JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Tekno

Anak Sakit saat Lebaran? Jangan Khawatir, Ini Cara Mengatasinya!

by Redaksi JNEWS
25 April 2023
anak sakit

Ilustrasi anak sakit. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan jauh saat mudik dan bertemu banyak orang perlu diwaspadai lebih jauh, khususnya pada anak-anak. Saat Lebaran, perjalanan mudik dan berkunjung ke rumah kerabat dapat menyebabkan kelelahan dan sistem kekebalan menurun sehingga anak sakit.

Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta meminta orang tua untuk mewaspadai sejumlah penyakit yang terjadi pada anak saat Lebaran.

Baca juga: 5 Cara Jitu Mendidik Anak Agar Tidak Menjadi Pembully

“Banyak orang tua yang bingung karena anaknya tiba-tiba sakit padahal lagi mudik, jauh dari dokter langganannya, atau poliklinik anak pada tutup karena DSA-nya ikutan mudik,” kata dr Denta melalui keterangan tertulis.

Ia pun memberikan sejumlah saran pada orang tua saat anak tiba-tiba sakit di momen Lebaran.

Saat anak mendadak demam, suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius, dr Denta menyarankan untuk memberi parasetamol dengan dosisi 10mg/kilogram berat badan anak.

“Contoh, anak BB 10 kg. Berarti minum parasetamolnya 100 mg. Kalau minumnya parasetamol drop berarti minumnya 1 ml cukup. Atau kalau bingung, bisa tanyakan ke apoteker dosis terbaik buat si kecil,”

“Yang jelas kalau masih bayi, kasihnya yang drop aja biar nggak kebanyakan,” lanjutnya.

dr Denta memberi catatan pemberian obat drop pada bayi. Ia menyarankan untuk memberikannya secara perlahan agar tidak dimuntahkan si bayi.

“Berikan obat dengan pipet drop itu mengarah ke pipi bagian dalam. Kasih pelan-pelan biarkan mengalir sedikit demi sedikit,” katanya.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Mudik Lebaran 2023 Pakai Kereta Api

Kemudian, dr Denta meminta agar pemberian parasetamol diulang per 6 jam bila anak masih demam.

Selain itu, dr Denta memberikan sejumlah saran saat anak demam:

  1. Kompres hangat di bagian lipatan ketiak dan selangkangan.
  2. Memberi asupan cairan yang cukup pada anak. Bila masih bayi, susui dengan frekuensi lebih sering.
  3. Bila demam masih berlanjut, disarankan untuk membawa ke klinik kesehatan terdekat.

Anak Menderita Diare atau Muntah

Diare terjadi saat anak buang air besar lebih sering dan lebih cair dari biasanya. Umumnya terjadi lebih dari tiga kali BAB cair. Berikut yang bisa dilakukan:

  1. Hindari memberi obat-obatan penghenti diare untuk orang dewasa.
  2. Kembalikan kebutuhan cairan dengan memberikan oralit setiapkali anak mencret atau muntah. Beri 200 ml oralit secara perlahan.
  3. Berikan suplemen zinc, berbentuk drop atau sirop. Minum 10 hari berturut-turut meski diare sudah berhenti.
  4. Berikan suplemen probiotik sehari sekali dan sesuai petunjuk pemakaian di label. Minum selama 10 hari berturut-turut walaupun diarenya sudah berhenti.
  5. Saat anak terjadi dehidrasi yang ditandai anak tampak lebih kehausan, jangan tunda untuk bawa ke faskes terdekat.

Anak Mengalami Alergi

“Alergi makanan biasa ditandai dengan muncul ruam di area tubuh yang luas sesaat setelah mengkonsumsi sesuatu. Yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda alergi berat, misal muka, kelopak mata, bibir bengkak, suara semakin serak,” kata dr Denta.

Jika alerginya ringan, bisa diberikan obat anti alergi seperti cetirizine. Namun, sebaiknya,konsultasikan lebih dulu ke dokter untuk dosis cetirizine/obat anti alergi lainnya yang sesuai.

Baca juga: Tak Selamanya Kompetitor Itu Lawan, Begini Menyikapinya

Anak Mengalami Cidera

Ketika terjadi cidera pada anak, sebaiknya cari tahu alasannya. Kebanyakan cidera pada anak adalah cidera ringan.

“Jika yang terjadi adalah jatuh ada cidera di kepala, awasi tanda-tanda cidera kepala berat seperti penurunan kesadaran, muntah hebat, kejang, anak makin lemas, dan lainnya, sampai paling nggak 3 hari setelah kejadian,” katanya.

Sementara saat cidera tersebut berdarah, maka bersikan area luka dengan air dan hentikan pendarahan lalu balut dengan kassa steril.

“Bila yang terjadi adalah luka sayatan, bisa jadi butuh jahitan. Segera ke fasilitas kesehatan terdekat,”

Sedangkan bila tidak ada yang berdarah, adanya memar misalnya, atau keseleo, ingat konsep RICE, yaitu R-est (istirahat), I-ce (es dingin), C-ompress (kompresi), dan E-levation (elevasi).

“Misal nih kaki yang cidera, diganjel bantal aja, ntar lama-lama enakan. Jika yang terjadi adalah luka bakar, yang mana cukup sering terjadi pada bocah-bocah yang main kembang api/petasan. Siram segera area luka bakar dengan air dingin mean ngalir, selama mungkin sampai area yang terbakar tidak terasa panas/nyeri,” lanjut dokter lulusan Universitas Gadjah Mada ini.

Baca juga: Mudik Berkendara Mobil, Waspada Bahaya Microsleep

Ia pun mengingatkan untuk menghindari es batu, odol, margarin, deterjen, kecap. Jika luka bakarnya cukup parah, langsung bawa ke IGD.

Tags: anak sakitlibur lebaranPerjalanan Mudiktipstips aman liburan
Share189Tweet118
Next Post
jangan buru-buru pakai simvastatin, berikut obat alami menurunkan kolesterol

Obat Alami Penurun Kolesterol, Cek Apa Saja!

TERKINI

Pantai Tureloto Nias: Pesona Laut Jernih yang Dijuluki Laut Mati dari Indonesia

Pantai Tureloto Nias: Pesona Laut Jernih yang Dijuluki Laut Mati dari Indonesia

9 July 2026
sertifikat halal gratis

Kepala BPJPH Serahkan 5.000 Sertifikat Halal Gratis Kepada UMK

9 July 2026
Pulau Penyengat: Jejak Kesultanan Melayu yang Masih Terawat di Kepulauan Riau

Pulau Penyengat: Jejak Kesultanan Melayu yang Masih Terawat di Kepulauan Riau

9 July 2026
jne surabaya dinilai menciptakan lingkungan kerja yang inklusif

Dinilai Inklusif, JNE Surabaya Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan

9 July 2026
wisata kota tua jakarta

Selama Libur Sekolah Wisata Kota Tua Jakarta Meningkat Tajam

9 July 2026
11 Tempat Wisata di Tonga yang Menawarkan Keindahan Alam Pasifik Selatan

11 Tempat Wisata di Tonga yang Menawarkan Keindahan Alam Pasifik Selatan

8 July 2026

POPULER

12 Rekor Piala Dunia yang Masih Sulit Dipecahkan hingga Kini

12 Rekor Piala Dunia yang Masih Sulit Dipecahkan hingga Kini

by Penulis JNEWS
25 June 2026

10 Tempat Wisata di Italia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

10 Tempat Wisata di Italia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

by Penulis JNEWS
17 June 2026

17 Ide Self Reward yang Tetap Aman buat Dompet

17 Ide Self Reward yang Tetap Aman buat Dompet

by Penulis JNEWS
10 June 2026

Mengenal Burung Cendrawasih: Simbol Keindahan Alam Indonesia Timur

Mengenal Burung Cendrawasih: Simbol Keindahan Alam Indonesia Timur

by Penulis JNEWS
11 June 2026

Cara Memanfaatkan Live Selling untuk Meningkatkan Penjualan UMKM

Cara Memanfaatkan Live Selling untuk Meningkatkan Penjualan UMKM

by Penulis JNEWS
19 June 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal