JNEWS – Jika berencana berlibur ke Amerika Latin, Ekuador bisa menjadi salah satu destinasi yang patut dipertimbangkan. Agar waktu liburan lebih efisien dan setiap destinasi dapat dikunjungi dengan nyaman, itinerary Ekuador selama 7 hari berikut dapat dijadikan referensi sebelum menyusun perjalanan.
Negara yang berada tepat di garis khatulistiwa ini memiliki beragam spot wisata menarik. Mulai dari kota-kota kolonial bersejarah, pegunungan Andes yang megah, hingga pantai-pantai cantik di pesisir Pasifik.
Dengan wilayah yang tidak terlalu luas dibanding negara-negara lain di Amerika Selatan, menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Ekuador dalam satu perjalanan sangat memungkinkan. Rute berikut dirancang untuk menggabungkan wisata sejarah, alam, dan budaya secara seimbang.
Itinerary Ekuador Hari 1: Eksplorasi Pusat Sejarah Quito

Setelah tiba di Quito, bisa langsung mulai perjalanan dengan menjelajahi Centro Histórico, kawasan kota tua yang menjadi salah satu pusat sejarah kolonial terbesar di Amerika Selatan. Berjalan kaki di area ini terasa seperti kembali ke masa lalu, dengan deretan bangunan berarsitektur Spanyol yang masih terawat hingga sekarang.
Setelah itu, bisa mengunjungi Gereja Compañía de Jesús yang terkenal berkat interiornya yang dihiasi lapisan emas. Tak jauh dari sana, ada Plaza Grande, alun-alun utama yang dikelilingi bangunan-bangunan penting dan menjadi pusat kehidupan kota sejak era kolonial.
Menjelang sore, naik TelefériQo menuju lereng Gunung Pichincha. Dari ketinggian sekitar 4.000 meter, wisatawan bisa menikmati panorama Quito yang membentang di tengah pegunungan Andes. Pemandangan kota dari atas menjadi penutup yang pas untuk itinerary Ekuador hari pertama sebelum melanjutkan petualangan ke destinasi lain esok.
Baca juga: Itinerary Panama 7 Hari: Menjelajahi Kota, Pantai, dan Kanal Ikonik
Hari 2: Menjelajahi Garis Khatulistiwa di Mitad del Mundo
Itinerary Ekuador hari kedua diisi dengan kunjungan ke Mitad del Mundo, kawasan yang menandai garis khatulistiwa dan berjarak sekitar 45 menit dari pusat Kota Quito. Setelah itu, lanjutkan ke Museum Intiñan yang berada tidak jauh dari lokasi.
Sebelum mengakhiri hari, kembali ke Quito dan nikmati suasana kota sambil mencicipi hidangan khas setempat. Salah satu menu yang wajib dicoba adalah locro de papa, sup kentang hangat dengan keju dan alpukat yang menjadi makanan favorit masyarakat Ekuador.
Hari 3: Petualangan di Taman Nasional Cotopaxi

Hari ketiga saatnya keluar dari Quito menuju Taman Nasional Cotopaxi, salah satu destinasi alam paling terkenal di Ekuador. Di sini terdapat Gunung Cotopaxi, gunung berapi aktif yang menjulang megah dan menjadi ikon Pegunungan Andes.
Sesampainya di taman nasional, bisa jalan-jalan di sekitar Danau Limpiopungo. Jalur trekking di area ini relatif mudah dan menawarkan pemandangan padang rumput luas dengan latar Gunung Cotopaxi. Jika beruntung, juga bisa melihat kuda liar, kelinci Andes, hingga berbagai spesies burung yang hidup di kawasan tersebut.
Bagi yang memiliki kondisi fisik prima, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Refugio José Rivas yang berada di ketinggian sekitar 4.860 meter. Dari titik ini, panorama pegunungan Andes terlihat semakin spektakuler.
Setelah puas menjelajah, kembali ke Quito untuk mengejar penerbangan malam menuju Guayaquil. Perjalanan udara hanya memakan waktu sekitar 50 menit. Setibanya di kota pelabuhan terbesar Ekuador ini, bisa beristirahat untuk mempersiapkan petualangan itinerary Ekuador hari berikutnya.
Hari 4: Dari Guayaquil ke Puerto López
Sebelum meninggalkan Guayaquil, sempatkan waktu untuk berjalan-jalan di Malecón 2000, kawasan tepi sungai yang menjadi salah satu ikon kota. Area ini cocok untuk menikmati suasana pagi sambil melihat aktivitas warga setempat.
Tak jauh dari sana, wisatawan juga bisa mengunjungi Las Peñas, kawasan bersejarah dengan rumah-rumah berwarna cerah dan tangga ikonik yang mengarah ke puncak bukit.
Setelah puas menjelajah, perjalanan dilanjutkan menuju Puerto López, sebuah kota nelayan kecil di pesisir Pasifik. Perjalanan darat memakan waktu sekitar 3,5 hingga 4 jam.
Setibanya di Puerto López, saatnya bersantai dan menikmati suasana pantai yang lebih tenang. Tutup hari dengan mencicipi encocado, hidangan laut khas Ekuador yang dimasak menggunakan saus santan berbumbu rempah. Rasanya gurih dan menjadi salah satu menu favorit di wilayah pesisir negara ini.
Hari 5: Menjelajahi Isla de la Plata, Galapagos Mini
Itinerary Ekuador hari kelima diisi dengan petualangan ke Isla de la Plata, pulau yang sering dijuluki Galapagos Mini, karena memiliki satwa liar yang mirip dengan Kepulauan Galapagos. Pulau ini bisa diakses menggunakan perahud ari Puerto López.
Setibanya di sana, ikuti jalur trekking untuk mengamati berbagai satwa khas Ekuador. Salah satu yang paling terkenal adalah burung Blue-footed Booby dengan kaki berwarna biru cerah. Selain itu, ada juga burung frigate yang dikenal dengan kantung merah besar di bagian lehernya saat musim kawin.
Petualangan berlanjut dengan snorkeling di perairan sekitar pulau. Air yang jernih memungkinkan berbagai satwa laut terlihat dengan jelas, mulai penyu laut, ikan-ikan tropis, hingga beragam kehidupan bawah laut lainnya.
Menjelang sore, kembali ke Puerto López sambil menikmati pemandangan laut. Jika berkunjung antara Juni hingga September, perjalanan pulang bisa menjadi lebih istimewa karena ada peluang melihat paus bungkuk yang sering muncul dan melompat di perairan sekitar pantai Ekuador.
Hari 6: Bersantai di Pantai Los Frailes dan Mengenal Budaya Agua Blanca

Setelah beberapa hari penuh aktivitas, hari keenam menjadi waktu yang pas untuk menikmati sisi lain Ekuador yang lebih santai. Awali perjalanan dengan mengunjungi Pantai Los Frailes di Taman Nasional Machalilla.
Dari pantai, perjalanan dilanjutkan ke Agua Blanca, desa yang dikelola oleh komunitas lokal dan menyimpan jejak sejarah panjang sebelum masa Kekaisaran Inca. Di sini, ada beragam peninggalan arkeologi, mempelajari budaya masyarakat setempat.
Salah satu aktivitas favorit di Agua Blanca adalah berendam di kolam belerang alami. Lumpur dan air mineralnya dipercaya baik untuk kulit. Menjelang malam, bisa kembali ke Puerto López dan menikmati suasana pesisir yang santai.
Hari 7: Kembali ke Guayaquil dan Perjalanan Pulang
Itinerary Ekuador hari terakhir dimulai dengan perjalanan darat dari Puerto López menuju Guayaquil. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 3,5 hingga 4 jam, sehingga sebaiknya berangkat lebih awal agar memiliki waktu yang cukup sebelum jadwal penerbangan.
Jika masih ada waktu luang setibanya di Guayaquil, manfaatkan kesempatan untuk berburu suvenir khas Ekuador. Salah satu yang paling terkenal adalah topi Panama, yang dibuat secara tradisional dari serat tanaman toquilla. Setelah itu, menuju bandara untuk penerbangan internasional kembali ke tanah air.
Baca juga: Mengulas Tugu Khatulistiwa: Penanda Garis Tengah Dunia di Pontianak
Dalam 7 hari, kita bisa menikmati banyak hal menarik di Ekuador. Dengan perencanaan yang tepat, waktu liburan dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga lebih banyak tempat menarik bisa dikunjungi tanpa terburu-buru. Jika ingin merasakan sisi terbaik Ekuador dalam waktu yang relatif singkat, itinerary Ekuador di atas layak untuk dijadikan inspirasi.











