JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dari Honai hingga Kariwari: Mengenal Ragam Rumah Adat di Papua

by Penulis JNEWS
12 May 2023
Dari Honai hingga Kariwari: Mengenal Ragam Rumah Adat di Papua
Share on FacebookShare on Twitter

Umumnya masyarakat mengenal Honai sebagai rumah adat Papua. Ternyata ada banyak ragam rumah adat dari provinsi di timur Indonesia ini yang menarik untuk disimak.

Nama Papua dulunya adalah Irian Barat lalu berganti menjadi Irian Jaya. Di masa kepemimpinan Presiden SBY, tepatnya tahun 2003 nama Irian Jaya berganti menjadi Papua. Provinsi ini terletak di pesisir utara Papua, memiliki luas wilayah 81.049,30 km2  dan berbatasan dengan Papua Nugini di bagian timur.

Papua dikenal dengan tradisi yang unik dan berbeda dengan provinsi lainnya di Indonesia. Ada banyak suku di Papua dan mereka masih tinggal di pedalaman hutan. Walaupun tinggal di pedalaman bukan berarti semua suku masih primitif, tapi yang pasti mereka tetap memegang tradisi nenek moyang.

Tak Hanya Honai, Inilah 7 Rumah Adat Papua

Jika rumah gadang bisa ditemukan di seluruh provinsi Sumatera Barat, tidak sama halnya dengan rumah adat Papua. Di provinsi ini, masing-masing suku memiliki rumah adat yang berbeda. Inilah yang menjadikan budaya Papua begitu spesial dan unik.

Apa saja rumah adat di Papua? Yuk, disimak ulasan di bawah ini.

Dari Honai hingga Kariwari: Mengenal Ragam Rumah Adat di Papua

1. Rumah Honai

Honai adalah salah satu rumah adat Papua yang bisa ditemui di suku Dani yang tinggal di lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Pada umumnya, rumah Honai ini dibangun di ketinggian 1600 sampai 1700 meter di atas permukaan laut. Selain suku Dani, ada dua suku tetangga wilayah yang menggunakan rumah ini yaitu suku Lani dan suku Yali.

Nama honai berasal dari kata “hun” yang artinya laki-laki dan “ai” yang memiliki arti rumah. Jadi, honai adalah sebutan untuk rumah adat Papua yang ditempati oleh laki-laki. Untuk perempuan memiliki sebutan berbeda yaitu Ebe’ai. Keduanya mampu menampung lima sampai sepuluh orang.

Ciri khas dari rumah Honai adalah dasarnya berbentuk lingkaran, memiliki rangka kayu, beratap kerucut sehingga mudah dikenali. Bahan utama untuk membuat rumah ini adalah kayu, jerami atau ilalang. Walaupun kelihatan kecil tapi ternyata rumah honai memiliki dua lantai dengan fungsi yang berbeda.

Rumah adat ini tidak mempunyai jendela dan hanya memiliki satu pintu saja. Ini bertujuan melindungi penghuni dari suhu dingin, di mana untuk malam hari suhu bisa menembus 10-15 derajat celcius. Jerami yang menjuntai hingga ke bawah ternyata bertujuan melindungi permukaan dinding yang terbuat dari kayu agar tidak kena hujan. Dan bisa meredam udara dingin agar tidak masuk ke rumah.

Baca juga: Ini Dia Spesifikasi Rumah Tahan Gempa yang Harus Diterapkan

2. Rumah Ebei

Jika rumah honai ditujukan untuk laki-laki, maka rumah ebei seperti yang ditulis di atas digunakan oleh kaum perempuan. Bentuk rumah ini sama seperti rumah Honai dan letaknya berdampingan, bisa di sisi kanan atau sisi kiri.

Ebei artinya tubuh perempuan dan memiliki filosofi sebagai tubuh kehidupan untuk semua orang sebelum terlahir ke dunia. Oleh karena itu yang bisa tinggal di rumah Ebei adalah perempuan, anak perempuan, anak laki-laki kecil. Khusus anak laki-laki kecil diperkenankan tinggal di rumah ini sampai dewasa, lalu siap pindah ke rumah Honai.

Rumah Ebei adalah rumah tempat perempuan belajar untuk kelak menjadi istri dan ibu yang baik. Di rumah ini, para anak-anak perempuan belajar memasak, menjahit, kerajinan tangan dan kegiatan lainnya sampai beranjak dewasa dan siap untuk menikah.

3. Rumah Rumsram

Rumah adat Papua berikutnya berasal dari suku Biak Numfor yaitu rumah Rumsram. Suku Biak Numfor ini bermukim di pulau dan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan.

Bentuk rumah Rumsram memiliki filosofi sebagai identitas pemilik rumah tersebut adalah seorang nelayan. Seperti rumah pesisir umumnya, bentuk rumahnya adalah persegi panjang dengan atap berbentuk perahu terbalik. Adapun tinggi rumah ini mencapai 6-8 meter dan dihiasi dengan umiran di bebeberapa bagian.

Rumah Rumsram dihuni oleh kaum laki-laki. Fungsi utama dari rumah ini untuk bisa melatih anak laki-laki menjadi pria tangguh saat dewasa kelak. Sanggup bertanggung jawab sebagai kepala keluarga dan melindungi sukunya.

4. Rumah Hunila

Rumah Hunila masih berasal dari suku Dani. Di mana rumah ini memiliki ukuran yang panjang dan lebih luas. Fungsi dari rumah ini untuk kegiatan memasak dan penyimpanan bahan makanan hingga peralatan memasak.

Beberapa rumah Honai dan rumah Ebei memiliki satu rumah Hunila yang biasanya digunakan secara bersama-sama.

5. Rumah Wamai

Rumah Wamai dibangun oleh suku Dani dan termasuk ke dalam rumah adat Papua. Jika dilihat dari banyaknya rumah yang dibangun dari suku Dani mencerminkan bahwa suku ini sudah memiliki kehidupan terstruktur. Mereka memiliki rumah dengan fungsi masing-masing.

Adapun fungsi utama dari rumah Wamai ini adalah sebagai kandang hewan ternak. Beberapa hewan ternak yang sering dipelihara dan dimasukkan ke rumah ini adalah kambing, babi, anjing dan ayam.

6. Rumah Kaki Seribu

Rumah kaki seribu adalah rumah adat dari suku Arfak yang banyak bermukim di daerah Kabupaten Manokwari. Ada alasan mengapa dinamakan rumah kaki seribu karena rumah ini mempunyai tiang penyangga yang terletak di bawah rumah dengan jumlah sangat banyak. Jika dilihat sekilas mirip hewan kaki seribu. Penggunaan kata seribu dianggap telah mewakili arti banyak.

Dengan luas rumah kurang lebih 8×6 meter, ketinggian 1-1,5 meter dari permukaan tanah, rumah kaki seribu dianggap aman dari serangan berbagai hewan buas. Rumah ini tidak memiliki jendela supaya bisa mengurangi hawa dingin di daerah tersebut. Dan hanya memiliki satu pintu sebagai jalan masuk udara dingin.

Dari Honai hingga Kariwari: Mengenal Ragam Rumah Adat di Papua

7. Rumah Kariwari

Rumah adat Papua yang satu ini mempunyai atap berbentuk limas segi delapan dan berasal dari suku Tobati-Enggros. Uniknya rumah Kariwari ini bisa bertingkat tiga. Makna di balik bentuk segi delapan adalah dipercaya bisa memperkuat rumah Kariwari dari segala macam cuaca, khususnya ketika hawa dingin dan angin berembus kencang. Bentuk octagon dengan ujung lancip menggambarkan kedekatan manusia dengan Sang Pencipta dan para leluhur yang sudah mendahului.

Bahan utama pembuatan rumah ini adalah kayu, bambu, daun dari pohon sagu, kayu besi. Untuk kerangka utama terbuat dari kayu-kayu tersebut yang dililit dengan tali rotan pilihan.

Fungsi utama rumah Kariwari bukan sebagai tempat tinggal melainkan untuk tujuan ibadah dan pendidikan. Tidak heran jika rumah Kariwari adalah tempat suci dan sakral bagi masyarakat suku Tobati-Enggros.

Baca juga: Nggak Cuma Papeda, Ini 5 Kuliner Papua yang Tak Kalah Lezat

Di antara sederet tradisi dan budaya yang unik harus diakui rumah adat Papua mencuri perhatian. Karena dibangun dari bahan-bahan alam dan tidak akan merusak keseimbangan alam. Sebaliknya, rumah ada Papua justru ramah lingkungan. Alami dan asri, dua kata yang tepat menggambarkan rumah adat dari provinsi timur Indonesia ini sehingga memberikan ciri kearifan lokal yang khas.

Post Views: 360
Tags: honaipapuasuku Arfaksuku Biaksuku Dani
Share295Tweet185
Next Post
Cara Menggunakan Google Street View untuk Berwisata Virtual

Cara Menggunakan Google Street View untuk Berwisata Virtual

TERKINI

Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia yang Pernah Tercatat

7 Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia yang Pernah Tercatat

7 October 2026
Mulang Pekelem, Ritual Sakral di Kaki Gunung Batur yang Penuh Makna

Mulang Pekelem, Ritual Sakral di Kaki Gunung Batur yang Penuh Makna

7 October 2026
kemnaker siapkan pembangunan pusat pengembangan penyandang disabilitas

Kemnaker Siapkan Pembangunan Pusat Pengembangan Talenta Penyandang Disabilitas

7 October 2026
kafe instagramable bandung

Kafe Instagramable Bandung: Spot Nongkrong Hits, Padukan Live Music, Kopi Nusantara dan Gaya Hidup Sehat

6 October 2026
Gunung Kerinci: Keindahan Alam dan Fakta Menarik Gunung Tertinggi Sumatra

Gunung Kerinci: Keindahan Alam dan Fakta Menarik Gunung Tertinggi Sumatra

6 October 2026
tur balai kota jakarta

Sudah Resmi Dibuka, Tur ke Balai Kota Jakarta

6 October 2026

POPULER

Morning Routine Orang Sukses yang Bisa Ditiru

10 Morning Routine Orang Sukses yang Bisa Ditiru

by Penulis JNEWS
1 September 2026

Tip Membuat Perpustakaan Pribadi di Rumah, Nyaman untuk Baca dan Koleksi Buku

Tip Membuat Perpustakaan Pribadi di Rumah, Nyaman untuk Baca dan Koleksi Buku

by Penulis JNEWS
15 September 2026

Apa Itu Staycation? Pengertian, Manfaat, dan Ide Kegiatan yang Bisa Dilakukan

Apa Itu Staycation? Pengertian, Manfaat, dan Ide Kegiatan yang Bisa Dilakukan

by Penulis JNEWS
14 September 2026

Pantai Pandawa, Destinasi Eksotik Bali dengan Tebing Kapur dan Pasir Putih

Pantai Pandawa, Destinasi Eksotik Bali dengan Tebing Kapur dan Pasir Putih

by Penulis JNEWS
3 September 2026

Pantai Virgin Bali: Pantai Eksotis dengan Panorama Laut dan Perbukitan

Pantai Virgin Bali: Pantai Eksotis dengan Panorama Laut dan Perbukitan

by Penulis JNEWS
26 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal