JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home JONI Inspirasi JONI

Jadi Bagian dari Keluarga Besar JNE, Impian Hidup Edi Terwujud

Oleh : Widiana, JNE Yogyakarta

by Redaksi JNEWS
26 September 2020
Edi Nurkholis bersama karyawannya memproses pengiriman

Edi Nurkholis bersama karyawannya memproses pengiriman

Share on FacebookShare on Twitter

Pada tahun 1995 Muhammad Edi Nurkholis, 54, menjalani hidup serba sederhana mengandalkan penghasilan dari toko kelontong dan warung telepon (wartel) milik keluarga. Dia menyadari butuh lebih banyak penghasilan untuk mewujudkan semua cita-citanya untuk keluarga dan masyarakat sekitar. Sejak memutuskan membuka bisnis jasa pengiriman barang, semua cita-citanya terwujud satu persatu.

Hidup terasa penuh tantangan bagi Edi di masa awal pernikahannya dengan sang istri pada tahun 1995. Sehari-hari, Edi mencari pemasukan lewat sembako dan kebutuhan sehari-hari yang dijual di toko kelontong miliknya. Pria yang tinggal di Gedongtengen, Yogyakarta ini juga ikut mengelola warung telepon (wartel) milik keluarga. Menurutnya penghasilan dari kelontong dan wartel tak seberapa. Hanya cukup untuk makan sehari-hari.

“Waktu itu kelontong kami semi grosir jadi margin keuntungannya kecil sekali. Selain kelontong, saya juga sempat bekerja di hotel di bagian pembukuan keuangan. Pokoknya apa saja saya kerjakan,” kata Edi.

Bersama sang istri, Edi bahu membahu bekerja sekaligus mengurus kedua anak mereka yang masih berusia balita. Pekerjaan yang bermacam-macam di tempat yang berbeda-beda terkadang membuat Edi dan istri kewalahan ketika harus mengantar dan menjemput anak-anak mereka bersekolah.

Baca juga : Inspirasi Sukses Agen JNE Puri Mansion: Dari 2 Karyawan Kini Punya 130 Karyawan!

1. Impian Pendidikan Tinggi Untuk Anak dan Senantiasa Bisa Berbagi

Edi Nurkholis

Ternyata setelah semua itu, kebutuhan keluarga tetap tak seluruhnya terpenuhi. Edi mengaku sempat menumpuk hutang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sehari-hari, hatinya diliputi kecemasan. Pikiran tentang masa depan anak-anaknya dan cita-cita hidupnya memaksanya untuk bergerak mencari penghasilan tambahan.

“Saya juga sejak dulu sudah punya banyak cita-cita. Saya ingin mengantarkan kedua anak saya ke bangku kuliah, saya ingin naik haji, dan bermanfaat pada siapa pun yang membutuhkan. Saya membayangkan suatu saat tiap ada orang butuh datang ke rumah saya, saya bisa memberi,” kata Edi.

Setelah berdiskusi dengan keluarga besar, Edi memutuskan menjadi mitra jasa pengiriman barang. Pada tahun 2002, Edi langsung menuju kantor JNE Yogyakarta untuk mendaftar jadi mitra resmi. “Tak ada prediksi khusus, pokoknya awalnya hanya ingin bisnis pengiriman barang karena mudah dilakukan di rumah dan risikonya minim. Saya juga bisa leluasa bantu istri urus anak-anak,” kata Edi.

Tempat pengiriman barang itu dibangunnya di samping toko kelontong yang masih berdiri tegak melayani kebutuhan masyarakat sekitar. Saat itu jasa pengiriman barang tak dilirik oleh masyarakat. Sebab perkembangan online marketplace dan media sosial sama sekali belum terlihat. Omzet Edi dari jasa pengiriman barang saat itu pun hanya Rp500.000 per bulan.

Baca juga : Inspirasi Sukses “Agen JNE Effendi”, Raih Omset Rp 2 miliar Perbulan

Muhammad Edi Nurkholis

Meski merintis bidang bisnis yang dipandang baru kala itu, Edi tak pernah merasa sendirian. Selain dibantu istri, setiap tahun, dia berkumpul bersama mitra JNE lainnya dalam acara gathering. Di sana dia merasa ilmunya tentang bisnis pengiriman barang terus berkembang.

“Saya hingga kini masih terkesan dengan suatu acara gathering, di situ kami diminta menulis cita-cita di selembar kertas. Kami diminta menyimpan kertas itu dan membacanya setiap hari. Ternyata berpengaruh, kerja lebih fokus, cita-cita tercapai,” kata Edi.

Sejak bergabung menjadi mitra JNE, perlahan tapi pasti, penghasilan Edi bertambah. Tak hanya penghasilan tambahan, Edi mendapat banyak keluarga baru. Sejak 2002, Edi juga banyak berinteraksi akrab dengan pelaku bisnis kecil yang mengirimkan barang melalui konternya. Beberapa di antara mereka menjadi kawan akrab yang saling tolong-menolong.

Edi menekuni pekerjaanya sebagai mitra JNE hingga akhirnya mulai tahun 2009 hingga 2010, Edi mengamati perkembangan JNE Yogyakarta semakin pesat. Layanan pengiriman yang cepat dan aman membuat para pelanggannya semakin loyal.

Akhirnya omzet Edi sebagai mitra JNE pun melesat hingga ratusan juta rupiah. “Sebelum tahun 2009 itu omzetnya sudah terlihat naik meskipun pelan-pelan, tapi tahun 2009 sampai 2010 itu perkembangan langsung pesat,” kata Edi.

Baca juga : Inspirasi Bisnis Dengan Perputaran Uang yang Cepat

Edi Nurkholis

Keputusannya mendaftar haji saat prospek bisnis jasa pengirimannya dengan JNE mulai merangkak naik ternyata tak salah langkah. Tahun 2018, Edi berhasil merealisasikan cita-citanya pergi haji bersama sang istri.

Toko kelontong yang saat itu nyaris tenggelam digempur minimarket waralaba pun tak jadi masalah lagi. Edi memutuskan menutup toko kelontongnya dan fokus mengurus jasa pengiriman barang beromzet ratusan juta per bulannya.

Kini Edi memiliki 3 pegawai di konter yang terletak di Jlagran Lor. Edi juga membuka agen baru JNE di Jl. KS Tubun, Ngampilan, Yogyakarta atau yang lebih dikenal dengan daerah Pathuk sentra Bakpia, makanan khas kota Jogja. Sewa rumah sebagai tempat konter baru itu pun terasa mudah berkat seorang kawan yang dia kenal dalam proses menjalani bisnis pengiriman barang.

“Sekarang saya juga rutin menyumbang ke panti asuhan sebesar 2,5 persen penghasilan saya. Menurut saya, semakin kita memberi, semakin dilimpahkan rejeki kita. Bayangan saya dulu juga terwujud, sekarang setiap ada yang datang membutuhkan uang, saya bisa bermanfaat dengan memberinya sebagai zakat,” kata Edi.

Menurut Edi menjadi mitra JNE telah mengubah hidupnya menjadi lebih bermakna. Sebab dia bisa mewujudkan cita-citanya untuk berbagi kepada anak-anak yatim di sepanjang usianya. Edi berharap perkembangan JNE Jogja di kancah persaingan bisnis pengiriman barang bisa semakin pesat.

Baca juga : Trik Packing Aman Sampai ke Tangan Pembeli

Kepala Cabang JNE Jogja, Adi Subagyo mengatakan demi kemajuan mitra, JNE senantiasa menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan agen mitra. Selain itu JNE juga secara disiplin memberikan pembekalan mengenai product knowledge, Standard Operating Procedure, Syarat Standar Pengiriman, Layanan pada Customer, update kebijakan JNE dan perkembangan industri pengiriman.

“Kami juga menyiapkan tim yang selalu support atas kendala dan permasalahan yang dialami oleh agen mitra. Tidak lupa kami juga memberikan motivasi agar agen mitra senantiasa memberi layanan terbaiknya kepada customer,” kata Adi.

Adi mengatakan agen mitra merupakan garda terdepan layanan pengiriman JNE. Pesatnya perkembangan JNE tak lepas dari peran agen mitra. “Harapannya JNE berkembang jauh lebih baik dan terus menjadi sumber rezeki yang tak putus-putusnya bagi seluruh insan JNE tak terkecuali mitra agen,” kata Adi.

Baca juga : Kirim Barang ke Seluruh Indonesia Lebih Menguntungkan dengan ShopeePay dan JNE

Previous
Next Tidak Berjuang Sendiri di Keluarga Besar JNE
Tags: agen jneconnecting happinessJNEjne expressjne jogjaJNE Yogyakartakurirlogistikmitra jnepaket
Share242Tweet152
Next Post
Zoho Workplace tools pintar lencarkan bisnis

PSBB Diperpanjang, Penjualan UKM Bisa Drastis dengan Tools Ini

TERKINI

Makanan Khas Lombok yang Terkenal dan Legendaris

21 Makanan Khas Lombok yang Terkenal dan Legendaris

6 March 2026
Istana Kesultanan Pelalawan: Jejak Sejarah Melayu di Riau

Istana Kesultanan Pelalawan: Jejak Sejarah Melayu di Riau

6 March 2026
Tempat Wisata di Tangerang Selatan yang Seru

13 Tempat Wisata di Tangerang Selatan yang Seru untuk Akhir Pekan

6 March 2026
Tempat Paling Misterius di Dunia yang Belum Ada Penjelasan Ilmiahnya

Daftar Tempat Paling Misterius di Dunia yang Masih Menyimpan Rahasia

6 March 2026
pembatasan angkutan barang jelang mudik lebaran

Pembatasan Angkutan Barang akan Berlaku, JNE Pastikan Paket Terkirim Tepat Waktu

6 March 2026
Wisata Gurun Pasir di Indonesia yang Unik dan Instagramable

8 Wisata Gurun Pasir di Indonesia yang Unik dan Instagramable

5 March 2026

POPULER

Tempat Wisata di Palopo yang Menarik Dikunjungi

Daftar Tempat Wisata di Palopo yang Menarik Dikunjungi

by Penulis JNEWS
17 February 2026

Tips Sahur Sehat dan Praktis untuk Aktivitas yang Padat

5 Tips Sahur Sehat dan Praktis untuk Aktivitas yang Padat

by Penulis JNEWS
27 February 2026

Oleh-Oleh Khas Pangandaran untuk Buah Tangan Liburan

19 Pilihan Oleh-Oleh Khas Pangandaran untuk Buah Tangan Liburan

by Penulis JNEWS
24 February 2026

Kota Terkecil di Indonesia, Ada yang Jadi Tujuan Wisata Terpopuler

7 Kota Terkecil di Indonesia dan Fakta Menarik di Baliknya

by Penulis JNEWS
19 February 2026

Bukber Hemat, Cara Siasati agar Tidak Boros

7 Cara Cerdas Menyiasati Ajakan Bukber agar Tidak Boros

by Penulis JNEWS
25 February 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal