JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

by Penulis JNEWS
7 August 2026
Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Setiap bulan Agustus, panjat pinang hampir selalu ikut meramaikan lomba di kampung, sekolah, sampai lingkungan perkantoran.

Tiang tinggi dilumuri pelicin, hadiah digantung di bagian atas, lalu peserta bekerja sama mencari cara untuk mencapainya. Aturannya mudah dipahami, tetapi pelaksanaannya bisa bikin satu tim berkali-kali melorot dan harus menyusun strategi lagi.

Seru banget ya kan?

Jejak Sejarah Panjat Pinang yang Ternyata Panjang

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

Kedekatannya dengan perayaan 17 Agustus membuat lomba panjat pinang seolah sudah menjadi agenda tahunan. Namun, riwayatnya ternyata sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka dan tidak hanya ditemukan di Indonesia.

Perjalanan panjang tersebut ikut membentuk tradisi yang kita kenal sekarang, lengkap dengan cerita sejarah dan perubahan makna di baliknya.

Masa Kolonial Belanda

Pada masa kolonial Belanda, panjat pinang dikenal dengan nama de klimmast, artinya memanjat tiang. Permainan ini kerap digelar dalam hajatan besar dan perayaan ulang tahun Ratu Belanda setiap 31 Agustus. Pesertanya berasal dari kalangan pribumi, sedangkan orang-orang Belanda menjadi penonton.

Hadiah yang dipasang di bagian atas tiang berupa barang yang bernilai tinggi bagi masyarakat pribumi saat itu, seperti beras, roti, gula, keju, dan pakaian. Para peserta harus memanjat tiang yang licin untuk mendapatkannya.

Catatan mengenai panjat pinang pada masa kolonial ini kemudian sering dikaitkan dengan ketimpangan sosial, karena orang-orang Belanda menonton dan menertawakan para peserta yang bersusah payah berebut hadiah.

Baca juga: 10 Lomba 17 Agustus yang Akhirnya Menjadi Tradisi dan Selalu Seru

Panjat Pinang dalam Budaya Tionghoa

Tradisi serupa juga sudah lama ditemukan dalam budaya Tionghoa, terutama di Fujian, Guangdong, dan Taiwan.

Permainan yang dikenal sebagai qiang-gu ini biasanya dihadirkan saat Festival Hantu dan tercatat sudah dilakukan sejak masa Dinasti Ming. Pada masa Dinasti Qing, pemerintah sempat melarangnya karena permainan tersebut cukup berbahaya dan menimbulkan korban jiwa.

Tradisi qiang-gu kembali dilakukan di sejumlah wilayah Taiwan ketika pulau tersebut berada di bawah pendudukan Jepang dan masih bertahan sampai sekarang. Permainannya dilakukan secara beregu dengan hadiah yang ditempatkan di bagian atas. Bedanya, tiang yang dipanjat kini dapat mencapai ketinggian sekitar tiga hingga empat lantai. Regu yang berhasil mencapai puncak dan mengambil gulungan merah dinyatakan sebagai pemenang.

Menjadi Tradisi Perayaan Kemerdekaan Indonesia

Setelah Indonesia merdeka, panjat pinang tetap dimainkan, tetapi konteks perayaannya berubah. Lomba ini kemudian lekat dengan peringatan Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus. Panjat pinang juga diberi makna baru yang berkaitan dengan perjuangan, kerja keras, kekompakan, dan gotong royong.

Sampai sekarang, panjat pinang masih menjadi salah satu lomba 17 Agustus yang hadir di berbagai daerah. Peserta bekerja sama mencapai puncak tiang untuk mengambil hadiah, sementara warga berkumpul menonton dan memberi dukungan. Tradisi yang pernah hadir pada masa kolonial tersebut kini telah menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan Indonesia.

Taktik Memenangkan Panjat Pinang

10 Lomba 17 Agustus yang Akhirnya Menjadi Tradisi dan Selalu Seru

Nah, buat yang tahun ini mau ikut lomba panjat pinang untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia, ada beberapa taktik bisa membantu tim memanjat lebih efisien tanpa mengandalkan tenaga saja.

1. Atur Komando Satu Orang

Tentukan satu anggota yang memberi aba-aba kapan harus naik, berhenti, mengubah posisi, atau turun. Komunikasi yang seragam mengurangi gerakan mendadak yang bisa merusak keseimbangan.

2. Anggota Paling Kuat di Bawah

Tempatkan peserta dengan tubuh paling kuat dan keseimbangan bagus di posisi paling bawah. Ia harus mampu menahan beban anggota lain dalam waktu cukup lama. Anggota yang lebih ringan naik ke posisi atas.

Susunan ini membuat tumpuan lebih stabil dan mengurangi beban pada anggota yang berada di bawah.

3. Bersihkan Minyak atau Pelumas Sedikit demi Sedikit

Pada percobaan awal, manfaatkan pakaian atau bagian tubuh untuk mengurangi minyak pada tiang. Semakin banyak pelumas yang terangkat, permukaan tiang akan lebih mudah dicengkeram pada percobaan berikutnya.

4. Pijakan di Bahu

Saat membentuk susunan manusia vertikal, gunakan bahu sebagai tempat berpijak. Posisi kaki perlu dijaga agar beban terbagi ke kedua sisi dan tidak menekan leher anggota di bawahnya.

5. Jangan Buru-Buru Membentuk Susunan Terlalu Tinggi

Bangun posisi secara bertahap. Pastikan lapisannya sudah stabil sebelum anggota berikutnya naik. Bergerak terlalu cepat akan membuat susunan mudah ambruk.

6. Anggota Paling Ringan dan Lincah Jadi Pemanjat Terakhir

Orang yang berada paling atas perlu punya keseimbangan, kekuatan tangan, dan keberanian yang baik. Tugasnya bukan hanya mencapai puncak, tetapi juga mengambil hadiah tanpa membuat susunan kehilangan keseimbangan.

7. Manfaatkan Setiap Percobaan

Kalau gagal mencapai puncak, jangan langsung mengulang dengan cara yang sama. Perhatikan bagian mana yang membuat tim jatuh, lalu ubah susunan atau teknik pada percobaan berikutnya.

8. Jangan Menghabiskan Tenaga sejak Awal

Panjat pinang dapat membutuhkan beberapa percobaan. Beri waktu anggota untuk memulihkan tenaga sebelum mencoba lagi agar kekuatan tim tidak habis ketika tiang mulai lebih mudah dipanjat.

9. Utamakan Kekompakan

Tim yang terkoordinasi punya peluang lebih besar dibanding peserta yang bergerak sendiri-sendiri. Setiap anggota perlu tahu posisinya sejak awal sehingga proses naik bisa berlangsung lebih cepat dan rapi.

Baca juga: 25 Ide Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang Seru, Kreatif, dan Bermakna

Panjat pinang telah melewati perjalanan panjang sebelum akhirnya identik dengan perayaan 17 Agustus. Latar sejarahnya memang menyimpan cerita yang tidak selalu menyenangkan, tetapi tradisi ini terus berubah mengikuti masyarakat yang menjalankannya.

Kini, setiap tiang licin yang dipanjat bersama membawa konteks baru. Di situ ada kerja sama, strategi, tawa warga, dan kemeriahan yang membuat panjat pinang tetap bertahan dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.

 

Post Views: 768
Tags: acara 17anasal usullomba 17anlomba agustusanlomba panjat pinangsejarah panjat pinangtujuh belasan
Share667Tweet417
Next Post
kacab jne di temanggung

Gerak JNE Tingkatkan Kiriman di Kota Tembakau

TERKINI

Danau Maracaibo dan Fenomena Petir Abadi yang Memukau di Venezuela

Danau Maracaibo dan Fenomena Petir Abadi yang Memukau di Venezuela

7 November 2026
pantai ancol, jakarta

Masuk Ancol Gratis, Catat Tanggal dan Ketentuannya

7 November 2026
Lofoten Islands, Kepulauan Eksotis di Norwegia dengan Pemandangan bak Negeri Dongeng

Lofoten Islands, Kepulauan Eksotis di Norwegia dengan Pemandangan bak Negeri Dongeng

6 November 2026
pelatihan desainer fesyen

Kemenekraf Gelar Pelatihan Desainer Fesyen di Yogyakarta

6 November 2026
Itinerary Laos 4 Hari 3 Malam, Cocok untuk Liburan Singkat di Asia Tenggara

Itinerary Laos 4 Hari 3 Malam, Cocok untuk Liburan Singkat di Asia Tenggara

6 November 2026
layanan antar obat jne di kota depok

Layanan Pengantaran Obat Roket JNE Makin Diminati di Kota Depok

6 November 2026

POPULER

waspadai pesan berantai mengenai iming-iming bantuan subsidi upah

Kemnaker Imbau Pekerja Waspadai Penipuan Pencairan Bantuan Subsidi Upah 2026

by Redaksi JNEWS
2 November 2026

Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

by Penulis JNEWS
24 October 2026

Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

8 Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

by Penulis JNEWS
29 October 2026

Pantai Natsepa, Pantai Eksotis di Ambon dengan Pasir Putih yang Memikat

Pantai Natsepa, Pantai Eksotis di Ambon dengan Pasir Putih yang Memikat

by Penulis JNEWS
29 October 2026

Pulau Kemaro: Pesona Pulau di Tengah Sungai Musi yang Penuh Cerita

Pulau Kemaro: Pesona Pulau di Tengah Sungai Musi yang Penuh Cerita

by Penulis JNEWS
15 October 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal