JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home UKM

Menkop UKM Sebut Gap Pembiayaan UMKM Masih Cukup Tajam

by Redaksi JNEWS
14 December 2021
Menteri Teten Masduki sebut gap pembiayaan UMKM masih cukup tajam
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu permasalahan yang dirasakan oleh sebagian besar pelaku UMKM adalah keterbatasan atau sulitnya mereka dalam mendapatkan akses pembiayaan. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) terus berupaya untuk mendorong pemanfaatan digitalisasi untuk mempermudah pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan.

Seperti disampaikan oleh Menkop UKM Teten Masduki, Indonesia memiliki gap yang cukup tajam dalam hal pembiayaan, yakni sekitar Rp1.600 triliun. Pemberian porsi kredit dari institusi perbankan kepada pelaku UMKM pun masih sangat rendah. Oleh karenanya, hadirnya perusahaan fintech dinilai dapat menjembatani gap pembiayaan tadi.

Baca Juga: Punya Pasar, KemenkopUKM Dukung Korporasi Peternak Domba dan Kambing

“Jadi kita tahu misalnya saat ini porsi kredit perbankan untuk UMKM baru sekitar 20%. Kita ingin targetkan nanti di tahun 2024 nanti bisa di atas 30%. Untuk bisa mencapat target tersebut, saya kira teknologi fintech atau layanan digital keuangan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan,” ujar Menteri Teten dalam sesi diskusi di ajang Indonesia Fintech Summit 2021 beberapa waktu lalu.

Saat ini tecatat sudah ada 16,4 juta pelaku UMKM yang terhubung ke platform digital. Catatan tersebut meningkat sangat jauh bila dilihat dari jumlah yang ada di awal pandemi, yakni sekitar 8 juta UMKM yang sudah on boarding di ekosistem digital atau naik sekitar 104%. Meneteri Teten pun menilai bahwa pandemi Covid-19 lah yang menyebabkan percepatan digitalisasi.

Tidak hanya itu, dikatakan Menteri Teten bahwa saat ini UMKM yang sudah terhubung ke platform digital itu juga memiliki resiliensi yang cukup baik. Meski selama pandemi cukup banyak dari UMKM yang mengalami penurunan pendapatan atau omset, justru mereka yang sudah tergabung dengan ekosistem digital mereka mengalami pertumbuhan yang luar biasa.

Baca Juga: Menkop UKM Instruksikan Perlakuan Khusus KUR untuk UMKM Terdampak Erupsi Semeru

Hambatan digitalisasi UMKM

Di samping masalah gap pembiayaan, Kemenkop UKM juga melihat bahwa ada sejumlah permasalahan atau hambatan yang dijumpai oleh pelaku usaha mikro, di mana pemanfataan teknologi masih merupakan sesuatu hal yang baru bagi sebagian besar mereka.

“Memang di sini banyak pelaku UMKM yang masih low-educated dan juga memiliki literasi keuangan maupun digital yang masih minim. Namun, kami tidak khawatir karena sebenarnya di market digial juga ada yang disebut dengan middle-man, yakni para reseller dari kalangan kelas menengah yang berpendidikan, seperti mahasiswa atau mereka yang banyak bekerja di sektor formal karena putus kerja, yang menjadi reseller dari produk-produk UMKM,” tuturnya Menteri Teten.

Dikatakan Menteri Teten, selain minimnya literasi digital, kapasitas produksi dengan daya saing produk juga menjadi permasalahan. Banyak dari mereka yang sudah on boarding ke online, tapi tidak bertahan lama. Untuk itu, pihaknya pun sudah membicarakan hal ini dengan para pemilik e-eommerce untuk membuat platform digital yang lebih captive atau lokal.

“Sehingga usaha usaha mikro yang kapasitas produksinya tidak sanggup untuk memenuhi permintaan nasional apalagi global, nanti mereka akan diplot khusus untuk pasar lokal,” tutupnya.

Baca Juga: Langkah-langkah Digital Marketing Agar Jualanmu Laku

Post Views: 12
Tags: #jne #connectinghappiness #ekspresfintechkemenkop UKMMenkop UKM Teten MasdukiPembiayaanukmUMKM
Share191Tweet119
Next Post
Iklan Google

Terganggu Iklan Saat Browsing dengan Google, Begini Cara Menghilangkannya

TERKINI

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

11 Tempat Wisata di Peru yang Paling Terkenal, dari Kota Kuno hingga Keajaiban Alam

15 August 2026
kepala cabang jne purwakarta

Lebih Dekat dengan Srikandi Nakhoda Baru JNE Purwakarta

15 August 2026
etika berkendara

Inilah 6 Etika Berkendara yang Wajib Dipahami Pengguna Jalan

14 August 2026
Itinerary India 5 Hari: Liburan Hemat dan Nyaman untuk Pemula

Itinerary India 5 Hari: Liburan Hemat dan Nyaman untuk Pemula

14 August 2026
Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

Mengenal Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

14 August 2026
Suku Bajo: Sejarah, Keunikan, dan Kehidupan Suku Pengembara Laut di Indonesia

Suku Bajo: Sejarah, Keunikan, dan Kehidupan Suku Pengembara Laut di Indonesia

14 August 2026

POPULER

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

by Penulis JNEWS
7 August 2026

Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

by Penulis JNEWS
6 August 2026

12 Rekor Dunia yang Dipegang oleh Indonesia, Bangga!

by Penulis JNEWS
5 August 2026

Kepulauan Galapagos, Habitat Satwa Langka yang Mendunia

Menjelajahi Kepulauan Galapagos, Habitat Satwa Langka yang Mendunia

by Penulis JNEWS
30 July 2026

Rammang-Rammang: Surga Karst di Maros dengan Pemandangan Bak Negeri Dongeng

Rammang-Rammang: Surga Karst di Maros dengan Pemandangan Bak Negeri Dongeng

by Penulis JNEWS
4 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal