Rekomendasi Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang untuk Liburan Musim Semi

Rekomendasi Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang untuk Liburan Musim Semi

by Penulis JNEWS
14 September 2026

film j

15 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa

by Penulis JNEWS
4 September 2023

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal