JNEWS – Tips memilih makanan di pesawat perlu diperhatikan jika melakukan penerbangan jarak jauh. Jet leg umumnya terjadi pada penerbangan yang melintasi dua atau lebih zona waktu ke arah timur.
Beberapa penerbangan menawarkan pilihan menu makanan dan minuman. Namun ada pula maskapai yang memberikan menu yang sama untuk semua penumpang kelas ekonomi kecuali ada permintaan khusus ketika membeli tiket.
10 Tips Memilih Makanan di Pesawat
Dikutip dari Siloam Hospitals, jet lag adalah gangguan tidur dan rasa lelah yang muncul setelah bepergian dengan melintasi zona waktu yang jauh berbeda. Salah satu cara untuk mengurangi kemungkinan jet lag adalah dengan mengatur konsumsi makanan selama di pesawat.
Berikut ini adalah tips memilih makanan di pesawat yang bisa dilakukan.
1. Hindari Makanan Berat
Masalah utama di dalam pesawat jarak jauh adalah makanan yang terus mengalir, dari snack, makanan berat, lalu snack lagi. Jika tidak segera dimakan maka meja lipat akan terus terbuka sehingga penumpang tidak bisa istirahat. Trik yang bisa dilakukan adalah dengan membawa tas atau wadah cadangan.
Atur hidangan yang akan segera disantap dan selebihnya masukkan ke wadah. Makanan yang ada di wadah bisa dimakan sesuai jeda yang diatur sendiri atau dimakan setelah mendarat. Perut tetap tidak boleh kosong karena jika kososng, masalahnya akan pindah ke masuk angin atau sakit lambung.
Baca juga: Cara Naik Pesawat dengan Transit: Hal yang Perlu Diketahui untuk Pemula
2. Makan di Jam Makan
Masalah lainnya adalah jam berapa pun pesawat terbang, makanan akan dihidangkan tak lama setelah pesawat stabil. Kadang hal itu terjadi di jam tidur sehingga mengganggu ritme sirkadian. Ritme sirkadian adalah jam alami yang mengatur waktu siklus bangun – tidur selama 24 jam dan berulang setiap 24 jam. Pola alami tubuh akan terganggu akibat aktivitas yang tidak biasa, seperti makan di jam yang seharusnya tubuh tidur. Ritme sirkadian yang terganggu bisa menyebabkan jet lag.
Tips memilih makanan di pesawat yang bisa dicoba adalah jika mungkin, mintalah penundaan waktu. Jika tidak mungkin, gunakan tips nomor 1 dengan menyimpannya lebih dulu.
3. Sesuaikan Makanan dengan Arah Penerbangan
Untuk pesawat yang mengarah ke timur, penumpang perlu tidur yang banyak sehingga makanan dengan kandungan karbohidrat lebih cocok. Karbohidrat membuat tidur lebih nyenyak tapi porsi harus diperhatikan karena tergolong makanan berat. Sedangkan penumpang di dalam pesawat ke arah barat perlu lebih banyak protein agar terjaga.
Masalahnya, pesawat dari Indonesia sering membawa makanan yang banyak mengandung karbohidrat ke mana pun arah penerbangannya. Penumpang harus jeli memilih menu makanan dari maskapai yang akan disantap. Tips memilih makanan di pesawat pada nomor 1 juga masih bisa digunakan.
4. Menjaga Cairan Tubuh
Dalam pesawat jarak jauh ditawarkan berbagai minuman, dari jus, kopi, teh hingga susu. Pilihlah minuman mana pun yang disukai sekadar untuk memenuhi rasa penasaran. Apalagi jika ada susu hangat yang dapat membantu tidur nyenyak. Namun utamakan air mineral. Udara di kabin cenderung kering sehingga kondisi cairan tubuh harus dijaga.
Penumpang tidak perlu membawa air mineral sendiri karena di beberapa bandara, seperti KLIA, air mineral botol kecil sekali pun tidak diizinkan masuk oleh petugas imigrasi. Air mineral yang disediakan oleh maskapai sudah memadai.
5. Habiskan Buahnya
Tips memilih makanan di pesawat selanjutnya adalah biasanya dalam paket makanan yang disediakan maskapai ada buah-buahan. Buah-buahan yang mengandung C seperti jeruk, bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah lelah selama perjalanan. Buah-buahan yang mengandung potassium, seperti pisang dan apel, dapat menjaga tekanan darah dan mencegah keram otot akibat terlalu lama duduk.
Jika buah-buahan dari maskapai dirasa kurang, penumpang bisa membawa sendiri. Namun pastikan buah-buahan tersebut mudah dikupas dan dikonsumsi seperti pisang.
6. Kembalikan Mood dengan Camilan
Menurut penelitian, sensitivitas indra pengecap manusia akan menurun di ketinggian. Tak ada salahnya membawa camilan dengan rasa yang tajam agar mood membaik selama perjalanan. Meski begitu, hindari camilan yang terlalu asin karena dapat menyebabkan dehidrasi sehingga malah membuat perjalanan tidak nyaman. Beberapa maskapai membagikan kacang-kacangan sebagai camilan sehingga tidak perlu membawa sendiri.
7. Manfaatkan Pilihan Menu Khusus Maskapai
Pilihan ini tidak bisa dilakukan mendadak, melainkan harus dilakukan ketika membeli tiket karena maskapai perlu waktu untuk melakukan persiapan. Biasanya menu yang dapat dipilih secara khusus adalah menu vegetarian dan menu untuk penderita diabetes. Beberapa maskapai juga menanyakan manan alergi makanan yang diderita penumpang.
Menu vegetarian membuat percernaan bekerja lebih ringan dibandingkan jika makan menu berlemak. Kondisi pencernaan yang santai akan membuat perjalanan lebih nyaman.
Baca juga: 10 Merek Produk Makanan Indonesia yang Sudah Mendunia
Tips memilih makanan di pesawat yang tepat selama penerbangan jarak jauh dapat membantu menjaga kenyamanan dan mengurangi risiko jet lag. Setiap penumpang memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga penting untuk memahami kondisi tubuh dan menyesuaikan pilihan makanan sesuai dengan arah penerbangan, jam biologis, serta preferensi pribadi.
Selain itu, memperhatikan hidrasi, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari makanan berat atau terlalu asin dapat membuat perjalanan lebih nyaman. Dengan menerapkan tips ini, pengalaman terbang bisa menjadi lebih menyenangkan tanpa gangguan kesehatan yang dapat menghambat aktivitas setelah mendarat.