JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Terapkan Rumus 3 Detik, Agar Aman Berkendara!

by Redaksi JNEWS
13 May 2026
rumus 3 detik

Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Kecelakaan terutama tabrakan beruntun menjadi salah satu bentuk kecelakaan yang kerap terjadi. Insiden ini umumnya dipicu oleh kelalaian dalam menjaga jarak aman antarkendaraan. Berkendara dengan kecepatan tinggi tanpa ruang pengereman yang cukup meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, pemahaman terkait jarak aman tidak bisa diabaikan.

Saat kendaraan melaju, ada hukum fisika yang bekerja. Kendaraan tidak bisa berhenti seketika saat pedal rem diinjak. Ada dua fase waktu yang menentukan seberapa jauh kendaraan akan terus melaju sebelum benar-benar berhenti:

  • Waktu Reaksi Manusia: Waktu yang dibutuhkan sejak mata melihat bahaya, otak memproses informasi, hingga kaki berpindah ke pedal rem (rata-rata 1,5 hingga 2 detik).
  • Waktu Reaksi Mekanis: Waktu dan jarak yang dibutuhkan oleh sistem pengereman kendaraan untuk menghentikan laju fisik mobil sepenuhnya (sekitar 1 hingga 1,5 detik, tergantung kecepatan dan bobot kendaraan).

Jika digabungkan, total waktu minimum yang dibutuhkan untuk merespons bahaya dan berhenti dengan aman adalah 3 detik.

Mengenal “Rumus 3 Detik” (The 3-Second Rule)

Rumus 3 detik dapat diterapkan dengan cara yang mudah. Pengemudi cukup memilih objek statis di pinggir jalan, seperti rambu atau tiang lampu. Saat kendaraan di depan melewati objek tersebut, pengemudi mulai menghitung hingga tiga detik.

Jika kendaraan Anda melewati objek sebelum hitungan selesai, berarti jarak terlalu dekat. Kondisi ini berisiko tinggi jika terjadi pengereman mendadak. Pengemudi perlu segera mengurangi kecepatan dan memperlebar jarak.

Metode ini bersifat adaptif terhadap kecepatan kendaraan. Semakin tinggi kecepatan, semakin jauh jarak yang tercipta dalam waktu tiga detik. Hal ini membuat rumus tersebut relevan digunakan dalam berbagai kondisi lalu lintas.

Penyesuaian Kondisi Ekstrem: Kapan Harus Menambah Jarak?

Rumus 3 detik berlaku untuk kondisi mengemudi ideal: cuaca cerah, jalan kering, siang hari, dan kondisi tubuh yang prima. Namun, jalan raya bersifat dinamis. Anda diwajibkan menambah jarak aman menjadi 4 hingga 6 detik apabila menghadapi kondisi berikut:

  • Cuaca buruk (hujan atau berkabut): Jalan yang basah mengurangi traksi ban, membuat jarak pengereman mekanis menjadi jauh lebih panjang.
  • Berkendara di malam hari: Visibilitas yang terbatas menurunkan waktu reaksi visual manusia.
  • Membawa beban berat: Kendaraan penumpang yang terisi penuh atau kendaraan niaga (truk/bus) memiliki momentum yang lebih besar, sehingga membutuhkan waktu dan jarak pengereman yang jauh lebih panjang.
  • Berada di belakang kendaraan besar: Mengikuti truk atau bus akan menghalangi jarak pandang ke depan. Menjauh sedikit memberi bidang pandang yang lebih luas untuk mengantisipasi kondisi lalu lintas di depan truk tersebut.

Tabrakan beruntun bukanlah peristiwa yang tidak dapat dihindari. Insiden ini umumnya terjadi akibat kesalahan dalam memperkirakan jarak dan kecepatan. Dengan disiplin menerapkan rumus 3 detik, risiko tersebut dapat diminimalkan. *

Baca juga: 7 Alat Wajib Saat Berkendara, Penolong saat Darurat

Post Views: 10
Tags: Keselamatan berkendararumus 3 detiksafety firstselamat berkendara
Share190Tweet119
Next Post
jne gelar creative workshop di kampus binus

Cari Talenta Kreatif, JNE Gelar Creative Workshop di Kampus Binus

TERKINI

brand fesyen asal kota bogor

Brand Fesyen ITLS Asal Bogor yang Kian Mencuri Perhatian

12 August 2026
Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

12 August 2026
Tokoh Penting dalam Sejarah Pramuka Indonesia yang Perlu Dikenal

8 Tokoh Penting dalam Sejarah Pramuka Indonesia yang Perlu Dikenal

12 August 2026
art toys indonesia

Kreator Art Toys Indonesia Menembus Pasar Korea Selatan

12 August 2026
jne di kota pacitan

Melongok Perkembangan JNE di Kota Kelahiran Presiden SBY

12 August 2026
jne dorong pelaku umkm manfaatkan teknologi AI

JNE Tanjungpinang Dorong Pelaku UMM Manfaatkan Teknologi AI

11 August 2026

POPULER

Cara Membuat Brand yang Kuat untuk Bisnis Baru

Cara Membuat Brand yang Kuat untuk Bisnis Baru

by Penulis JNEWS
29 July 2026

Oleh-Oleh Khas Sidoarjo Populer

Wisata Belanja, Ini 11 Oleh-Oleh Khas Sidoarjo yang Layak Dibeli

by Penulis JNEWS
30 July 2026

Cara Tetap Fokus saat WFH agar Produktivitas Tetap Terjaga

Cara Tetap Fokus saat WFH agar Produktivitas Tetap Terjaga

by Penulis JNEWS
27 July 2026

Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

by Penulis JNEWS
6 August 2026

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

by Penulis JNEWS
7 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal